Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 113


__ADS_3

selamat membaca


saat Xia'er dan yang lainnya sampai di tempat pertarungan beast ular hitam dan juga beast serigala, Xia'er cukup di kejutkan dengan penampakan beast ular hitam yang ternyata sudah memiliki mahkota di kepalanya.


"sepertinya ular hitam ini sudah akan berada di tingkat ilahi, tapi kenapa ia bisa mendapatkan luka yang parah dari kumpulan serigala...?, itu seperti sesuatu yang mustahil." pikir Xia'er, ada sesuatu yang terjadi kepada ular hitam tersebut.


"manusia....!!!, apa kalian juga datang kemari untuk mengambil anak ku...?" tanya ular hitam kepada Xia'er.


"aku tidak membutuhkan anak mu, tapi aku mencari inti beast sejenis mu." jawab Xia'er dengan jujur.


"sisa aku yang tersisa dari ras ku, para manusia memburu kami untuk mendapatkan racun, dan yang lainnya memburu kami untuk mengambil inti beast kami dan menyembuhkan racun dari racun kami yang mereka buat sendiri." jawab beast ular hitam tersebut.

__ADS_1


"kenapa kau bisa mendapatkan luka yang sangat parah seperti ini...?, apa karena menghadapi kumpulan serigala itu...?" tanya Xia'er kepada beast ular hitam yang sudah terbaring lemah sambil melilit anaknya untuk melindunginya.


"aku tidak akan terluka jika hanya menghadapi kumpulan serigala bodoh itu, luka ini aku dapatkan dari tujuh petir penghakiman untuk naik ke tingkat ilahi." jawab beast ular tersebut.


"aku baru mendapatkan petir penghakiman dan langsung melawan kelompok manusia yang ingin mengambil anak ku, dan setelah itu, kelompok serigala datang menantang ku lagi untuk perebutan kekuasaan, mereka tau jika aku terluka parah saat ini." lanjut beast ular hitam lagi.


"aku mengerti sekarang...!!!" jawab Xia'er yang paham dengan apa yang telah terjadi.


"jadi..., kau masih berniat mengambil anak ku untuk di jadikan penawar racun...?, aku tau tujuan mu mencari sejenis ku, itu karena inti beast kami yang dapat menyembuhkan racun yang terbuat dari kami juga." ungkap beast ular hitam.


"ha ha ha ha...., padahal kau bisa saja membunuh ku dan mendapatkan mahkota dan inti beast ku, kau tau persis dengan keadaan ku saat ini, kenapa tak mengambil sesuatu yang lebih menguntungkan nona kecil ...?" tanya beast ular hitam.

__ADS_1


"aku tak ingin membunuh mu, akan mu masih membutuhkan perlindungan mu." jawab Xia'er lagi.


"kau gadis yang unik, aku akan mati sebentar lagi, kau bisa mengambil mahkota dan inti beast ku, tapi tolong jaga anak ku, ia tinggal seorang diri, ia pasti tak bisa menjaga dirinya saat ini, tapi suatu saat dia akan berguna untuk mu." ucap beast ular hitam.


"aku tak membutuhkan anak mu, aku sudah mempunyai hewan beast, tapi karena kau meminta dengan tulus, aku akan menjaganya untuk mu." jawab Xia'er.


"terimakasih nona kecil..." ucap beast ular hitam.


"panggil aku Xia'er." ucap Xia'er.


"aku akan memberikan nama Medusa pada anak mu" ucap Xia'er sambil memberikan setetes darahnya pada anak beast hitam.

__ADS_1


"sekali lagi terimakasih Xia'er..." ucap beast ular hitam dan menghembuskan nafas terakhirnya.


"tidurlah dalam damai, anak mu akan menjadi ratu ular hitam selanjutnya, mahkota mu sudah mewakili itu, maafkan aku karena mengambil sesuatu dari tubuh mu." ucap Xia'er dan langsung mengambil inti beast, mahkota, racun dan juga sisik ular hitam.


__ADS_2