Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 170


__ADS_3

selamat membaca


ketiga pemuda tersebut tak akan menyerah menghadapi para monster tersebut, jika para monster bisa mengatasi ramuan pelebur dengan memotong anggota tubuh mereka sendiri, maka jalan satu-satunya adalah membakarnya sampai hangus atau menenggelamkan mereka menahannya dengan tekanan air.


"tarian gelombang api" ucap Qiangfang dan badai api muncul di depannya dan membakar habis para monster.



"Golem air " ucap Yun Shang, dan tiba-tiba dari arah bawa tempat Yun Shang berinjak muncul air sedikit demi sedikit dan membentuk monster air yang sangat besar.



"hujan petir" ucap pangeran mahkota Zhu Zhang dan seketika langit berubah warna menjadi hitam dan bergemuruh, dan petir turun seperti hujan menyambar para monster tersebut.



pasukan dari kerajaan Zhu terus menerus memberikan perlawanan, mereka sudah bertarung sejak pagi hari hingga malam berganti, tapi kekuatan monster tak seperti kekuatan manusia biasa, mereka jauh lebih kuat dan seperti tak kenal rasa lelah.

__ADS_1


"saat ini kita masih bisa bertahan berkat pangeran mahkota dan kekuatan kedua jendral muda kediaman Yu." ucap raja Zhu Shixing.


"ya...., tapi saat ini mereka sudah terlihat kelelahan, sudah waktunya hamba turun ke Medan peperangan yang mulia." jawab Jendral Yu sambil memberikan hormat.


"ya...., pergilah...., bantai habis para bajinga* yang berani mengganggu kerajaan ku." ucap raja Zhu Shixing.


"hamba siap melaksanakan tugas yang mulia." ucap jendral besar Yu dan setelah itu ia turun ke Medan peperangan membawa pasukannya.


"jendral besar memberikan perintah untuk bertukar tempat."


"yang masih bisa melanjutkan peperangan, mundur ke arah belakang.


"pasukan jendral besar Yu akan memimpin di barisan depan." ucap para pasukan kerajaan Zhu yang mendengar kode dari bunyi ketukan gendang peperangan.


mendengar aba-aba dari ketukan gendang peperangan, para prajurit kerajaan Zhu langsung bergerak cepat sesuai arahan, ini adalah strategi yang sudah merasa rencanakan.


karena kekuatan kerajaan Zhu terbatas dalam menghadapi stamina para monster, jadi mereka hanya bisa menggunakan strategi seperti ini, membagi dua kekuatan, saat kekuatan pertahanan pertama sudah melemah, maka kekuatan kedua akan turun menggantikan kekuatan pertahanan pertama, dan kekuatan pertama akan memiliki waktu untuk beristirahat dan menyembuhkan diri.

__ADS_1


"aku akan membakar hangus para monster sialan itu." ucap jendral besar Yu dan mulai menebas para monster yang ia lewati.


"teknik api naga....." ucap jendral besar Yu dan muncullah api berbentuk naga yang membakar setiap monster tersebut, tapi saat ia memakai teknik tersebut, jendral besar Kaibo datang menyerang nya sehingga membuat jendral besar Yu menghentikan serangannya.


"kita akhirnya bisa bertemu di Medan peperangan lagi jendral Yu." ucap jendral Kaibo.


"ya...., itu sudah cukup lama saat aku mengalahkan mu di peperangan terakhir kali." jawab jendral Yu dengan santainya.


"kali ini aku tidak kalah lagi dari mu, hari ini aku akan membuktikan kepada dunia, bahwa sosok jendral yang terkuat adalah aku." ucap jendral Kaibo dengan nada sombongnya.


"kau tak pernah belajar dari kekalahan, sudah tiga puluh tahun berlalu, dan kau masih saja tidak merubah perilaku sombong mu itu di usia tua mu." jawab jendral Yu lagi sambil menggelengkan kepalanya.


"jangan banyak bicara dan serahkan saja nyawa mu pada ku." ucap jendral Kaibo dan langsung menyerang jendral Yu menggunakan pedangnya.


"tring......" jendral Yu menahan serangan tersebut dengan pedangnya.


"cik....!!!, apa kau pikir aku akan menyerahkan nyawa ku begitu saja, dasar kau manusia bodoh." ucap jendral Yu sambil berdecak.

__ADS_1


__ADS_2