Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 28


__ADS_3

selamat membaca


tarian Li Wei sudah selesai dan mendapat banyak tepuk tangan dari para pemuda, bukan hanya pemuda saja, tapi para bangsawan-bangsawan tua yang hobi memelihara selir juga tak akan mau melewatkan pandangan yang sangat menggairahkan itu.


Li Wei turun dari panggung pertunjukan dengan dagu terangkat, itu menandakan jika ia sangat bangga saat ini, tapi di mata Xia'er ia hanya sebagai penghibur yang lebih buruk dari seorang wanita penghibur di jalanan.


"apa yang di banggakan dari wanita jalan* rendahan ini...?, apa dia begitu bangga karena sudah mengumbar tubuhnya secara gratis...?." ucap Xia'er dalam hati, ekspresi wajahnya saja sangat tidak nyaman jika harus memandang Li Wei.

__ADS_1


tepuk tangan meriah mengiringi langkah Li Wei saat menuruni tangga, ekspresi bangga terlihat jelas di wajah Li Wei, tapi ada seorang wanita lagi yang merasa tak suka jika Li Wei menjadi pusat perhatian dari para lelaki, dan dia adalah Xiang Sou Lu.


"dasar wanita jalan* , berani-beraninya dia menggoda pria dengan tubuh jeleknya itu." gumam Sou Lu saat mendapati Putra Mahkota memandangi tubuh Li Wei saat sedang menari, itu membuat emosi Sou Lu meledak, tapi dia tak mungkin langsung mencakar Wajah Li Wei di depan banyak orang, tapi ia pasti akan memberikan pelajaran kepada Li Wei nantinya.


kini tiba waktunya untuk Sou Lu menampilkan bakatnya, dia akan membawakan sebuah lagu yang sangat indah. suara merdu dari Sou Lu membuat orang-orang yang mendengar terkagum-kagum dengan suaranya, dia juga berhasil mendapat perhatian dari banyak pejabat dan pemuda bangsawan, Raja juga terlihat senang mendengar suara Sou Lu, apalagi pembawaan Sou Lu terlihat sangat sopan dan anggun, pantas menjadi wanita cantik yang penuh dengan kelembutan dan tutur kata serta perilaku yang baik.


"kau memang luar biasa nona Sou Lu, Zhen sangat suka dengan penampilan nona Sou Lu, dari itu Zhen akan memberikan hadiah untuk penampilan terbaik malam hari ini." ucap Raja dengan ekspresi senangnya, tapi itu langsung di hentikan oleh Putra Mahkota.

__ADS_1


"ada apa Putra Mahkota...?, apa ada sesuatu yang ingin kau sampaikan...???" tanya Raja saat di hentikan tadi.


"mohon ampun yang mulia, tapi nona Xia masih belum menampilkan bakatnya..." ucap Putra Mahkota sambil melirik Xia'er yang sudah memasang wajah cemberutnya, padahal ia sama sekali tak ingin tampil di depan banyak orang, jiwa Nata adalah orang yang paling malas jika menjadi pusat perhatian.


"oh...., rupanya begitu...?, baiklah...,kini waktunya untuk nona Xia menampilkan bakatnya...!!!" ucap Raja sambil mempersilahkan nona Xia untuk memulai.


"Gege...., apa boleh aku tak tampil...?, aku tak suka di pandangi banyak orang." bisik Xia'er di telinga Qiangfang, ia betul-betul tidak ingin menjadi pusat perhatian orang-orang.

__ADS_1


"jika kau tak tampil sekarang, itu tandanya kau menolak perintah Raja, dan itu sama saja dengan kau mempermalukan ayah, ingatlah jika ayah adalah seorang jenderal besar." ucap Qiangfang membalas pertanyaan Xia'er dengan berbisik juga.


"baiklah...., ini semua karena ayah, tapi Gege harus membantu ku juga, kita akan memainkan musik bersama, bagaimana...???, apa Gege setuju...???" tanya Xia'er lagi dan mendapat anggukan kepala dari Qiangfang.


__ADS_2