Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 40


__ADS_3

selamat membaca


Li Yuang masih menghadapi ke empat orang suruhan Sou Lu, gerakan dan cara Li Yuang menghadapi orang-orang yang mempunyai tingkat Jendral itu,ia seperti menghadapi orang biasa saja yang memiliki basis kultivasi di alam bumi.


Li Yuang dengan mudahnya melumpuhkan mereka semua, tapi satu yang menjadi pusat perhatian Xia'er, itu adalah senjata yang di gunakan Li Yuang, senjata itu seperti bukan berasal dari daratan tengah.


"paman..., apa kau mengetahui asal senjata yang di gunakan Li Yuan...?" tanya Xia'er pada Bima.


"aku kurang memahami tentang itu, tapi dari aura yang di keluarkan senjata itu, dia memiliki aura kegelapan yang cukup pekat." jawab Bima dengan jujur.


"aura pasukan bayangan ibu mu, semuanya memiliki aura kegelapan, aku yakin ibu mu bukan berasal dari daratan tengah ini, apalagi tubuh mu yang sekarang mempunyai segel Ying dan Yang." sambung Bima lagi.

__ADS_1


"tapi Gege ku tak memiliki aura kegelapan, apa yang sebenarnya terjadi...?" kenapa aura tubuh ku berbeda dengan Gege ku..?" Xia'er bertanya-tanya sendiri tentang identitas asli dari pemilik tubuh yang ia tempati saat ini.


"kau harus menanyakan itu kepada ayah mu nanti." jawab Bima, karena ia juga tak tahu tentang rahasia kelahiran Xia'er.


saat ini Li Yuang sudah berhasil melumpuhkan orang-orang suruhan Sou Lu, mereka semua mengalami kematian yang cukup tragis menurut Xia'er, bagaimana tidak...?, cara Li Yuang membunuh mereka dengan cara memindahkan anggota tubuh.


"nona .., semua sudah di selesaikan, apa yang harus aku lakukan dengan Mayat mereka nona ..?" tanya Li Yuang sambil memberikan hormat.


"selesai...., ayo kita kembali ke Gege." ucap Xia'er sambil melayang dari atas pohon turun ke bawah.


"kembalilah lagi Li Yuang, selepas kita berburu, aku akan berbicara panjang lebar padamu, jadi siapkan dirimu." sambung Xia'er dan ingin berjalan kembali ke arah Qiangfang, tapi sepertinya ada sesuatu yang sedang memanggilnya, ia dengan cepat memberhentikan langkahnya.

__ADS_1


"paman...., ada apa ini..?, seperti ada yang sedang memanggil ku di dalam sana." ucap Xia'er sambil membalikkan badannya dan menatap ke arah dalam hutan.


"auranya sangat kental, sebaiknya kau masuk kedalam sana, ini pasti sesuatu yang sangat besar." jawab Bima sekaligus menyarankan Xia'er untuk memeriksanya.


"kau benar paman, tidak ada salahnya untuk memeriksanya." balas Xia'er dan ia kembali menunggangi kudanya untuk berjalan masuk kedalam lapisan hutan terlarang yang ke tujuh.


"bukankah mereka bilang di lapisan ke lima sampai ke lapisan ke tujuh adalah hal yang mustahil untuk di masuki ...?" gumam Xia'er merasa heran, karena sedari tadi ia berjalan, tak seekor pun monster beast yang mendatanginya, berbeda hal dengan Qiangfang dan Sou Lu, mereka sempat di hadang dengan monster beast tingkat rendah.


"kau benar keponakan ku, ini terasa aneh menurut ku." sambung Bima yang juga merasakan hal yang sama dengan Xia'er.


setelah terus berjalan, kaki Xia'er berhenti tepat di dalam gua kecil yang tertutup dengan akar dan tanaman rambat yang menjuntai, Xia'er ingin mencoba masuk, tetapi terdapat segel yang menghalanginya.

__ADS_1


__ADS_2