Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 116


__ADS_3

selamat membaca


Xia'er saat ini sedang dalam proses penyerapan bunga anggrek Ying dan Yang, Xia'er yang sedang berada di antara magma gunung berapi dan es yang berasal dari gunung, suasana di sekitar Xia'er seperti terjadi pergerakan dari kedua item hawa yang berlawanan tersebut.


keringat dingin membasahi seluruh tubuh Xia'er dan wajahnya pucat pasi akibat menahan rasa sakit yang berasal dari dantian miliknya.


"argggg....." suara ringisan Xia'er yang terdengar, padahal Xia'er sudah menggigit bibir bawahnya sampai luka hanya untuk menahan rasa sakit.


"sial...., ini benar-benar menyakitkan, seolah-olah jantung ku di remas." ucap Xia'er dalam hatinya.


semakin lama semakin meningkat rasa sakit yang di rasakan Xia'er, dan penyerapan bunga anggrek Ying dan Yang ternyata memakan cukup lama waktu, dan itu di butuhkan waktu selama tujuh hari lamanya.

__ADS_1


di saat Xia'er masih berjuang untuk melepaskan segel yang ada di tubuhnya, beda cerita dengan Jiangheeng dan Chyou yang di bawa keluar hutan oleh Li Yuang.


mereka bertiga tiba di luar hutan kematian saat malam hari dan langsung menuju kembali ke kerajaan Wei sebelum kelompok kultivator yang di kirim raja Wei sampai di hutan kematian.


"kita harus kembali ke kerajaan Wei secepatnya." ucap Li Yuang pada keduanya.


"bukankah kita akan menunggu nona di sini...?" tanya Chyou yang enggan meninggalkan Xia'er.


"nona saat ini tak akan kembali dalam waktu cepat, mungkin sekitar seminggu nona akan berada di dalam hutan kematian." sambung Li Yuang lagi.


"kita harus kembali, aku mengerti apa maksud dia." ucap Jiangheeng dan langsung menarik tangan Chyou untuk naik di kuda miliknya, karena Li Yuan akan memakai kuda milik Chyou.

__ADS_1


bisa saja Li Yuang tak memakai kuda, tapi saat ini ia harus mengawal kedua bocah tersebut sesuai dengan keinginan tuannya.


"apakah tidak apa-apa kita meninggalkan nona seorang diri...?, apalagi akan banyak kultivator yang mencari nona di dalam hutan kematian." tanya Chyou dengan wajah khawatir kepada Jiangheeng dan Li Yuang.


"nona kecil tenang saja, hutan kematian bukanlah tempat yang bisa di masuki oleh sembarang orang, dan selama ini tak ada kultivator yang mampu memasuki hutan kematian di lapisan ke enam dan ke tujuh." jawab Li Yuang masih dengan wajah datar dan tampa ekspresi.


"jika dia mengatakan seperti itu, aku malah menjadi semakin khawatir, apa nona akan baik-baik saja saat memasuki hutan kematian di lapisan ke tujuh...?." gumam Chyou dengan wajah cemberutnya, dan itu terlihat oleh Jiangheeng.


"tenanglah...., nona kita adalah orang yang kuat, nona kita bukanlah kultivator biasa." bisik Jiangheeng untuk menangkan Chyou.


Chyou memang sangat manja kepada Xia'er, maklum saja, ia sudah hidup seorang diri sejak lama, tak ada yang mengulurkan tangan untuknya, yang ada mereka menatap Chyou seperti Chyou adalah barang yang bisa menghasilkan uang.

__ADS_1


saat ia bersama Xia'er, Chyou di perlakukan seperti seorang anak sekaligus adik oleh Xia'er, di manjakan dari segi materi dan kasih sayang, sorot mata yang Xia'er berikan saat menatap Chyou adalah sorot mata yang sangat lembut dan menenangkan, dan itu juga berlaku pada semuanya yang di anggap keluarga oleh Xia'er.


__ADS_2