
selamat membaca
mendengar dan melihat raut wajah Xia'er yang berubah, membuat pangeran Long Ying sedikit merasa takut, ia tak ingin sesuatu yang buruk terjadi terhadap adik kesayangannya, mereka cuma dua bersaudara, karena raja dari kerajaan Long tidak pernah mengangkat seorang selir dari zaman dahulu, mereka percaya jika adanya selir akan membuat kerajaan menjadi tempat perebutan tahta.
"adik ku sudah tak sadarkan diri selama seminggu ini, adik ku baik-baik saja kan...?" tanya pangeran Long dengan raut wajah khawatir.
"tangannya memang sudah pulih, tapi racunnya yang ada di dalam tubuh adik mu termasuk dalam racun yang sangat berbahaya, saat ini adik mu dalam keadaan kritis." ucap Xia'er dengan wajah tegasnya.
"tabib yang kami temui juga mengatakan hal yang sama, tabib tersebut hanya mampu memperlambat penyebaran racunnya, tapi aku tak tau jika itu menyebar dengan sangat cepat, kami memasuki hutan kematian untuk mencari bunga teratai tujuh pelangi, kata tabib itu dapat menyembuhkan adikku." jawab pangeran Long dengan panik.
"tenanglah..., kalian tak perlu memasuki hutan kematian, aku memiliki tumbuh tersebut." ucap Xia'er sambil mengeluarkan tumbuh bunga teratai tujuh pelangi.
__ADS_1
"kau memiliki tumbuh berharga tersebut, apa kau yakin akan memberikan itu kepada adikku...?" tanya pangeran ingin memastikan.
"nyawa adik mu lebih berharga dari tumbuhan tersebut, aku akan mulai proses penyembuhannya, aku akan membutuhkan bantuan pangeran disini." ucap Xia'er
"satu lagi pangeran..., kita harus menjaga tempat ini, aura bunga teratai tujuh pelangi dapat memancing hewan liar untuk mendekat." sambung Xia'er lagi.
"aku mengerti maksud mu, aku akan memerintahkan para prajurit untuk berjaga dalam proses penyembuhan tersebut." jawab pangeran Long dan langsung keluar untuk mengatur prajuritnya untuk berjaga.
"pangeran..., apa kau sudah siap...?" tanya Xia'er sebelum memulai proses pengobatan putri.
"duduk kan sang putri, aku akan meletakkan bunga teratai tujuh pelangi di pangkuannya, pangeran juga harus membantu ku dengan mengalirkan tenaga dalam pangeran ke tubuh putri, aku akan membantu melebur bunga teratai tujuh pelangi untuk di serap masuk kedalam tubuh putri." ucap Xia'er memberikan arahan kepada pangeran.
__ADS_1
"ayo kita mulai." sambung Xia'er lagi dan di jawab anggukan oleh pangeran Long Ying.
proses penyembuhan memakan waktu cukup lama, itu berlangsung selama dua jam penuh, keringat bercucuran di wajah Xia'er dan juga putri, kali ini Xia'er sedikit memaksakan dirinya, sesungguhnya untuk melakukan pengobatan ini, Xia'er harus berada di tingkat jendral awal, tapi saat ini Xia'er masih berada dalam tingkat prajurit.
Xia'er memuntahkan seteguk darah karena memaksakan dirinya, itu membuat pangeran Long terkejut dan hampir berhenti melakukan penyaluran tenaga dalam kepada putri, tapi langsung di hentikan oleh Xia'er.
"jangan berhenti menyalurkan tenaga dalam pangeran, itu berbahaya untuk tubuh putri." ucap Xia'er yang masih fokus dalam peleburan bunga teratai tujuh pelangi.
"tapi kondisi nona Xia'er sedang tidak baik." jawab pangeran Long juga.
"aku baik-baik saja." jawab Xia'er.
__ADS_1
dan saat di akhir proses penyembuhan, sang putri langsung memuntahkan darah hitam yang sangat bau.
"selesai...., putri sekarang sudah aman." ucap Xia'er dan jatuh pingsan di hadapan pangeran.