
selamat membaca
waktu berlalu dengan sangat cepat, pesta pertunangan pangeran mahkota Zhu Zhang dan putri dari kerajaan Long, Long Lien Hua akan di laksanakan seminggu lagi.
para undangan dari kerajaan lain juga sudah mulai berdatangan, begitupun dengan pihak dari kerajaan Long dan kerajaan Kai.
semuanya di sambut dengan sangat meriah, mengingat acara pertunangan ini adalah menyatukan dua kerajaan besar di daratan tengah.
Xia'er dan anggotanya juga bersiap keluar hari ini, pelatihan mereka sudah selesai dan mencapai hasil yang memuaskan.
"hari ini kita akan keluar dari ruang dimensi karena kita mempunyai tugas yang sangat besar di luar sana." ucap Xia'er kepada ke lima anggotanya.
"kalian sudah berusaha semaksimal mungkin dan hasilnya tidak membuat ku kecewa, kalian memang pantas berada di samping ku." ucap Xia'er lagi.
"Jiangheeng sudah berada di tahap raja akhir dan akan menerobos ke tingkat kaisar, kau sangat berbakat, aku bangga pada mu." ucap Xia'er sambil menatap Jiangheeng dengan senyum manisnya.
__ADS_1
"Ho Chyou sudah berada di tingkat raja awal, kau juga sangat berbakat, ayah dan ibumu pasti bangga pada mu sayang." ucap Xia'er pula dengan senyum manisnya.
"Leng Sumi juga sudah berada di tingkat jendral tahap ke lima, aku sungguh tidak menyangka akan itu, aku juga bangga pada mu.
"dan untuk adik kalian yang paling kecil, Leng Meng sudah berada di tahap prajurit tingkat tiga, kau adik kecil yang sangat berbakat, aku juga bangga padamu.
"dan yang terakhir untuk Ling'er Jiji, ini sangat menaklukkan Jiji, kau sudah berada di tingkat jendral tahap tujuh.
"aku sungguh sangat bahagia untuk kalian semua." ucap Xia'er dengan wajah yang sangat senang.
"itu semua berkat nona yang mau mengajari kami." jawab mereka bersamaan.
"sudahlah...., tidak usah membahas itu lagi, kita akan keluar sekarang juga." ucap Xia'er lagi, dan mereka semua berpegangan tangan, cahaya silau menerangi mata mereka, dan saat mereka membuka mata, mereka semua sudah berada di ruangan Xia'er.
"akhirnya kita kembali....." ucap Jiangheeng Dengan senyum mematikan.
__ADS_1
"ya ...., sesuatu yang besar telah menunggu kita saat ini." jawab Chyou juga.
"kita harus menyelesaikannya dengan cepat, aku masih harus menagih utang kepada seseorang nantinya." sambung Leng Sumi dengan tatapan matanya yang tajam.
"kalian sungguh tidak sabaran." ucap Xiongling sambil menggelengkan kepalanya.
"apa kita akan bersenang-senang Jiji....?, apa ada sesuatu yang bisa kita k*liti dan di sayat untuk menjadi bahan percobaan....?" tanya Leng Meng dengan polosnya, membuat ke empat kakak nya berbalik menatapnya horor, setelah itu kembali menatap wajah Xia'er yang terkesan acuh.
"kenapa kalian menatap ku dengan ekspresi wajah seperti ini itu....?" tanya Xia'er dengan cueknya.
"itu pasti ajaran nona." ucap mereka bersamaan, tapi kepala mereka cuma bisa menggeleng saja saat di tanya oleh Xia'er.
"keluarlah...., kita masih harus bersiap untuk menjemput ayah dan Gege ku di perbatasan." perintah Xia'er dan kelimanya langsung bergegas menuju pintu keluar ruangan Xia'er.
"apa aku terlihat kejam saat melatih mereka....?, sesuatu memang harus di k*uliti dan di sayat saat harus melakukan penelitian." gumam Xia'er seorang diri.
__ADS_1
#jangan lupa like,komen,vote dan hadiahnya#
........................... terimakasih................................