
selamat membaca
Xia'er dan yang lainnya telah sampai ke kediaman, dengan cepat Ling'er turun dari dalam kereta untuk membantu nonanya, sedangkan untuk Jiangheeng, dia masih terlihat waspada terhadap sekitarnya.
"kau bisa mengikuti Ling'er, dia akan mengantar mu ke ruangan mu, untuk saat ini, tinggal dan nikmati saja waktu istirahat mu." ucap Xia'er dan berjalan meninggalkan mereka.
sedangkan Jendral Yun juga ikut meninggalkan Ling'er dan Jiangheeng untuk menghadap ke Jendral besar tuan Yu, seperti biasa...., ia akan melaporkan segala sesuatu yang Xia'er lakukan saat di luar kediaman.
"tuan..., Jendral muda Yun ingin menghadap." ucap salah satu prajurit yang berjaga di depan pintu ruang kerja Jendral Yu.
"persilahkan dia masuk." jawab Jendral Yu, setelah mengatakan itu, Jendral muda Yun di persilahkan masuk oleh prajurit penjaga untuk menghadap.
__ADS_1
"hormat kepada Jendral besar." ucap Jendral Yun sambil menunduk hormat.
"baiklah...., sudah cukup hormatnya, kemari dan duduklah di sini." ucap Jendral Yu dengan senyum penuh wibawanya.
"baik Jendral." jawab Jendral Yun dengan cepat dan mengikuti perintah untuk duduk di depan Jendral Yu.
"jadi shang'er...., apa yang di lakukan gadis kecil ku di luar sana...?" tanya Jendral Yu Tampa embel-embel basa-basi.
"untuk apa adik kalian membeli budak...?, bukannya dia mempunyai banyak pelayan di kediamannya...?" tanya Jendral Yu lagi, ia merasa sedikit penasaran dengan tingkat anaknya akhir-akhir ini.
"adik....?" gumam Jendral Yun sedikit merasa terkejut dengan kata adik yang di ucapkan oleh atasan sekaligus tuannya, karena Jendral Yu adalah orang yang menyelamatkan Yu Shang dulu.
__ADS_1
"ya...., bukankah kau juga salah satu kakak yang di sayangi Xia'er....?" tanya Jendral Yu dengan senyum.
"aku sudah menganggap mu sebagai anak ku saat pertama kali aku membawa mu ke kediaman ini, kau tumbuh bersama dengan Qiangfan, dan Xia'er tumbuh besar dan aman karena ada kalian berdua yang menjaganya." sabung Jendral Yu lagi.
"terimakasih karena tuan mau menganggap ku yang rendah ini sebagai salah satu anggota keluarga tuan, aku sangat bersyukur karena bisa berada di tengah keluarga yang sangat baik dan hebat, nyonya besar merawat ku sama seperti dia merawat Qiangfan dan Xia'er, aku tak pernah merasa terasingkan di kediaman ini, tapi mendengar tuan mengatakan jika aku sudah seperti anak, itu tetap saja seperti sebuah mimpi bagi ku." ucap Jendral Yun dengan derai air matanya.
"kenapa kau malah menangis...?, seorang Jendral yang hebat dan tangguh seperti mu, ternyata bisa juga mengeluarkan air mata rupanya." ucap Jendral Yu sedikit mengejek, dan itu membuat Yun Shang tersenyum.
"lanjutkan laporan mu tentang adik mu, apa dia tidak mengatakan sesuatu tentang budak yang dia beli...? atau ada sesuatu yang terasa berbeda dari si budak itu...?, kenapa adik kalian menginginkan nya...?" tanya Jendral Yu bertubi-tubi, itu cukup membuat kepala Yu Shang sedikit pusing.
"tidak ada yang cukup menonjol dari si Jiangheeng, tangannya saja sudah patah, dan setelah aku perhatikan, dantian nya telah rusak." jawab Yun Shang sedikit berpikir.
__ADS_1
"tapi ada aura yang berbeda dari diri Jiangheeng, itu hampir menyerupai aura seorang raja, tapi sedikit berbeda, dia seperti seorang yang lebih mulia dari raja tersebut." sambung Yun Shang lagi.