Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 65


__ADS_3

selamat membaca


para bandit yang melihat Xia'er dan Jiangheeng yang tak menghiraukannya, itu semakin membuatnya murkah, ia langsung memberikan kode kepada anak buahnya untuk mencari tau siapa orang yang berani menyinggungnya.


"hei kau ....., urus mereka, beritahu mereka siapa yang berkuasa di desa ini." ucap sang ketua bandit kepada salah satu anggotanya.


"baik ketua...., mereka menggali kuburan sendiri dengan tak menghargai kehadiran tuan." jawab sang anak buah tersebut sambil berjalan menuju meja tempat Xia'er makan.


dengan sombongnya ia menaikkan satu kakinya di atas meja dan tersenyum mengerikan, itu membuat Jiangheeng dan Xia'er langsung berhenti makan.

__ADS_1


"woh....., ada tuan dan nona muda, yang satunya tampan dan yang satunya lagi, aku yakin kau sangat cantik di balik cadar mu." ucap sang anak buah bandit.


tuan dan nona muda, jika kau memasuki desa ini, kau harus membayar upeti kepada kami." sambungnya lagi masih dengan tersenyum menyeramkan.


"bisa tidak kau tak tersenyum...?, itu sangat jelek dan membuat nafsu makan kami menghilang." ucap Xia'er dengan Tampa perasaan.


"apa katamu...?." teriak sang anak buah bandit dengan penuh emosi, ia dengan cepat membalikkan meja makan tersebut, sehingga membuat semua makan Xia'er dan Jiangheeng jatuh berserakan di lantai.


"jadi kenapa jika kau tak suka...?, tuan muda lemah seperti mu bisa apa, basis kultivasi mu saja tidak ada, dasar sampah tak tau diri." ucap sang anak buah bandit dengan mengejek.

__ADS_1


"tapi untuk gadis manis ini, sepertinya ia lumayan, walaupun basis kultivasi nya renda, tapi tubuhnya sangat menggiurkan, ketua.... gadis ini cocok untuk menghangatkan kasur mu." sambungnya lagi sambil menatap tubuh ramping Xia'er dengan nafsu di matanya.


"sampah tak tau diri seperti kalian, berani menginginkan nona ku...?, untuk mengangkat sendalnya saja kau tak pantas." ucap Jiangheeng sambil menendang kepala sang bandit hingga terpental ke bawah, terdengar bunyi retakan dari tulang, dan ternyata leher sang bandit langsung patah dalam sekali tendangan.


para bandit yang melihat kejadian itu langsung di buat terkejut, mereka terlalu meremehkan nya, walaupun tak punya basis kultivasi, tapi pengalaman bertarung di daratan berbeda yang berisi orang-orang kuat selama ini, jika hanya melawan bandit biasa saja, itu hanyalah perkara mudah untuknya.


"kau lumayan juga, tapi kau memilih lawan yang salah, sampah seperti mu tak akan bisa melawan tingkat prajurit level empat seperti ku." ucap sang ketua bandit dari tempat duduknya dan menghampiri Jiangheeng.


"tapi jika kau berlutut dan memohon kepada ku, aku akan mengampuni nyawa mu, tapi untuk wanita cantik ini, dia akan tetap menjadi milik ku." ucap nya sambil melirik ke arah Xia'er.

__ADS_1


"sampah itu cocok nya dengan sampah juga, kau tak sebanding dengan keanggunan nona ku, beraninya kau memimpikan itu..." ucap Jiangheeng sambil menatap tajam ke arah ketua bandit, mata emasnya seketika bersinar seakan ingin memangsa buruannya.


"dasar tidak tau diri, aku memberikan mu kemudahan, tapi kau lebih memilih mengantar nyawa mu, jika seperti itu, aku tak akan menolak lagi, kalian semua serang....." ucap sang ketua bandit, dan di terjadilah pertempuran pertama di perjalanan awal Jiangheeng dan Xia'er.


__ADS_2