
selamat membaca
karena merasa cukup lelah, akhirnya Xia'er dan yang lainnya memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu dan akan bangun saat makan malam.
saat menuju ke kamar mereka masing-masing, Xiongling sempat bertanya sebelum mereka semua berpisah untuk beristirahat.
"nona.....!!!, bukankah kita akan mencari sebuah kediaman untuk di sewa selama dua bulan....???, lalu untuk apa kita membayar penginapan ini selama dua bulan kedelapan...???" tanya Xiongling yang merasa bingung.
"kita akan tinggal di sini saja, lagian aku merasa bersalah kepada pemilik penginapan sebelumnya." jawab Xia'er, setelah itu ia masuk ke dalam kamarnya.
karena Xiongling merasa belum mengerti, jadi dia menatap Chyou yang memang menemani Xia'er sewaktu di kerajaan Wei.
__ADS_1
"aku akan menceritakan semuanya kepada Jiji nanti setelah Chyou mandi dan beristirahat." ucap Chyou yang paham dengan arti tatapan Xiongling kepadanya.
"baiklah.....!!!" jawab Xiongling setelah itu ia memasuki kamarnya.
setelah tidur dan beristirahat, tiba waktunya untuk makan malam, Xiongling juga sudah mendengar semua kisah perjalanan Xia'er sewaktu di kerajaan.
"nona...., apa langkah kita selanjutnya....???" tanya Jiangheeng sambil meminum tehnya, karena saat ini mereka baru selesai menyantap makan malam mereka.
"kita datang ke sini Tampa ada petunjuk sama sekali, satu-satunya arah yang harus kita ikuti adalah ingatan Leng Sumi, karena saat itu kamu pasti sudah mengingatkan sesuatu bukan....???" jawab Xia'er dan kembali menatap Leng Sumi.
"penyeludupan senjata militer.....!!!, masalah ini sangat tidak sederhana, pasti akan banyak pihak yang tergabung dalam kasus ini." ucap Xia'er sambil manggut-manggut.
__ADS_1
"apa kau ingat siapa saja yang sering di temui kakek mu dulu....??? atau adakah tanda yang bisa di pakai untuk menarik perhatian sisa-sisa prajurit keluarga Leng....???" tanya Xia'er lagi.
"aku tidak mengetahui tentang hal itu nona...!!!" jawab Leng Sumi sambil memasang wajah sendunya.
"baiklah...., kau tak usah memasang wajah murung seperti itu, jika seperti ini, jalan satu-satunya adalah dengan bekerjasama dengan Gege mu." ucap Xia'er sambil tersenyum.
"Gege ku.....???, apa maksud nona....???, Gege ku sudah tiada, aku mendengar sendiri mereka mengucapkan itu kepada ibuku, mereka bilang Gege ku sudah di tangkap dan akan di eksekusi." ucap Leng Sumi dengan wajah bingungnya.
"Gege mu baik-baik saja, dia tidak mendapatkan hukuman karena saat itu dia sudah diasingkan bukan...???" jawab Xia'er.
"ya .... , memang Gege ku diasingkan karena di tuduh ingin mencelakai anak selir jalan* itu, padahal jelas-jelas itu hanya fitnah." ucap Leng Sumi.
__ADS_1
"berarti mereka membohongi ibu ku, dia hanya ingin melihat ibuku merasa terpuruk, jalan* terkutuk itu, aku akan membuatnya membayar semua penderitaan kami." sambung Leng Sumi dengan wajah memerah menahan amarahnya.
"baiklah....., aku akan menghubungi pangeran Xiang Su dan kita bisa membicarakan masalah ini lagi nanti, aku yakin pangeran sudah mempunyai sedikit petunjuk, karena pangeran tak pernah diam selama ini, dia berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada ibu dan adik-adiknya." ucap Xia'er, setelah itu mereka bubar dan mencari informasi secara terpisah.