
selamat membaca
setelah kedua gadis itu memberikan salam, mereka berdua kembali menatap tajam ke arah kedua monster, aura membunuh meluap pekat keluar dari tubuh keduanya, membuat ke empat pria yang ada di belakang mereka merinding.
"ada apa dengan aura mencekam ini....???" ucap Qiangfang sambil memegang tengkuk lehernya.
"aku tidak menyangka, walaupun basis kultivasi kita sama, tapi entah mengapa teknik, kecepatan, dan momentum dalam mengambil tindakan serta menyerang jauh lebih kuat dan menakjubkan dari pada kita." ucap pangeran mahkota Long.
"padahal Medan peperangan adalah rumah kedua ku, tapi kenapa aku menjadi asing saat mereka muncul, mereka berubah hanya dalam dua bulan." ucap Yun Shang.
"ayo tuan muda/yang mulia" panggil Xiongling dan Leng Sumi kepada kedua tuan muda Yu dan kedua pangeran mahkota.
mendengar panggilan dari kedua gadis itu, ke dua tuan muda Yu dan pangeran mahkota maju bersama dan berdiri sejajar dengan yang lainnya.
__ADS_1
"kalian makhluk rendahan, apa kalian pikir mampu melawan ku.....????, ha ha ha ha....., kalian terlalu banyak bermimpi." ucap si monster di selingi tawa mengejeknya.
"nafas mu terlalu bau ....!!!" ucap Leng Sumi sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan hidungnya.
"wajah mu juga sangat jelek....!!!" sambung Xiongling sambil mengangkat tangannya ke arah wajahnya dengan ekspresi yang menjengkelkan.
"apa yang kau banggakan dari itu....???, jadi diam dan matilah saja, dasar kau sampah." ucap Leng Sumi lagi Tampa perasaan.
"ini sudah waktunya nona ku beristirahat, tapi karena kalian....!!!, nona ku yang cantik dan anggun itu sekarang masih berdiri dan memperhatikan wajah kalian yang seperti sampah itu." sambung Xiongling lagi.
"jadi ......!!!, matilah dengan cepat......!!!" ucap Xiongling dan Leng Sumi bersamaan sambil melejit bagai cahaya.
Leng Sumi mengeluarkan pedangnya yang di berikan langsung oleh Xia'er, cahaya api merah bercampur dengan lelehan magma panas berhasil memotong lengan si monster.
__ADS_1
Xiongling juga mengeluarkan panahnya, cahaya putih bersih, Xiongling menarik panah dan anak panah yang tercipta dari angin terbentuk melejit ke arah empat anggota tubuh monster, kedua tangan dan kakinya.
Qiangfang dan Yun Shang tak hanya tinggal diam, mereka berdua juga maju dan menyerang, begitupun juga dengan kedua putra mahkota.
pertarungan sengit antara kedua pihak, kedua monster tersebut memang cukup tangguh, mereka bisa bertarung imbang dalam pertarungan, walaupun akhirnya nanti akan kalah, tetapi itu masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengatasinya.
di sisi lain, raja Kai berhasil memimpin pertarungan, ia berhasil membuat kedua raja terkena serangan yang kuat dan hampir fatal jika tidak segera di hentikan oleh jendral besar Yu.
"jendral Yu....., kau sangat hebat dan lebih kuat di bandingkan dengan kedua raja itu, bagaimana jika kita bekerjasama saja, aku akan menjadikan mu raja baru di kerajaan Zhu ini....!!!" ucap raja Kai mencoba menghasut.
"tawaran yang sangat menggiurkan raja Kai ....!!!, tapi itu masih terlalu biasa untuk ku" jawab jendral besar Yu sambil membuka teleportasi untuk mengirim kedua raja untuk kembali dan mendapatkan perawatan, mereka terluka cukup parah.
"aku tidak membutuhkan gelar raja, yang aku inginkan saat ini adalah memenggal kepala mu, dengan begitu kerajaan tempat ku tinggal akan damai." jawab jendral Yu sambil menatap tajam kearah raja Kai yang sedang melayang di udara.
__ADS_1