Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 48


__ADS_3

selamat membaca


berfikir untuk membuat keluarganya aman dari segala ancaman, jalan salah satunya adalah membuat pasukan yang kuat, dan harus Xia'er sendiri yang melatihnya.


"tak ada jalan lain, aku harus kembali ke kediaman ku besok, tinggal di dalam istana sangat tidak mengenakkan." gumam Xia'er seorang diri.


"aku harus membuat pasukan sendiri, dan untuk itu aku harus memiliki prajurit, dan calon prajurit ku ada di pasar budak, dan untuk membeli budak, aku harus memiliki uang yang banyak, tapi saat ini aku tak bisa memakai uang yang di berikan oleh ayah." gumamnya lagi sambil menopang dagunya di jendela kamarnya.


"nona...., kau mempunyai banyak koin emas dan juga harta berharga peninggalan Dewi kehidupan dan kematian." ucap white dragon di dalam dimensi spiritual Xia'er.


"itu benar Xia'er, kau tak perlu pusing memikirkan keuangan, kau memiliki banyak harta saat ini, dan sebaiknya kau juga membuat beberapa pil obat untuk pasukan mu nanti." sambung Bima di dalam benak Xia'er.

__ADS_1


"kalian benar, aku melupakan itu semua, dan untuk menyuling pil obat, aku belum pernah melakukannya lagi selama di Dunia baru ini paman, terakhir aku membuatnya saat umurku lima belas tahun dan ibunda sendiri yang menilai hasil penyulingan obat ku." balas Xia'er sambil mengamati keindahan bulan.


"sebaiknya kau mulai lagi dari awal, takutnya kau melupakan semua ajaran ibunda mu." balas Bima.


"paman tenang saja, aku tak akan mungkin melupakan ajaran ibunda dan ayah, pengendalian api murni ku sangat hebat Paman." balas Xia'er sambil menyombongkan dirinya sendiri.


"aku mengantuk paman, aku mau tidur dulu." sambungnya lagi dan kembali menutup jendela dan membaringkan tubuhnya di atas kasur dan tertidur dengan lelapnya.


"siapa dirimu sebenarnya...?, kenapa raut wajah mu selalu terbayang-bayang di ingatan ku ...?, kau membuat ku tak bisa fokus dalam bekerja." gumam sosok misterius tersebut, dan saat ia mendekat dan ingin menyentuh rambut Xia'er, Li Yuang muncul di belakang sosok pria misterius tersebut dan mengarahkan pedangnya di leher pria misterius yang lancang ingin menyentuh junjungannya yang paling berharga.


"jauhkan tangan mu dari junjungan ku sekarang juga." ucap Li Yuang dengan wajah datarnya.

__ADS_1


"hmmmmm....., prajurit kegelapan...?, kenapa kalian ada di daratan tengah....?" tanya pria misterius tersebut.


"dan kenapa juga orang daratan atas ada di daratan tengah....?" balas Li Yuang masih dengan posisi yang sama dengan pedang yang mengarah ke leher pria misterius.


"ah....., itu karena aku menginginkan junjungan mu ..." jawabnya dengan senyum misterius.


"menjauhlah dari junjungan ku, dari yang ku lihat dari mata mu, sepertinya kau dari kerajaan iblis." ucap Li Yuang.


"baiklah...., anggap saja ini sebagai salam pertemuan untuk kita, aku akan datang lagi untuk menemui tuan mu yang cantik ini." ucap sang pria misterius dan kembali menghilang.


setelah melihat pria misterius menghilang, Li Yuang juga kembali menyatu dalam bayangan Xia'er dengan cepat, tapi pikiran Li Yuang masih bertanya-tanya, kenapa seseorang dari kerajaan iblis ada di daratan bawah, dan kenapa juga harus mendekati junjungannya.

__ADS_1


__ADS_2