
selamat membaca
kedua jendral besar dari masing-masing kerajaan sedang bertarung dengan sangat hebat, bayangan mereka saja seperti tidak terlihat saat bertarung dan hanya percikan cahaya dan bunyi ledakan saja yang menjadi bukti pertarungan mereka.
"duar......" salah satu serangan jendral besar Yu berhasil mengenai jendral besar Kaibo.
"arrrrrgggggg ....... sialan......" teriak jendral besar Kaibo karena berhasil terkena serangan.
"cih....., sungguh membuatku kesal saja, dia berhasil sampai di tahap kaisar level tujuh." gumam jendral besar Kaibo.
"jika aku tidak di beri esensi monster oleh tuan, aku pasti tidak akan bisa menghadapinya." sambung jendral besar Kaibo lagi dalam hatinya.
pertarungan mereka terus berlanjut, begitu juga dengan prajurit yang lainnya. kedua jendral muda Yu dan pangeran mahkota Zhu Zhang sudah hampir kekurangan mana karena terus menerus mengeluarkan serangan dalam skala besar.
__ADS_1
Xia'er yang melihat kejadian itu langsung menyuruh Xiongling, Jiangheeng dan Chyou untuk menggantikan mereka.
"kalian bertiga pergilah membantu mereka, dan biarkan mereka kembali ke belakang." ucap Xia'er dan ketiganya langsung menghilang dan muncul di samping ke tiga pemuda yang sudah hampir mencapai batasnya.
"salam kepada tuan muda Qiangfang" ucap Xiongling memberikan hormat.
"salam kepada tuan muda Yun Shang" ucap Chyou memberikan hormat.
"salam kepada Yang mulia pangeran Zhu Zhang." ucap Jiangheeng sambil memberikan hormat.
"mei-mei...." ucap kedua tuan muda saat berada di depan Xia'er.
"Xia'er...., oh......, pengikut mu terlihat sangat menjanjikan." ucap pangeran mahkota, ia sedikit bingung dengan sikap para pengikut Xia'er, terutama Jiangheeng, ia memang menunduk hormat tapi kepadanya tapi terasa seperti putra mahkota lah yang terlihat kecil di mata Jiangheeng, itu yang di rasakan nya.
__ADS_1
"maafkan atas ketidak kesopanan mereka pangeran." ucap Xia'er yang terkesan cuek juga.
"hah....., mereka pasti mengikuti tuanya." gumam ketiga pria tersebut yang melihat sikap Xia'er.
"sekarang matahari sudah hampir muncul, para monster pasti akan kembali ke sarangnya, jadi kita mempunyai kesempatan untuk memukul mundur pasukan kerajaan Kai." ucap Xia'er.
"tapi saat ini prajurit kita sudah kehilangan lima puluh persen dari pasukan awal, dua puluh persen mati, dan tiga puluh persen nya lagi mengalami luka yang fatal." sambung Xia'er lagi.
"itu pasti karena serangan monster, prajurit kita mengalami kesulitan karena mereka bisa mengatasi cairan pelebur itu." ucap pangeran mahkota Zhu Zhang.
"ya....., aku tidak memikirkan jauh seperti itu, aku tidak menyangka mereka akan bisa memikirkan cara jalan keluar seperti seorang manusia." jawab Xia'er lagi.
"itu berarti kita kalah jumlah dari pasukan kerajaan Kai." ucap Qiangfang.
__ADS_1
"pasukan mereka masih sekitar dua puluh ribu lebih, dan kita juga tersisa dua puluh lima ribu prajurit, tapi saat ini masih terus berkurang karena menghadapi para monster, jika kita bertahan sampai matahari muncul, prajurit kita akan tersisa setengahnya lagi." ucap Yun Shang, ia terlihat cukup tertekan saat ini, dan bukan hanya dia seorang, para prajurit yang sedang berjuang juga sudah terlihat tak memiliki harapan.