
selamat membaca
Xia'er sudah naik di atas panggung pertunjukan saat ini, banyak bisik-bisik dari para bangsawan yang menjelek-jelekkan dirinya di saat Xia'er berjalan menuju ke panggung pertunjukan.
"bukannya dia tidak bisa apa-apa...?"
"diakan tak bisa bermain musik, menari, apalagi menyanyi..."
"apa yang akan dia tampilkan lagi saat ini...?"
"tahun lalu dia menari dan membuat jendral Yu malu.
__ADS_1
"bukan hanya jendral Yu, Putra Mahkota juga malu, karena dia bilang akan mempersembahkan tariannya untuk Putra Mahkota yang menjadi tunangannya waktu itu."
yah ..... seperti itulah bisik-bisik yang di dengar Xia'er saat berjalan menuju panggung pertunjukan.
"salam hormat yang mulai, semoga panjang umur selama 100 tahun lagi." ucap Xia'er sambil membungkuk memberi hormat.
"ku terima salam mu, jadi apa yang akan kau tampilkan saat ini...?" tanya Raja kepada Xia'er.
"baiklah...., Zhen mengizinkan, itu akan menjadi pertunjukan yang sangat hebat, jarang-jarang kita akan menyaksikan pertunjukan antara saudara dari kediaman Jendral Yu." ucap Raja sambil tersenyum, ia juga menantikan kolaborasi antara saudara itu.
"terimakasih yang mulia, kalau begitu hamba akan memulai pertunjukan bersama saudara hamba." ucap Xia'er dan kembali menegakkan badannya, berbalik dan berjalan menuju tengah panggung, tak lupa juga memberikan kode kepada Qiangfang untuk ikut naik di atas panggung.
__ADS_1
setelah mereka berdua sudah ada di atas panggung, Xia'er memberikan arahan kepada Qiangfang untuk memainkan alunan musik yang sendu, setelah memberikan arahan, Qiangfang mulai memainkan guqing miliknya.
mendengar suara quqing milik Qiangfang, Xia'er menutup matanya mencoba masuk kedalam alunan musik, dan dengan perlahan tubuhnya bergerak dengan lembut mengikuti alunan musik, setelah itu Xia'er mulai bernyanyi, ia bernyanyi dan bernari seperti sedang mengekspresikan perasaannya.
lagu yang di bawakan Xia'er adalah lagu tentang perasaan cinta yang begitu dalam terhadap seseorang, tapi cinta yang dalam itu tak terbalas karena dirinya di anggap tak pantas mendampingi seseorang yang dia cintai.
tak lupa juga Xia'er menambah efek cahaya saat menari, membuat tarian dan nyanyian mempunyai kesan yang mendalam, semua yang mendengar dan melihat penampilan Xia'er meneteskan air mata.
lagu yang dinyanyikannya berhasil menyentuh jiwa mereka semua, apalagi di tambah dengan tarian yang menggambarkan rasa kecewa, kesakitan dan keputusasaan yang sangat mendalam, serta efek cahaya yang tersebar seperti kunang-kunang, di tambah alunan guqing yang sendu, serta setitik air mata yang jatuh di pipi Xia'er, mampu membuat semua orang yang melihatnya dapat merasakan kesakitan yang sama dengan lagu yang di bawanya.
setelah beberapa saat, nyanyian dan tarian Xia'er selesai, tak ada tepuk tangan yang meriah di dengarnya, sampai saat Raja sendiri bangun dari duduknya dan memberikan tepuk tangan untuk Xia'er, barulah orang-orang sadar jika pertunjukan Xia'er sudah selesai, mereka terlalu larut dalam kesedihan yang di ciptakan oleh Xia'er.
__ADS_1
"kau sangat hebat nona Xia..., tarian dan nyanyian mu sangat luar biasa, Zhen sangat menyukainya, sayang sekali jika kau tak menjadi Putri mahkota." ucap Raja sambil menatap Putra Mahkota yang sedang memandang Xia'er dengan ekspresi wajah yang tak biasa.