
selamat membaca
saat Xia'er dan Xiongling sampai di depan ruang makan, ternyata kedua gege-nya juga baru tiba bersamaan dengan dirinya.
"selamat pagi Faang Gege...."
"selamat pagi Shang Gege...." sapa Xia'er kepada kedua pemuda tampan yang langsung menghampirinya.
"selamat pagi mei-mei, seperti biasa...., adik selalu terlihat cantik dan anggun." jawab Qiangfang sambil mencubit pipi Xia'er saking gemesnya.
"aw....., itu menyakitkan Gege...." ucap Xia'er sambil memanyunkan bibirnya.
"berhenti menyakitinya....., lihatlah.....!!!, pipinya memerah." ucap Yu Shang sambil menyapu-nyapu pipi Xia'er dengan pelan bekas Qiangfang mencubitnya, (saat ini Yun Zhang sudah mengganti marganya menjadi Yu mengikuti marga keluarga Yu).
"apa yang kalian ributkan di depan ruang makan pagi-pagi begini....???" tanya tuan besar Yu yang juga baru datang dari arah paviliunnya.
__ADS_1
"ayah...., Qiangfang Gege menyakiti ku....!!!" adu Xia'er sambil berlari memeluk tuan besar Yu.
"apa yang kau lakukan kepada adik mu...??" tanya tuan besar Yu lagi.
"adik ku terlalu menggemaskan, jadi aku tidak bisa menahannya ayah....!!!" jawab Qiangfang sambil tersenyum.
"sudah-sudah...., ayo kita sarapan....!!!" ucap tuan besar Yu dan mereka semua masuk ke ruang makan bersama.
"mei-mei...., bukankah ulang tahun mu sebentar lagi...???, apa kau menginginkan sesuatu...??" tanya Qiangfang berbincang sambil memakan makanannya.
"aku tidak membutuhkan apapun....!!!, cukup berkumpul bersama kalian saja itu sudah hadiah terbesar untuk ku ayah...., Gege....!!!" jawab Xia'er dengan senyum.
"ternyata putri ku sudah dewasa sekarang...!!!" ucap tuan besar Yu terharu.
"meskipun begitu, jika ada sesuatu yang mei-mei inginkan, Gege akan berusaha untuk mencarikannya." sambung Yu Shang juga.
__ADS_1
"aku akan menerima apapun yang kalian berikan untuk ku." jawab Xia'er lagi.
di saat keluarga Yu sedang menyantap makanannya, kini Tao Li Wei sedang berhadapan dengan Li Yuang yang tiba-tiba muncul di hadapannya.
"ahhhhhhhh......." teriak Tao Li Wei terkejut saat Li Yuang muncul di hadapannya.
"si....siapa kamu....???" tanya Tao Li Wei tergagap saking takutnya dengan Li Yuang, wajar saja, mata merah milik Li Yuang bukanlah sesuatu yang bisa di lihat di daratan tengah ini.
"tidak peduli siapa aku, yang terpenting aku ke sini untuk menyampaikan pesan nona ku." jawab Li Yuang dengan nada datarnya karena wajahnya tertutup oleh sebuah topeng.
"minum pil ini dan balas dendam mu, kau mempunyai waktu selama 30 menit saja, sekarang pilihan ada di tangan mu." ucap Li Yuang dan memberikan sebuah pil kepada Tao Li Wei dan kembali menghilang.
"apa dia benar-benar mau membantu ku....???" tanya Tao Li Wei dalam hatinya sendiri.
"tapi ......, tidak ada salahnya mencoba, ini terjadi kepada keluarga ku karena dirinya, dulu dia yang sering menghasut ku untuk selalu mempermalukan Xia He, dan sekarang karena ayahnya, keluarga menjadi budak seperti ini, tapi mereka hanya diasingkan saja, aku sama sekali tidak terima." ucap Tao Li Wei lagi.
__ADS_1
setelah itu ia mencari tau dimana Xiang Sou Lu berada, mendengar jika Sou Lu akan berangkat dalam beberapa jam lagi, Tao Li Wei memutuskan untuk bersembunyi di salah satu kereta yang memuat barang untuk mengikuti Sou Lu dan yang lainnya, ia akan memanfaatkan waktunya nanti saat sudah berada jauh dari ibukota.