Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 63


__ADS_3

selamat membaca


terlihat ada cukup banyak obat yang Xia'er buat saat ini, salah satunya adalah pil yang mampu mengembalikan stamina yang sudah terkuras habis, pil ini sangat berguna apabila Xia'er mendapatkan musuh yang cukup merepotkan nantinya, ada juga berbagai macam penawar racun, tapi tak hanya penawar racun saja yang Xia'er buat, ia juga membuat racun sebagai pertahanan dirinya, ia cukup sadar diri jika kemampuan kultivasinya masih sangat rendah.


"semuanya sudah siap, aku sungguh tidak sabar ingin mengelilingi dunia baru ini." ucap Xia'er penuh semangat.


"kau terlihat sangat bersemangat." ucap Bima.


"paman benar, aku dari dalu sangat penasaran dengan dunia baru ini, aku juga harus banyak berlatih, kekuatan tubuh ini sangat payah, dan tujuan akhir ku saat ini juga hanya untuk mencari bunga anggrek Ying dan Yang." ucap Xia'er membalas perkataan Bima.

__ADS_1


"setelah segel itu di buka, aku akan mencari obat penawar racun untuk Leng Meng dan juga menyembuhkan Meridian Jiangheeng." sambung Xia'er lagi sambil memasukkan obat+obatan yang di buatnya kedalam cincin penyimpanannya.


"kenapa kau sangat memperdulikan mereka...?, terutama kedua gadis itu, mereka bahkan tak ada untungnya untuk mu." tanya Bima yang merasa heran dengan sikap Xia'er.


"ya...., untuk saat ini memang seperti itu, tapi aku harus membuat pasukan tim kecil untuk diriku sendiri, dan mereka akan menjadi dokter terhebat di dalam tim ku paman." ucap Xia'er sambil tersenyum.


"apa yang kau rencanakan...?, jangan lupa tujuan mu berada ke dunia baru ini, kau harus mencari cinta sejati mu." ucap Bima mengingatkan Xia'er lagi tentang tujuan hidupnya.


"jika kau tak menemukan cinta mu di dunia ini, kau mungkin akan berakhir sama seperti dulu, menyebrang ke dunia baru lagi." balas Bima sedikit teriak, ia cukup khawatir dengan sikap Xia'er yang masa bodoh itu.

__ADS_1


"paman...., kenapa kau meneriaki ku ...?" balas Xia'er teriak juga.


"maaf.... maafkan paman...., paman hanya merasa khawatir saja, paman tidak bisa menemani mu dalam waktu yang lama, itu cukup membebani pikiran paman jika kau tak bertemu dengan cinta mu secepatnya." balas Bima merasa bersalah pada anak wanita yang paling dia cintai, ia akan merasa sangat bersalah kepada Rhaiza dan Andrea jika ia meninggalkan Reynata sebelum cinta sejatinya datang.


"baiklah...., aku juga akan menunggunya, tapi untuk mencari nya ..., aku tak mau paman, biarkan saja ia datang dengan sendirinya, jika memang takdir ku akan bertemu dengannya di dunia ini." balas Xia'er, ia juga merasa bersalah karena ikut meninggikan suaranya tadi.


"Xia'er akan keluar sekarang, masih ada waktu istirahat sebelum fajar." sambung Xia'er lagi dan keluar dari ruang dimensi nya.


"hmmmm...., cinta..., apa itu cinta sejati...?, sungguh kata yang memuakkan, aku hanya percaya kepada ayah dan adik ku Rey saja, tapi tidak dengan lelaki yang lain." ucap Xia'er sambil membaringkan tubuhnya di pembaringan.

__ADS_1


"apa yang di lakukan ibunda dan ayah saat ini...?, Rey mungkin masih sibuk dengan pekerjaannya, aku juga merindukan paman Hans dan yang lainnya, nenek mungkin akan sedih lagi karena paman Hans tak kunjung membawa pasangan nya ke rumah." gumam Xia'er sambil menutup matanya.


__ADS_2