Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 71


__ADS_3

selamat membaca


para prajurit yang terhalang barer pelindung Xia'er hanya bisa saling menatap satu sama lain dan tak bisa berbuat apa-apa, tapi sang pangeran mahkota yang merasa khawatir, ia mencoba membujuk Xia'er untuk membiarkan dirinya untuk membantu, tapi Xia'er tak memperdulikannya sama sekali.


"nona...., monster yang kau hadapi adalah monster tingkat 2, itu sangat kuat dan berbahaya jika kau melawan seorang diri, izinkan aku membantu mu." ucap sang pangeran mahkota penuh harap agar di beri izin bertarung bersama.


"itu tidak perlu, dia sudah sampai pada akhirnya, jadi aku tak membutuhkan bantuan mu." balas Xia'er tampa melihat ke arah putra mahkota, karena dirinya masih sibuk dengan serangan yang terus menerus dia arahkan ke arah monster.


"itu percuma saja, monster itu akan kembali seperti semula, pemulihan tubuhnya sangat cepat." gumam putra mahkota dalam hati, ia tak mengeluarkan kata-kata lagi dan hanya memperhatikan Xia'er yang terus melancarkan serangannya ke arah monster.

__ADS_1


"ini sudah lebih dari 15 menit, dan itu adalah batas waktu ia bertahan, jika lewat dari 15 menit dan ia belum melakukan pemulihan pada tubuhnya, maka itu akan menjadi akhir untuk nya." gumam Xia'er dalam hati dan melancarkan serangan terakhir dari mana yang tersisa dalam tubuhnya.


Xia'er membentuk sebuah pedang yang sangat besar sebesar pohon dari cahaya, dan melepaskan serangan nya mengarah ke monster dan....


"bom........." suara ledakan yang sangat dahsyat tercipta, pohon-pohon di sekitar ledakan tumbang, dan area tersebut berbentuk seperti pedang yang Xia'er buat, sedangkan sang monster sudah terkapar tak bernyawa.


angin dan pohon-pohon yang tumbang hampir mengenai para prajurit, untung saja putra mahkota dan para ketua prajurit bukanlah orang yang lemah, mereka dengan mudah mengatasi masalah itu.


armor pelindung yang melekat pada tubuh Xia'er juga perlahan pudar, putra mahkota dan yang lainnya yang sudah bebas dari barer pelindung Xia'er langsung berlari menuju Xia'er, putra mahkota langsung mengangkat Xia'er dan berniat membawanya ke perbatasan tempat mereka tinggal, tapi Jiangheeng yang juga sudah lepas dari barer pelindung langsung menuju ke arah Xia'er dan menghentikan putra mahkota.

__ADS_1


"apa yang kau lakukan pada nona muda ku...?, berikan dia pada ku, dan siapa kalian...?" ucap Jiangheeng dan langsung merebut kembali tubuh Xia'er dari gendongan putra mahkota.


"aku adalah pangeran Zhu Zhang, dan mereka adalah prajurit ku dan pasukan pembantu dari kediaman keluarga Jendral Yu." jawab putra mahkota.


"aku adalah Jiangheeng, salah satu pelayan nona muda Yu Xia." jawab Jiangheeng yang masih setia menggendong nona mudanya.


"kau bukan pelayan ku Jiangheeng, kau adalah adik sekaligus akan menjadi tangan dan kaki di kemudian hari bersama yang lainnya." ucap Xia'er perlahan karena belum pulih sepenuhnya.


"nona...., apa kau baik-baik saja...?" tanya Jiangheeng sambil menurunkan Xia'er dan menjadikan dadanya sebagai sandaran Xia'er.

__ADS_1


"nona...., apa yang kau lakukan di sini, apa tuan besar mengetahui perjalanan nona." tanya sang ketua prajurit dari kediaman Jendral Yu.


"aku baik-baik saja dan aku sudah mendapatkan izin dari ayah." jawab Xia'er masih dengan keadaan lemah.


__ADS_2