
selamat membaca
mendengar perkataan raja Zhu Shixing membuat jendral Xiang dan para pengikutnya tertawa terbahak-bahak.
" hahahahahah...., apa yang dia katakan...?" Manteri Tao dan para pengikut jendral Xiang tertawa terbahak-bahak.
"apa yang kau katakan....?, aku tidak menyinggung siapapun, dan lagi aku mempunyai pendukung yang kuat." ucap jendral Xiang.
"kau terlalu sadis jendral Xiang, padahal hari ini akan menjadi hari yang indah untuk mereka." ucap raja Kai yang bangun dari duduknya, karena sedari tadi dia hanya berpura-pura terkena racun yang sama dengan raja Zhu dan anggota kerajaan lainnya.
"jadi kau yang menjadi dalang dari semua ini...?, aku yakin kerajaan kita tak pernah dalam posisi dimana kau menaruh dendam kepada ku raja Kai." ucap raja Zhu Shixing.
__ADS_1
"ya ....itu benar, tapi itu berlaku jika raja itu adalah ayah ku, tapi kini ayah ku sudah berada di neraka sekarang, dan aku ingin menguasai seluruh daratan ini, dan untuk itu aku harus mengurus kalian semua dalam sekali serangan." jawab raja Kai.
"ha ha ha ha.....,kau ......, kau akan menyesali perbuatan mu raja Kai, kau masih terlalu dini dalam urusan peperangan." ucap raja long sambil tertawa mengejek.
"kau tua bangka bau tanah, aku akan mengurus mu setelah menyingkirkan mereka terlebih dahulu, ucap raja Kai sambil menunjuk ke arah raja Zhu Shixing.
"ratu Xiang, pangeran Zhu Ang Zhi dan selir Xiang Sou Lu, kalian kemarilah." panggil jendral Xiang kepada keluarganya.
"jadi kalian mengetahui rencana pemberontakan ini, aku akan menghukum kalian semua dengan sangat berat." ucap raja Zhu Shixing dengan wajah marahnya.
pangeran di seret dengan cara yang sangat kasar, putri Lien Hua yang melihat tunangannya di perlakukan seperti itu, hanya bisa teriak Tampa bisa melakukan apapun.
__ADS_1
"lepaskan tangan kotor mu dari tunangan ku, jika tidak .....!!!, percayalah aku akan membalas mu berkali-kali lipat." teriak putri Lien Hua.
"putri Lien Hua tenang saja, aku akan baik-baik mengurus tunangan mu, setelah itu kita bisa menikah dan menikmati hari yang indah bersama." jawab raja Kai yang memang seumuran dengan pangeran mahkota Zhu Zhang.
"kau jangan banyak bermimpi dan lepaskan dia." ucap putri Lien Hua.
"tidak apa-apa...., aku akan baik-baik saja putri." ucap pangeran mahkota Zhu Zhang sambil tersenyum ke arah Putri Lien Hua yang sudah menangis ketakutan jika sesuatu terjadi kepada pangeran mahkota Zhu Zhang.
"aku membenci sesuatu yang terlihat bahagia." ucap raja Kai dan ingin melayangkan tendangannya ke arah perut pangeran mahkota Zhu Zhang tapi Xia'er langsung menghadangnya dengan melemparkan gelas arak ke arah kaki raja Zhu.
"siapa .....????, siapa yang melakukannya....?" tanya raja Kai dengan wajah marahnya.
__ADS_1
"aku .....!!!, aku yang melakukannya....!!!" jawab Xia'er yang tiba-tiba muncul di hadapan raja Kai dan membuat mereka semua terkejut, karena sebelum terjadi kekacauan, Chyou sudah membuat ilusi agar tubuh asli mereka tidak terlihat dan mengganti tubuh mereka dengan bayangan ilusi.
"bukankah kau sudah tertidur di sana ...?" tanya jendral Xiang sambil berbalik melihat ke arah tempat duduk Xia'er, tapi betapa terkejutnya dia saat melihat Xia'er yang tertidur menghilang secara perlahan.