
selamat membaca
setelah berbincang-bincang sedikit dengan adiknya, pangeran Xiang Su dan yang lainnya mulai membahas perihal masalah yang sedang mereka kerjakan.
"saat ini aku sedang mencari salah satu jendral yang berada di bawah naungan kakek ku dulu, kami berhasil mengetahui jejak keberadaannya dan salah satu orang ku sedang menuju ke sana untuk membawanya ke pada ku." ucap pangeran Xiang Su.
"bukankah semua pengikut kakek sudah di bantai habis waktu itu ...???" tanya Leng Sumi yang memang mendengar berita pemenggalan sisa-sisa pengikut kakeknya.
"itu tidak benar, ada beberapa yang berhasil melarikan diri dan bersembunyi, salah satunya adalah jendral Zihan, jika kita berhasil menggali informasi darinya, aku yakin kita akan mendapatkan informasi yang menguntungkan." jawab pangeran Xiang Su.
"baiklah....., lakukan seperti itu, jika pangeran sudah menemuinya, kabari aku segera." ucap Xia'er kepada pangeran.
"pihak kami juga akan melakukan sesuatu yang biasa kami lakukan, dan kami akan memasuki istana saat pesta festival tiba." sambung Xia'er lagi.
"apa kalian bisa masuk ke istana...???, jika kalian tidak memiliki akses untuk masuk dan bergerak dengan bebas, aku bisa membantu kalian." ucap pangeran Wei sambil menatap Xia'er dan yang lainnya satu persatu.
__ADS_1
"itu tidak perlu pangeran, kami akan masuk sebagai tamu undangan terhormat nantinya." jawab Xia'er dengan pelan, jawaban itu sempat membuat pangeran Wei dan juga jenderal Haucun bingung di buatnya.
"apa maksud nona Xia dengan datang sebagai tamu terhormat...???" tanya jendral muda Haucun yang terlihat sangat penasaran dengan rencana kelompok Xia'er.
"pihak kerajaan sudah berulangkali mengirim permohonan ke pihak pelelangan untuk di pertemukan dengan nona Xia." jawab Xioling sambil menuangkan teh kembali ke dalam gelas Xia'er yang sudah kosong.
"apa maksudnya itu...???, kenapa pihak kerajaan ingin bertemu dengan nona Xia...???" tanya jendral muda Haucun lagi yang semakin penasaran.
"bukankah di dalam istana ada yang membutuhkan pengobatan....???" ucap Xioling lagi, tapi pangeran Wei dan jenderal muda Haucun masih terlihat bingung.
"jadi nona Xia adalah seorang alkemis...???, dan itu pula adalah alkemis yang terkenal itu...???, selama ini tak ada yang mengetahui keberadaan dan juga jenis kelamin alkemis tersebut, tidak ku sangka dia adalah seorang nona yang sedang duduk di hadapan ku." ucap pangeran Wei dengan wajah sumringahnya.
"acara festival nya akan di adakan dalam waktu seminggu lagi, dalam kurun waktu tersebut kita sudah harus mengumpulkan sisa-sisa pengikut jenderal besar Leng, kita tak memiliki waktu untuk membuang-buang waktu untuk menjatuhkan mereka" ucap Xia'er.
"saat festival terjadi, kita akan mengingatkan mereka tentang pembantaian yang pernah mereka lakukan terhadap keluarga kalian." sambung Xia'er lagi.
__ADS_1
"apa kita akan melakukan kudeta pada saat festival nanti...??" tanya jendral muda Haucun dengan wajah seriusnya.
"tidak...., aku hanya akan melakukan pertunjukan kecil saja kepada sang ratu" jawab Xia'er sambil tersenyum kecil dari balik cadarnya.
---------
hai para readerrrssssss ....
author kembali lagi, terimakasih karena selama ini sudah menunggu author dengan sabar.
author juga meminta maaf berhenti di pertengahan dengan alasan tertentu yang tidak bisa author bilang....
sekali lagi author ucapkan terimakasih dan selamat membaca kembali....
☺️☺️☺️☺️🙏🙏🙏
__ADS_1