
selamat membaca
setelah menunggu beberapa saat, akhirnya acara berburu pun dimulai, dan itu di awali dengan beberapa kata dari sang Raja sebagai tanda pembukaan perburuan telah di mulai, ada juga beberapa pemberitahuan tentang peraturan dan juga larangan untuk tidak memasuki hutan terlalu dalam.
"baiklah semuanya, Zhen tahu kalian sudah menunggu untuk acara perburuan hari ini, karena antusias kalian semua yang begitu besar dalam mengikuti perburuan, Zhen akan menghadiahi sebuah senjata tingkat 6 yang berupa pedang, dan juga token emas bagi pemenang dalam perburuan hari ini.
"wow...., Raja sangat murah hati sekali, senjata saja sudah sangat luar biasa, apalagi di tambah dengan token emas."
"hadiah tahun ini sungguh tidak main-main."
"aku pasti akan memenangkan pertandingan kali ini."
__ADS_1
terdengar antusias dari para peserta yang sangat besar, mereka sangat tertarik dengan senjata tingkat enam itu, tapi yang menjadi lebih istimewa adalah token emasnya.
"Ling'er..., apa kegunaan token emas itu...?" tanya Xia'er yang memang tidak mengetahui ke gunaan dari token emas.
"itu sangat menguntungkan nona, dengan adanya token emas itu, nona akan bebas dari hukum dan mempunyai hak istimewa meminta permintaan kepada Raja. jawab Ling'er dengan antusias juga.
"walaupun aku membunuh orang, dengan adanya token emas itu, apa aku bisa bebas dari hukum...?, walaupun aku terbukti bersalah...?" tanya Xia'er lagi untuk memastikan.
"bagaimana dengan permintaan ...?, apa semuanya bisa di penuhi oleh Raja...?" sungguh Xia'er sangat penasaran, dia juga sepertinya tertarik dengan token emas itu.
"semuanya akan Raja penuhi selain meminta Tahta dan juga yang merupakan tindakan ilegal." jangan Ling'er dengan tepat.
__ADS_1
"hmmm..., sepertinya barang itu cukup menguntungkan, aku harus memilikinya, itu bisa di pakai dalam keadaan darurat jika saja aku dalam kesulitan." gumam Xia'er dalam hati.
Raja Sudah selesai berbicara, kini giliran Kasim Yong yang menyampaikan arahan agar tidak memasuki hutan terlalu dalam, takutnya ada bahaya yang tidak di harapkan, setelah arahan selesai di berikan, masing-masing masuk kedalam hutan dengan berpasangan dan ada juga yang berkelompok.
Xia'er masuk bersama dengan Qiangfang, mereka berdua mengendarai kuda mereka dengan cepat kedalam hutan, mereka berdua bertekad untuk memenangkan pertandingan kali ini.
Sou Lu yang melihat Xia'er sudah memasuki hutan, dengan cepat juga menyusul, tapi terlihat senyuman mengerikan yang dia tunjukkan saat melihat Xia'er tadi, ia sudah merencanakan untuk membuat Xia'er tak bisa kembali dari dalam hutan, tapi rencana pertamanya adalah memisahkan kedua saudara itu terlebih dahulu, itu adalah hal yang lumayan menyusahkan bagi Sou Lu.
"bagaimana caranya aku memisahkan mereka berdua..?, Qiangfang adalah petarung yang sudah si tingkat jendral, walaupun orang-orang yang ku sewa juga berada di tingkat jendral, tapi itu lumayan menyusahkan jika dia melindungi si jalan* itu." gumam Sou Lu dalam hatinya sambil mengendarai kudanya, mencoba mengikuti Xia'er dan Qiangfang.
"sepertinya aku harus mencoba bergabung dengan mereka, mencoba mencari kesempatan untuk memisahkan mereka." gumamnya lagi dan menambahkan kecepatan kudanya.
__ADS_1
"akhirnya aku dapat mengejar kalian juga." ucap Sou Lu dengan tersenyum manis, mencoba memainkan perannya sebagai seorang Dewi, tapi yang tidak ia ketahui, Xia'er mampu membaca semua isi hatinya dengan mudah jika dia mau.