Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 181


__ADS_3

selamat membaca


Xia'er kembali berdiri, cadarnya kotor oleh darah yang ia muntahkan sendiri, pikirannya saat ini masih terbagi, di ujung sana orang-orang yang ia sayangi sedang terancam dengan adanya hydra.


barir pelindung yang ia pasang tidak akan mampu menahan serangan hydra dalam waktu lama, dan kekuatan mereka tidak akan cukup untuk melawan makhluk mitos penjaga neraka.


"sial......, ini membingungkan....!!!, aku tidak mempunyai pilihan lain selain mengungkap keberadaan mereka." gumam Xia'er.


"apa yang kau pikirkan.....???, tidak ada jalan lain selain memanggil mereka....!!!" ucap Bima yang tiba-tiba keluar dari ruang dimensi, (hanya Xia'er yang dapat melihat wujud transparan Bima).


"paman.....!!!, tapi ini akan sedikit merepotkan nantinya, dan aku benci hal-hal yang merepotkan." jawab Xia'er merasa kesal.


"bangunlah kalian dan keluarlah sekarang juga......!!!" perintah Xia'er


mendengar perintah mutlak dari sang tuan, ke empat hewan kontraktual itu langsung membuka mata mereka bersamaan, dan dalam sekejap ke empat sudah berjejer di belakang Xia'er.

__ADS_1


"black dragon, white dragon, Redice dan Medusa memberikan hormat kepada yang mulia.


"a......a..apa yang terjadi....???


"itu..... itu..... adalah hewan mitologi yang hanya pernah aku lihat di dalam buku....!!!"


"me....me.. mereka semua menunduk hormat kepada nona Xia.....!!!"


"i....ini....., ini sesuatu yang sangat menggemparkan.....!!!"


ucapan-ucapan para prajurit yang memandang memuja kepada ke empat hewan kontraktual Xia'er, bahkan ada yang menganggap Xia'er sebagai Dewi mereka.


"si....si...siapa kau sebenarnya....???, kenapa kau memiliki kontraktual hewan mitologi....???" tanya raja Kai dengan tergagap, wajahnya yang tadi terlihat sombong kini berubah menjadi gugup dan ketakutan.


"kau bertanya siapa aku....???, kau tak layak untuk itu mengetahui siapa diri ku....!!!, dasar makhluk rendahan....!!!, asal kau tau saja, aku benci sesuatu yang berbau iblis.....!!!" ucap Xia'er sambil melepaskan cadarnya, wajah cantiknya terlihat sangat mempesona, wajah yang terlihat lugu tapi penuh dengan aura membunuh yang pekat.

__ADS_1


"bawa makhluk rendahan itu kehadapan ku sekarang......!!!" perintah Xia'er kepada white and black dragon, keduanya langsung berubah menjadi sosok manusia, melayang di udara menuju ke arah Hydra yang sudah meringkuk ketakutan.


"aku tidak bisa di bawah ke alam neraka lagi, aku sudah susah payah keluar, malah bertemu wanita mengerikan itu, setidaknya aku harus melakukan sesuatu." gumam hydra dalam hatinya.


"roarrrrrrrrrr......byurrrrrrr........!!!" saat kedua dragon mendekat kearah hydra, ia langsung menyembur api bersamaan dengan racun miliknya.


"apa kau sedang bercanda makhluk rendahan....???" tanya white dragon sambil mematahkan salah satu kepala hydra yang mengeluarkan api.


"kau tak membutuhkan kepala terlalu banyak, akan ku cabut kepala mu yang telah lancang Kepa ku." ucap black dragon sambil mencabut kepala hydra yang menyemburkan racun tadi.


"areerreeeeeeggggggg........!!!!" teriak Hydra sambil berguling tak jelas di tanah karena menahan rasa sakit.


"bungkam mulutnya.....!!!, itu menyakiti telinga ku .....!!!" perintah Xia'er lagi yang sudah duduk santai di udara dengan menggunakan tubuh Medusa, saat ini Medusa sudah tumbuh dan memiliki sayap di punggungnya.


"perintah dari Nina adalah mutlak.....!!!" ucap black dan white dragon bersamaan, lalu mencabut lidah dari ke tiga kepala hydra yang tersisa, setelah itu keduanya mematahkan sayap hydra dan menariknya ke hadapan Xia'er.

__ADS_1


__ADS_2