
selamat membaca
setelah mendengar cerita Leng Meng, Xia'er sudah mengerti dan mengetahui secara menyeluruh apa yang gadis itu alami, melihat kesungguhan Leng Meng dalam menjaga adiknya sudah merupakan sesuatu yang paling menyentuh hati Xia'er, dia paling senang dengan orang-orang yang saling menyayangi sesama saudara dalam keadaan apapun.
"aku bisa mengobati adik mu, tapi seperti yang sudah aku bilang tadi, ini akan cukup sulit dan memakan waktu, racunnya sudah berada dalam tubuhnya sejak dalam kandungan." ucap Xia'er sambil memandang Leng Meng.
"ikutlah denganku sehingga aku bisa mengecek kondisi tubuh adik mu setiap saat, aku tak bisa mengontrol keadaannya jika kalian ada di sini, aku tak bisa setiap saat keluar dari kediaman ku, apa kau mau tinggal di kediaman ku ...?" ucap Xia'er memberikan hasil pemikirannya.
"hamba akan setia dan selalu mengikuti perintah nona, jika nona menginginkan nyawa hamba, dengan senang hati akan ku berikan." jawab Leng Meng membalas ucapan Xia'er dengan sumpah setianya sambil bersujud.
"bangunlah Meng'er, aku akan menjaga kalian mulai sekarang, jika kau ingin membalaskan dendam mu, sebagai pemilik mu, sudah sepatutnya aku membantu mu." ucap Xia'er dan berhenti sejenak sambil menatap adik Leng Meng.
__ADS_1
"tapi yang pertama yang harus kita lakukan adalah menyembuhkan adik mu, itu mungkin memakan waktu berbulan-bulan lamanya." sambung Xia'er lagi.
"bersiaplah...., kita akan berangkat setelah kereta kuda datang." ucap Xia'er dan langsung memanggil Li Yuang keluar.
"Yuang Gege....." panggil Xia'er dan Li Yuang langsung muncul di hadapan Xia'er, Leng Meng yang tidak terbiasa dengan kedatangan mendadak seperti itu, cukup kaget di buatnya.
"oh.... astaga...." teriak Leng Meng dan langsung berlari menghadang Li Yuang yang sedang berdiri di depan Xia'er.
"ha ha ha ha....." tawa Xia'er cukup nyaring melihat tingkah Leng Meng, sedangkan yang di tertawai hanya merasa bingung saja.
"dia memang seorang pembunuh, tapi dia tak akan membunuh ku, karena dia adalah orang ku Meng'er, kau tenang saja." ucap Xia'er sambil menurunkan tangan Leng Meng yang membentang menutupi tubuh Xia'er.
__ADS_1
"hormat hamba nona." ucap Li Yuang sambil memberikan hormatnya.
"bangunlah Gege, tolong bawa kereta kuda ku kemari, kami tak bisa pergi dengan menggendong Leng Sumi, keadaannya cukup parah." ucap Xia'er memberikan perintah dan langsung di kerjakan oleh Li Yuang.
dalam beberapa menit, kereta kuda Xia'er sudah datang, dengan cepat Xia'er naik ke dalam kereta, sedangkan Ling'er membantu Leng Meng membawa barangnya karena ia sedang menggendong adiknya.
setelah berada di dalam kereta, Leng Meng terus mencuri-curi pandang terhadap Xia'er, itu karena kereta kuda yang mereka naiki mempunyai lambang keluarga jendral Yu, sedangkan Jendral Yu hanya mempunyai dua orang anak, seorang tuan muda dan seorang lagi nona muda, tapi yang paling terkenal adalah nona muda Yu, ia terkenal dengan sikap kejamnya, tapi orang yang di depannya ini tak seperti nona jahat yang di rumorkan.
"apa kau penasaran siapa aku ...?" tanya Xia'er dengan tiba-tiba.
"apakah nona adalah nona muda Yu Xia He...?" tanya Leng Meng.
__ADS_1
"ya.... ini aku." jawab Xia'er sambil membuka cadarnya dan tersenyum lembut.