Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 103


__ADS_3

selamat membaca


sosok pria misterius tersebut kembali menatap ke wajah damai Xia'er yang masih tertutup cadarnya, ia harus segera memulihkan tubuh Xia'er dengan cepat, tetapi sebelum menyalurkan tenaga dalamnya, ia terlebih dahulu memberikan Xia'er sebuah pil obat untuk membantu penyembuhan luka dalam Xia'er.


proses penyembuhan Xia'er berjalan dengan lancar, tetapi saat ini Xia'er masih dalam proses pemulihan dan masih belum sadar, lebih tepatnya di buat tidur lebih lama oleh sosok pria misterius tersebut.


"kau akan bangun besok pagi, maafkan aku karena membuat mu tertidur, jika tidak seperti ini, kau akan langsung pergi menemui anak-anak asuh mu." ucap sosok misterius tersebut.


"mata mu sangat peka dalam memilih anggota, salah satu yang menarik adalah pemilik mata emas, aku kira ia sudah tiada, ternyata ia ada di dunia bawah ini." sambungnya lagi sambil me lap wajah Xia'er yang sedikit kotor akibat darah yang ia muntah kan tadi.


saat Xia'er masih tertidur, Jiangheeng dan Chyou juga sedang beristirahat di tepi danau karena malam juga sudah sangat larut, mereka akan melanjutkan perjalanannya besok pagi.


"apakah nona akan baik-baik saja Jiangheeng...?" tanya Chyou yang masih sangat khawatir dengan nonanya.

__ADS_1


"nona adalah wanita yang sangat kuat, aku yakin nona akan baik-baik saja." jawab Jiangheeng yang sebenarnya juga sangat khawatir, tapi ia harus terlihat tenang saat ini.


meninggalkan perjalanan Xia'er, saat ini di kerajaan Zhu juga sedang sibuk mempersiapkan apa yang telah di rencanakan antara Xia'er dan putra mahkota Zhu Zhang waktu itu.


"bagaimana dengan persiapan cairan pelebur tersebut...?, apakah ada kendala...?" tanya Raja Zhu kepada pangeran mahkota.


"semuanya berjalan dengan lancar ayah Handa, kita semua berkat nona Xia yang membantu." jawab putra mahkota Zhu Zhang.


"hamba sudah mendapatkan bukti yang mulia, dan sepertinya kerajaan Kai tidak seperti dulu lagi, ada yang berbeda dengan kerajaan Kai." jawab Jendral Yu sambil mengerutkan keningnya.


"apa maksud mu Jendral...?, bukankah kerajaan Kai memang selalu seperti itu, mereka sangat tertutup dengan kerajaan tetangga." ucap raja Zhu Shixing yang merasa bingung dengan kata-kata Jendral Yu.


"salah satu mata-mata saya yang berhasil masuk kedalam kerajaan Kai, orang-orang di dalam istana seperti sangat memuja sosok patung yang terlihat mirip dengan manusia dan juga monster." ucap Jendral Yu lagi.

__ADS_1


"terus lakukan penyelidikan, kita harus tau apa yang terjadi dengan kerajaan Kai, setahuku mereka memuja dewa, dan bukan sosok manusia setengah monster." ucap raja Zhu Shixing lagi.


"teruskan kerja kalian, tapi kalian harus berhati-hati, ini adalah misi rahasia." sambung raja Zhu Shixing lagi.


"baik yang mulia." jawab mereka serentak yang memang berada dalam misi rahasia tersebut.


meninggalkan kerajaan Zhu, saat ini di hutan kerajaan Wei, Xia'er sudah membuka matanya, karena ini memang sudah pagi.


"dimana aku ...?" ucap Xia'er yang memang bingung karena berada di dalam gubuk seorang diri.


"apa yang terjadi setelah aku pingsan...?, dan tubuh ku sudah pulih seperti semula." gumamnya lagi.


"terakhir yang aku ingat sebelum pingsan adalah......" ucap Xia'er sambil memegang kepalanya mencoba mengingat kejadian semalam.

__ADS_1


__ADS_2