
selamat membaca
yang hadir di pesta teh kecil itu tak hanya ada pangeran dan putri saja, ada juga Xiang Sou Lu yang kini menjadi istri dari pangeran ke dua, pangeran Zhu Ang Zhi.
"syukurlah jika kau sada diri akan keterlambatan mu." ucap Sou Lu dengan mata melotot yang menatap Xia'er.
"ya...., karena itu aku minta maaf." jawab Xia'er dengan santai.
"kami baru saja mulai, tehnya saja baru akan di tuangkan oleh pelayan, nona Xia tidak usah terlalu khawatir." ucap Putri Lian Hua dengan senyum.
"apakah jendral Yu memberikan kabar kepada nona Xia...?." tanya raja Zhu Shixing, mereka akan mulai memainkan peran masing-masing lagi.
"ya...., karena itu aku datang hari ini untuk menyampaikan langsung permintaan maaf ayah karena tidak bisa hadir di acara pertunangan pangeran dan putri." jawab Xia'er.
__ADS_1
"dua Minggu lalu ayah mu sempat memberikan laporan perihal monster tersebut, sepertinya ini akan memakan waktu lama untuk membereskannya." ucap raja Zhu Shixing.
"apa benar-benar karena monster alasan jendral Yu tidak bisa hadir di pesta pertunangan pangeran...?, bukan karena rasa kecewanya akibat pembatalan pernikahan nona Xia dan pangeran mahkota....?" tanya ratu Xiang, ia dengan sengaja mengungkit perihal itu, ia berpikir jika putri Lian Hua akan merasa terganggu.
"yang mulia ratu tidak perlu merasa khawatir, ayah dan kedua saudara hamba saat ini sedang mempertaruhkan nyawanya untuk kedamaian kerajaan ini, hamba hanya bisa berharap yang mulia ratu tidak menghina kerja kerasnya dengan alasan yang sedikit murahan seperti itu." jawab Xia'er dengan lembut tapi penuh tekanan.
"ratu ku...., kau sedikit berlebihan, keluarga jendral Yu adalah keluarga terhormat, pengabdiannya terhadap kerajaan tidak bisa kau bandingkan dengan yang lainnya." ucap raja Zhu Shixing memperingati ratu Xiang.
"yang mulia ratu terlalu sungkan terhadap ku." jawab Xia'er.
"nona Xia semakin cantik saja dari hari ke hari, apakah sekarang nona Xia sudah memiliki calon pasangan....?" tanya pangeran Zhu Ang Zhi dengan senyum penuh arti.
"saat ini belum terpikir ke arah sana yang mulia pangeran, sepertinya hamba akan fokus untuk belajar dulu saat ini." jawab Xia'er
__ADS_1
"sayang sekali, akan sangat beruntung seseorang yang bisa mendapatkan nona Xia yang anggun dan berwibawa seperti nona Xia." ucap pangeran Zhu Ang Zhi lagi.
"pangeran terlalu memuji, nyonya Xiang Sou Lu lebih anggun dan berbakat, aku tidak bisa di bandingkan dengannya." jawab Xia'er sambil menatap Sou Lu yang sudah berwajah masam, sedangkan dua pangeran dan putri Lien Hua hanya terkekeh pelan.
setelah berbincang-bincang cukup lama, Xia'er izin pamit untuk pulang ke kediamannya, saat ia memberikan hormat kepada yang mulia raja, raja memberikan kode jika rencana mereka lancar hari ini.
Xia'er kembali ke kereta kudanya bersama Xiongling yang sudah menunggunya di pintu masuk taman.
"bagaimana nona....???" tanya Xiongling.
"semuanya berjalan lancar, tapi bersandiwara itu melelahkan Jiji, apalagi mengahadapi manusia-manusia serangga itu." jawab Xia'er sambil menghela nafas panjang.
saat Xia'er sampai di kediaman Yu, ia di sambut oleh Leng bersaudara, mereka ingin melaporkan hasil kerjanya hari ini.
__ADS_1