Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 204


__ADS_3

selamat membaca


komandan prajurit yang mendengar nama nona Xia He di sebut langsung berdiri karena cukup terkejut, komandan itu mengetahui dengan pasti siapa nona Xia He, karena pangeran cukup terbuka kepadanya karena merupakan salah satu orang kepercayaan pangeran.


"perlakuan nona Xia dengan hormat dan biarkan nona Xia beristirahat di ruang tamu, aku akan memanggil pangeran segera." ucap komandan prajurit dengan cepat.


"baik komandan." jawab prajurit tersebut dengan cepat, ia cukup penasaran dengan identitas Xia'er, itu karena tidak ada seorang wanita yang pernah di perlakukan secara hormat di istana pangeran sebelumnya.


dengan cepat sang prajurit datang menghampiri Xia'er yang masih di awasi oleh dua prajurit lainnya.


"turunkan senjata kalian....!!!" perintah prajurit tersebut kepada kedua rekannya.


"nona....., maafkan atas kelancangan kami, pangeran akan segera menemui Nona, silahkan nona mengikuti ku ke ruangan tamu." ucap prajurit itu lagi dengan hormat kali ini.

__ADS_1


"tak apa....!!!, kalian tak perlu meminta maaf, aku senang dengan kinerja kalian yang sigap dan penuh kewaspadaan." jawab Xia'er dengan ramah.


"terimakasih atas ke murah hatian nona, mari nona.....!!!" ucap prajurit itu lagi dan langsung menunjukkan arah ke ruang tamu.


selamat menunggu beberapa menit sambil menikmati teh, akhirnya pangeran Wei Xiang Su datang juga, ia terlihat seperti sangat terburu-buru hanya untuk bertemu dengan penyelamat hidupnya.


"mohon maaf atas keterlambatan saya sehingga membuat nona Xia menunggu cukup lama." ucap pangeran dengan cepat.


"seharusnya aku yang meminta maaf karena menggangu waktu istirahat pangeran di tengah malam begini." jawab Xia'er dengan lembut.


"ya....., itu berlangsung begitu saja, dan aku bersyukur karena kami memiliki prajurit yang handal." jawab Xia'er lagi.


"peran nona Xia juga sangat besar, raja Kai berhasil di kalahkan." jawab pangeran juga.

__ADS_1


"sudahlah...., aku kesini bukan membahas perihal itu, aku ingin mengajak mu bekerja sama." ucap Xia'er lagi.


"aku tahu jika pangeran sedang menyelidiki kasus yang terjadi sepuluh tahun lalu yang menimpa ratu terdahulu, ibunda pangeran." sambung Xia'er lagi.


"apa nona Xia mempunyai alasan khusus....???, setahu ku nona Xia tidak memiliki hubungan apapun terhadap keluarga kami." tanya pangeran karena merasa bingung.


"aku punya hubungan, kedua saudari mu ada pada ku, mereka telah menjadi murid-murid ku, karena ingin membantu mereka membersihkan nama keluarganya, aku sebagai guru mereka, akan melakukan permintaan mereka." jawab Xia'er dengan tenang.


"saudari ku....???, apa maksud nona....??, kedua adik ku sudah meninggal sejak kejadian waktu itu." tanya pangeran dengan wajah terkejutnya.


"kedua adik mu berhasil selamat, itu berkat penjaga mereka yang mengorbankan nyawanya agar kedua putri bisa melarikan diri, Leng Sumi melarikan diri ke kerajaan Zhu dengan mengikuti para pedagang." jawab Xia'er.


"saat ini kedua saudari mu ada di penginapan, mereka sehat dan baik-baik saja sekarang, bahkan kini mereka sudah menjadi tabib dan kultivator hebat." sambung Xia'er lagi.

__ADS_1


"benarkah.....???, aku selalu merasa bersalah kepada mereka, aku merasa seperti seorang kakak yang tidak berguna, seluruh keluarga ku di bantai habis, dan aku hanya bisa terdiam di pengasingan Tampa bisa berbuat apapun." ucap pangeran dengan wajah sendunya.


__ADS_2