Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kedatangan lebah Chennan


__ADS_3

Pembicaraan Qian Xu bersama gurunya masih terus berlanjut


"Guru, apakah menurut guru, diriku ini tidak cantik? " tanya Qian Xu dengan rasa malu


"Gadis bodoh, dari domain atas ini, sampai kedomain bawah kau lah yang tercantik , bahkan kecantikan mu sama seperti dewi yang ada dilangit sana, jadi yang bisa mengalahkan mu dan mengimbangi kecantikan mu hanyalah para dewi dilangit sana, " ucap guru Qian Xu


Mendengar hal itu Qian Xu tersenyum bahagia,


"Sekarang apa yang menjadi pilihan hati mu Qian Xu, kembali kedomain atas atau pergi menemui pria yang kau sukai? " tanya guru Qian Xu


"Entahlah guru, aku bingung, jujur aku sangat ingin bersama nya, berbagi setiap penderitanya, dan aku siap untuk melakukan itu, tapi biarlah dia bahagia dengan yang lain, aku sudah merasa cukup dekat dengan nya bahkan aku tidak bisa memikirkan yang lain jika sedang ada didekatnya, hari ku juga merasa tenang jika aku berada disamping nya, namun sebaliknya, jika aku jauh darinya aku merasa sangat khawatir guru, "jawab Qian Xu menjelaskan apa yang sedang dia rasakan


" Itu lah cinta murid ku, lalu apakah pria itu memiliki perasaan yang sama dengan mu? " tanya guru Qian Xu


"Aku tidak tahu guru, kami baru saja bertemu, dan dia hanya menganggap ku sebagai teman, "jawab Qian Xu


Hingga detik kemudian mereka berdua dikejutkan oleh suara yang tiba-tiba berkata kepada Qian Xu


"Tidak kakak ipar , kakak Chen Feng juga sangat menyayangi mu, kakak ipar juga ada didalam hati kakak Chen Feng, " ucap suara itu yang terdengar sangat jelas ditelinga Qian Xu dan guru nya


"Siapa disana? jangan mengendap endap seperti pencuri? " tanya guru Qian Xu


"Aku tidak mengendap endap seperti pencuri nenek tua, aku sudah berada disini sedari tadi,"


Kemudian muncullah lebah lebah seukuran ibu jari dari balik rambut panjang Qian Xu


"Siapa kamu? menyingkirlah dari kepala murid ku? " ucap guru Qian Xu sambil mengayunkan pedangnya kearah lebah tersebut.


"Guru, tahan dulu" ucap Qian Xu yang mengenali lebah lebah itu


"Kakak ipar mengingat ku kan? " tanya lebah itu

__ADS_1


"Iya, kamu yang selalu berada disamping Chen Feng bukan? " tanya Qian Xu kembali


"Benar kakak ipar, aku adalah adik kedua dari kakak Chen Feng, kakak bisa memanggilku dengan sebutan Chennan, aku adalah lebah pencari informasi, "


" Oh ternyata begitu " ucap guru Qian Xu tersenyum dan menyimpan kembali pedang milik nya..


Sedangkan Qian Xu, dia merasa heran ketika melihat keberadaan lebah ini,


"Baru kali ini aku melihat lebah seperti mu bisa berbicara? " tanya guru Qian Xu


"Haha...... ini semua berkat kakak Chen Feng, " jawab lebah itu


"Lantas apa tujuan mu kemari Chennan? " tanya Qian Xu penasaran


"Aku diperintahkan untuk melihat situasi disini oleh kakak Chen Feng, "


"Situasi apa? memang nya apa yang ingin kakak mu ketahui? " tanya Qian Xu


Mendengar perkataan sangat lebah Qian Xu menjadi berbunga bunga didalam hatinya,


"Ternyata dia mengkhawatirkan ku" gumam Qian Xu tersenyum


"Tentu saja, kakak sangat mengkhawatirkan kakak ipar, kakak takut akan keselamatan kakak ipar, lalu kakak memerintahkan ku secara diam diam untuk melihat kondisi kakak ipar , tapi bagus lah karena kakak tidak apa apa,"


"Iya, aku sudah tidak apa apa Chennan, oya kalau boleh tahu, siapa sebenarnya kakak Ling Ling itu? " tanya Qian Xu penasaran


