Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 169


__ADS_3

selamat membaca


hari di mana perang akhirnya tiba, pasukan musuh sudah tiba dari semalam dan mempersiapkan pasukannya.


pasukan kerajaan Zhu juga sudah siap, pangeran mahkota Zhu Zhang, Yu Qiangfang dan Yun Shang sudah berada di garis terdepan untuk memimpin pasukan mereka masing-masing.


sedangkan raja Zhu Shixing dan jendral besar Yu masih berada di atas dinding perbatasan bersama Xia'er, Jiangheeng, Chyou dan Xiongling, mereka akan berada di sana untuk melihat jalannya peperangan.


masing-masing dari perwakilan kerajaan maju sebagai etika peperangan.


"sebaiknya kerajaan Zhu menyerah saja, dengan begitu kami akan memperlakukan rakyat kalian dengan baik sebagai budak." ucap." ucap jendral dari kerajaan Kai.


"sebaiknya kau mencuci mulut mu yang bau busuk itu, jika tidak aku tidak sungkan untuk membungkamnya untuk selamanya, karena setiap kau berbicara, hanya perasaan jijik yang keluar." jawab pangeran mahkota Zhu Zhang dengan sarkasme, setelah itu mereka kembali ke barisan masing-masing.


"kau akan menyesal...., kau pikir kami tidak mempunyai kekuatan besar di belakang kami....?" gumam jendral pasukan kerajaan Kai dalam hatinya sambil menatap remeh ke arah pasukan kerajaan Zhu.


"pasukan pertama maju dan bobol gerbang perbatasan mereka." teriak jendral kerajaan Kai.


pasukan tempur mereka mulai berlari menuju ke arah gerbang perbatasan kerajaan Zhu.

__ADS_1


"pasukan pemanah......., siap......., lepaskan......!!!" teriak seorang kapten pemanah yang melihat kode tangan dari jendral muda Yu Qiangfang.


"dasar bodoh....., kalian pikir kami akan dengan mudah masuk dalam jebakan kalian untuk yang kedua kalinya...???, Jagan bermimpi.....!!!." ucap jendral dari kerajaan Kai.


"siapkan formasi pertahanan.....!!!" teriak komandan pasukan pertama kerajaan Kai, formasi pertahanan membentuk perisai dengan menggunakan tameng.


sebagian kecil dari pasukan kerajaan Kai terkena panah, tapi tidak mempengaruhi formasi mereka.


"siapakah panah selanjutnya....., alirkan elemen kalian ke anak panah." ucap komandan pasukan pemanah.



melihat pasukan pertama kacau balau, pasukan berkuda turun ke area peperangan bersama dengan jendral besar Kaibo.


pasukan kerajaan Zhu juga turun ke peperangan, pangeran mahkota Zhu Zhang menghadapi jendral besar Kaibo, dan kedua jendral muda Yu juga menghadapi masing-masing komandan pasukan.


setelah setengah hari peperangan berlangsung, pasukan kerajaan Zhu masih mendominasi peperangan, akan tetapi pasukan monster muncul dan mulai membalikkan keadaan.


__ADS_1


"pangeran......, kita harus menggunakan ramuan pelebur saat ini." ucap Yun Shang kepada pangeran Zhu Shixing.


"mundur......, pasukan pertama mundur ke belakang......" teriak pangeran mahkota Zhu Zhang.


setelah pasukan kerajaan Zhu mundur, pasukan pemanah berkuda maju untuk melawan monster, pasukan kedua ini memang sudah di siapkan untuk melawan para monster.



"maju......siap..... lepaskan....!!!" teriak Qiangfang yang memimpin langsung pasukan pemanah berkuda.


situasi mulai terkendali, sebagian dari para monster berhasil di musnahkan, akan tetapi itu belum berakhir, karena monster tingkat tidak terpengaruh dengan cairan pelebur tersebut.


saat tangan mereka terkena cairan pelebur, monster tersebut memotong tangan mereka, dan dalam waktu cepat tangan mereka mulai kembali lagi.


peperangan semakin memanas, kali ini kerajaan Zhu cukup kesulitan menghadapi para pasukan Monster, tapi untung saja pangeran Zhu,. Qiangfang dan juga Yun Shang bukanlah orang-orang yang lemah.


"mereka memiliki akal, jika seperti itu maka jalan satu-satunya adalah membakarnya." ucap Qiangfang.


"menenggelamkan" ucap Yun Shang.

__ADS_1


"menghanguskan mereka semua." ucap ketiganya bersamaan.


__ADS_2