
selamat membaca
setelah memberikan instruksi kepada Redice untuk tidak membuat masalah di dalam istananya, Xia'er keluar dari ruang dimensinya, dan itu bertepatan dengan saat Chyou datang ke kamar Xia'er.
"tok...tok..., nona...., apa nona sudah bangun...?" tanya Chyou dari luar pintu, ia langsung bergegas dari kamar nya saat di beritahu oleh pelayan jika Xia'er sudah ada sejak semalam.
"masuklah...." jawab Xia'er dari dalam kamarnya.
"nona...." teriak Chyou sambil melompat kearah Xia'er dengan riangnya.
"ya ampun Chyou..., kau bukan anak kecil lagi...!!!" ucap Xia'er sambil menepuk-nepuk punggung Chyou dengan lembut.
"nona ..., aku merindukan mu." ucap Chyou lagi dengan wajah sumringahnya.
"aku juga merindukan mu, apa Jiangheeng ada menindas mu...?" tanya Xia'er sambil merapikan rambut Chyou.
__ADS_1
"tidak...., dia memperlakukan Chyou dengan baik nona." jawab Chyou dengan jujur.
"tapi kau belum mandi dan berlari kemari, sebaiknya kau kembali ke kamar mu dan mandilah, kita akan segera sarapan." ucap Xia'er lagi.
"nona...., ini Jiangheeng." ucap Jiangheeng dari luar kamar Xia'er.
"masuklah...." ucap Xia'er sambil membalut tubuh Chyou dengan jubah.
"selamat datang kembali nona, kami sudah menunggu nona cukup lama di penginapan ini." ucap Jiangheeng masih dengan wajah datarnya.
"maaf karena membuat kalian menunggu, apa semuanya baik-baik saja...?" tanya Xia'er dengan lembut.
"di sini juga terbilang aman, tidak ada pergerakan dari pihak kerajaan, entah mereka tak mengetahui kami berada di sini atau karena penjaga nona yang sangat ahli dalam memberantas musuh yang masih berjarak beberapa kilometer jauhnya." sambung Jiangheeng lagi.
"sepertinya kau kesulitan selama aku tidak ada." ucap Xia'er sambil terkekeh, sudah bisa Xia'er banyangkan bagaimana kesalnya Jiangheeng yang harus selalu membujuk Chyou yang manja.
__ADS_1
"aku sudah mendapatkan bahan untuk memulihkan Meridian mu, kita akan langsung memulai proses pengobatan saat selesai sarapan." ucap Xia'er lagi.
"benarkah...?, bukankah bahan itu ada di ujung kerajaan Yong...?" tanya Jiangheeng masih tak percaya.
"itu benar, tapi aku mendapat bahan yang lebih baik dari itu, percayalah kepada nona mu...!!!" jawab Xia'er.
"aku selalu mempercayai nona, kalau begitu Jiangheeng akan keluar dan menunggu di lantai bawah untuk sarapan bersama." ucap Jiangheeng lagi dengan wajah berserinya.
selepas kepergian Jiangheeng, kini tinggal Chyou dan Xia'er, Xia'er mengeluarkan sebuah buku yang bersampul hitam dengan corak emas, tertulis di depan sampul dengan judul "ilusi kematian" .
"ini untuk mu." Xia'er menyerahkan kitab tersebut, lebih tepatnya kitab yang berisi tentang teknik ilusi tingkat tinggi.
"apa ini nona...?" tanya Chyou sambil memperhatikan kitab tersebut.
"itu adalah kitab yang berisikan teknik ilusi, dan itu sangat cocok untuk mu, aku ingin kau mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, kau harus bisa menguasainya dalam waktu satu bulan, apa kau sanggup...?." ucap Xia'er dengan nada yang terdengar lembut dan juga tegas tetapi juga seperti perintah mutlak untuk Chyou.
__ADS_1
"saya akan berusaha nona, ahh....bukan ...., saya pasti bisa nona....!!!, saya berjanji untuk itu." jawab Chyou dengan tegas pula.
"Jagan memaksakan diri, bila ada sesuatu yang tidak kau pahami, kau bisa bertanya pada ku, aku akan mengajari mu." ucap Xia'er sambil membelai rambut Chyou dengan lembut.