Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 58


__ADS_3

selamat membaca


Xia'er dan yang lainnya masih berjalan untuk melihat-lihat di sekumpulan budak yang ada di dalam ruangan yang bagaikan penjara, dengan seksama Xia'er melihat dan memperhatikan setiap postur tubuh dan kekuatan fisik mereka, tak lupa juga Xia'er melihat isi hati dan pikiran mereka.


"sepertinya tidak ada yang spesial di sini." gumam Xia'er dan kembali berjalan di untuk melihat budak yang lainnya, dan di saat ia melangkahkan kakinya, tiba-tiba Xia'er merasakan aura agung yang cukup kuat, seketika langkah kaki Xia'er terhenti dan mencari di mana asal aura agung itu berasal.


"ada apa mei-mei...?" tanya Jendral muda Yun, dia merasa heran saat melihat tingkah Xia'er yang seperti mencari sesuatu, tapi yang di tanya bukannya menjawab, tapi malah meninggalkan mereka dan mendekat ke arah sel tahanan para budak.


"aku menemukan mu" gumam Xia'er sambil tersenyum misterius.


"pelayan...." ucap Xia'er sedikit membesarkan suaranya.

__ADS_1


"ia nona..., apa ada yang nona inginkan...?" tanya sang pelayan.


"aku menginginkan dia." jawab Xia'er sambil menunjuk salah satu budak yang sedang terduduk di pojok belakang sel tahanan.


"apa nona tidak ingin mengganti dengan yang lain...?" tanya sang pelayan dengan hati-hati, takut menyinggung perasaan pelanggan.


"tidak...., aku menginginkan nya." ucap Xia'er lagi.


"tidak apa.., sebutkan saja harganya, aku akan mengurus sisanya." ucap Xia'er dan meminta sang pelayan untuk membukakan pintu sel tahan, karena kebetulan budak itu di tahan sendiri karena sering membuat kekacauan.


"aku akan masuk sendiri, Gege tunggu saja di sini, dan Jiji...., bisakah kau mengurus pembayarannya...?" ucap Xia'er dan di jawab anggukan oleh kedua kakak angkatnya itu, setelah itu Xia'er masuk kedalam sel tahanan.

__ADS_1


"hai...., perkenalkan..., aku Xia He yang akan menjadi tuan baru mu." ucap Xia'er memperkenalkan diri, tapi yang di ajak bicara hanya menengok dan menatap Xia'er dengan diam.


"bola mata emas, itu sesuatu yang sangat langka, belum lagi aura keagungan dari dalam dirinya, siapa dia sebenarnya." gumam Xia'er dalam hatinya.


"aku tidak punya pilihan selain melihat kedalam dirinya." sambung Xia'er lagi dalam hati dan langsung menggunakan keahliannya dalam melihat isi hati dan pikiran orang lain.


"salah satu manusia rendahan lagi yang menganggap dirinya pantas menjadi tuan ku, aku tidak punya waktu bermain dengan kalian, aku harus secepatnya kembali ke sana." ucap sang budak dalam pikirannya.


"kau menganggap ku rendah...?, tapi kurasa kau lebih rendah dari ku, kau menjadi budak, tangan mu patah, dan dantian mu juga rusak parah, apa kau yakin dirimu itu lebih tinggi dari ku...?" ucap Xia'er sambil tersenyum misterius.


"di lihat dari kondisi tangan mu yang cidera, sepertinya itu sangat fatal, semua tulangnya remuk, aku yakin itu tak bisa di sembuhkan lagi." sambung Xia'er lagi setelah melihat kondisi tangan si budak.

__ADS_1


"kondisi mu sangat-sangat memperihatinkan, tapi jika kau mau mengikuti ku, aku bisa menyembuhkan tangan mu, aku juga akan menyembuhkan dantian mu yang di rusak itu, aku akan membantu mu..." ucap Xia'er lagi sambil tersenyum manis.


__ADS_2