"Dia adalah pendamping kakak Chen Feng yang selalu menemani kakak Chen Feng dalam kondisi apapun, kakak Ling Ling adalah orang yang baik namum sangat buruk dalam menahan emosi nya, apalagi ketika melihat kakak Chen Feng berdekatan dengan wanita yang lainnya, ya contohnya seperti yang kakak ipar rasakan sendiri, namun kakak ipar tenang saja, kakak Ling Ling itu baik, bahkan sebelum kak Chen Feng memerintah kan ku untuk berangkat ketempat ini, kak Ling Ling menyuruhku untuk menemui kak Ling Ling dan memberikan benda ini kepada kakak" ucap Chennan sambil mengeluarkan satu buah pil berwarna keemasan


Melihat pil itu guru Qian Xu terbelalak matanya,


"Ini adalah pil nadi spiritual tingkat langit? " ucap guru Qian Xu merasa terkejut

__ADS_1


"Apakah guru mengenal pil ini? "


"Tentu guru mengenalnya, pil ini adalah pil pembuka jalur nadi, yang disebut juga dengan pil pembangkit, dilangit atas sana, pil ini juga sudah sangat langka, karena pil ini hanya dimiliki oleh petinggi atau bangsawan dari langit atas sana, manfaat nya sangat lah besar, pil ini bisa meningkatkan basis kultivasi dan mempercepat latihan dari praktisi yang menelan pil nya, jadi pil ini sangat lah berharga"jelas guru Qian Xu yang merasa kagum


Mendengar penjelasan guru nya tentang khasiat dari pil itu, Qian Xu kemudian bertanya kepada Chennan si lebah pencari informasi,


"Chennan, mengapa kakak Ling Ling memberikan pil ini kepada ku? "


"Ya apalagi kakak ipar, tentu karena kakak Ling Ling sudah menganggap kakak ipar sebagai bagian dari keluarga nya, " jawab Chennan, " kakak Ling Ling juga sudah merestui kalau kakak Chen Feng dekat dengan kakak ipar, karena bagi kakak Ling Ling, apapun yang disukai oleh kakak Chen Feng ia pun akan menyukai nya,dan mengenai tindakan dari kakak Ling Ling kepada kakak ipar,, itu adalah sebuah ujian yang dia berikan untuk kakak ipar, kakak Ling Ling tidak mau mempunyai adik yang cengeng , karena dimasa depan kami akan menggemparkan dunia ini, jadi kami ingin mempunyai keluarga yang kuat " ucap Chennan menjelaskan kepada Qian Xu


Mendengar hal itu Qian Xu merasa sangat senang didalam hatinya, lalu ia pun bertanya kepada Chennan


"Kalau begitu dimana kakak Chen Feng dan kakak Ling Ling mu sekarang berada? "


"Ada kak, nanti aku akan membawa mu untuk bertemu dengan mereka, karena sebagai satu keluarga kita tidak boleh terpisah satu sama lain, namun sebelum itu aku harus melakukan sesuatu terlebih dahulu"


Kemudian Chennan terbang keatas kepala Qian Xu, lalu dibagian tubuh nya keluar semacam serbuk cahaya yang mengitari tetua wanita yang tak lain adalah guru Qian Xu,


"Hei apa yang kau lakukan? " tanya guru Qian Xu merasa penasaran


Guru Qian Xu menyadari jika lebah yang ada didepan mereka saat ini bukanlah binatang darah biasa, jadi dia pun mencoba meningkatkan kewaspadaan nya, namun tidak berselang waktu lama guru Qian Xu menjadi pusing


"Kurang ajar, ini serbuk racun, kau ingin membunuh ku lebah kecil? "


Melihat kejadian itu Qian Xu pun berkata kepada Chennan,


"Chennan, dia adalah guruku, dia bukan lah musuh, "


Namun Chennan tidak mendengar kan, dia terus mengeluarkan serbuk cahaya beracun itu hingga akhirnya guru Qian Xu mulai tidak tahan dengan serangan tiba-tiba tersebut, dan jatuh pingsan


"Chennan, apa yang kau lakukan kepada guruku? " tanya Qian Xu merasa panik

__ADS_1


"Tenang lah, guru kakak sudah terlalu banyak tahu, jadi aku menghilangkan ingatannya, tentang semua hal, tentang aku, dan apa yan telah kita bicarakan tadi, sekarang untuk menyadarkan nya kakak hanya perlu mengalirkan kekuatan jiwa kakak kepada nya, maka guru kakak akan sadar dari pingsannya, " jelas Chennan kepada Qian Xu


__ADS_2