Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 214


__ADS_3

Selamat Membaca ☺️☺️☺️


Setelah mendengar tentang kisah ibundanya yang terdengar tragis, pangeran Wei yang juga sudah bersumpah kepada langit dan bumi akan mulai melakukan tugasnya yang pertama, yaitu mengumpulkan sisa-sisa pengikut kakeknya dulu.


"paman...., bagaimana dengan para prajurit kakek ???, apakah benar mereka semua telah ikut di bantai sepuluh tahun yang lalu...???" tanya pangeran Wei dengan wajah seriusnya.


"separuh-nya telah di bantai sepuluh tahun yang lalu, tapi sebagian selamat dan ikut menyembunyikan diri sama seperti ku." jawab tuan Wenhua.


"jika saja tuan besar Leng tidak memaksakan kami untuk menyelamatkan diri sendi, mungkin kami juga sudah tak bisa selamat." ucap tuan Wenhua lagi.


"jujur saja, pasukan benteng hitam (nama pasukan militer kakeknya) tak akan gentar dan takut akan kematian, kami rela mati demi tuan besar, hanya saja tuan besar menitipkan pangeran, tuan besar sangat yakin jika pangeran akan melakukan penyelidikan di saat yang tepat." sambung tuan Wenhua lagi.

__ADS_1


"dengan harapan kecil itu pula sisa-sisa prajurit benteng hitam merelakan tuan besar yang merupakan jenderal yang sangat mereka hormati dan di anggap sebagai orang tua sendiri untuk pergi dan menunggu panggilan dari pangeran, dan akhirnya......hari yang kami tunggu-tunggu datang juga." ucapnya lagi.


"bagaimana cara kita menghubungi mereka lagi paman....???" kalian sudah berpisah cukup lama, untuk menemukan paman saja aku membutuhkan usaha dan waktu yang cukup lama." tanya pangeran Wei, ia harus segera mengumpulkan pasukan tersebut, dan tidak memiliki waktu yang cukup.


"pangeran tenang saja, kami memiliki kode rahasia, selama ini kami juga masih sering melakukan kontak dan menukar informasi tentang kerajaan." jawab tuan Wenhua dengan sangat yakin.


"berapa lama waktu yang di butuhkan untuk mengumpulkan mereka semua paman...???" tanya pangeran Wei lagi.


"karena kita tersebar di pelosok daerah dan perbatasan, mungkin memakan waktu sekitar beberapa hari untuk bisa mengumpulkan mereka semua." jawab tuan Wenhua.


"aku yakin paman cukup lelah hari ini, silahkan paman beristirahat, aku akan kembali ke istana terlebih dahulu." sambung pangeran Wei lagi.

__ADS_1


"baiklah....., semoga matahari kecil kerajaan selalu sehat dan panjang umur." ucap tuan Wenhua sambil memberi hormat.


..........


di sisi lain, kini selebaran pelelangan telah tersebar jika mereka akan mengadakan pelelangan seperti biasa, tetapi ada poin penting yang menjadi sorotan dan membuat semuanya heboh.


poin penting itu adalah hadirnya sosok sang alkemis misterius yang menjadi bahan perbincangan di setiap penjuru kerajaan.


Xia'er sangat terkenal di kerajaan tersebut karena selama ini tak hanya pil peledak mana saja yang ia lelang di pelelangan, tetapi beberapa pil tingkat tinggi yang dapat menyembuhkan bahkan menumbuhkan tubuh yang sudah hilang.


di dunia manusia, tidak ada yang dapat membuat pil sehebat itu, sehingga itu menjadi terobosan baru para alkemis.

__ADS_1


pihak istana yang mendengar tentang kehadiran sang alkemis misterius tak akan tinggal diam saja, raja Wei langsung memerintah utusannya untuk mengundang sang alkemis melalui pihak pelelangan.


tapi sesuai dengan instruksi Xia'er, manajer Wang menolak undangan tersebut dan memberi tahukan kepada sang utusan jika sang alkemis misterius akan hadir di pelelangan dan menentukan sendiri akan bertemu dengan pihak kerajaan atau tidak.


__ADS_2