
Ketua klan iblis darah Fan Hai bersama para anggota dari klan iblis darah, saat ini terus berusaha memanggil dewa yang termasuk anggota dari klan iblis darah yang berada di langit atas, mendapatkan panggilan mereka yang tidak ada hasilnya, salah satu bawahan dari ketua klan iblis darah Fan Hai pun langsung berkata.
"Patriak ada apa ini! Mengapa panggilan kita tidak dijawab oleh orang orang dari klan pusat! Aku rasa ini tidak pernah terjadi sebelumnya ketua," ucap mereka merasa panik.
"Tenanglah. Kemungkinan ada suatu hal yang terjadi terhadap sambungan suara kita, ayo tambahkan lagi batu spiritualnya." Jawab ketua klan iblis darah Fan Hai memerintah.
Kemudian para bawahan ketua klan iblis darah Fan Hai mengikuti apa yang diperintahkan oleh ketuanya, mereka pun menambahkan batu spiritual ke dalam formasi yang berada di gerbang yang ada di depan mereka, lalu ketua Fan Hai memanggil kembali orang orang klan iblis darah yang berada di langit atas sana.
Tak berselang lama gerbang itupun bergetar, dan kemudian dari atas langit muncul sebuah sinar cahaya yang di mana sinar cahaya itu berubah menjadi sebuah anak tangga, dan anak tangga itu menjulur dari atas langit sampai ke depan gerbang yang berada di depan para orang orang dari klan iblis darah.
Hingga tak lama terdengar sebuah suara seseorang yang merasa marah.
"Hah… ! Sangat mengganggu, suaramu itu sangat menggangguku, bisakah kau jangan terlalu berisik, karena suara kalian itu terdengar membisingkan telingaku," kata suara seseorang yang melangkah menuruni anak tangga yang berada di atas langit sana.
Lalu sosok itu mengeluarkan tekanannya yang di mana tekanannya itu berefek kepada ketua klan iblis darah Fan Hai dan juga para bawahnya, mereka pun terjatuh bersujud dan memuntahkan seteguk darah karena mendapatkan tekanan dari sosok yang sedang menuruni anak tangga tersebut.
"Benar yang kau katakan saudara Fan Maoji! Suara kalian yang jelek itu sangat tidak enak didengar oleh telingaku, orang rendahan seperti kalian ada keperluan apa memanggil Dewa penjaga seperti kami untuk turun ke alam bawah ini?" tanya seseorang yang berada di samping orang yang pertama kali berbicara.
Ketua klan iblis darah Fan Hai dan para bawahannya semakin tertekan, ketika orang yang satu lagi selesai berbicara, kekuatan mereka semua seperti tidak berani keluar dari tubuh mereka, akibat mendapatkan tekanan dari sosok yang sedang menuruni anak tangga tersebut. Dengan langkah yang perlahan-lahan terlihatlah dia sosok yang sangat santai menuruni anak tangga satu demi satu.
Yang pada akhirnya mereka pun telah sampai di depan gerbang yang berada di depan klan iblis darah yang saat ini berada dii alam bawah.
"Sangat cocok *njing rendahan seperti kalian bersujud seperti itu ketika melihat seorang dewa seperti kami," kata salah seseorang itu menghina mereka semua.
"Benar yang kau ucapkan saudara Fan Kiyoung, semut rendahan seperti kalian tidak pantas melihat sosok kami, kalian hanyalah sampah yang tidak ada gunanya di mata kami," ucap salah satu dari dua dewa yang bernama Fan Maouji.
"Saudara Fan Maouji tidak perlu terlalu banyak berbicara kepada *njing peliharaan seperti mereka, langsung saja kepada intinya, sebenarnya ada masalah apa sampai kalian harus memanggil kami? Apa sampai begitu lemahnya kalian di alam bawah ini hingga tidak dapat menguasai ketiga domain yang berada di alam bawah ini?" tanya Dewa yang bernama Fan Kiyoung.
Mendapatkan pertanyaan dari dua dewa itu, Fan Hai yang ketakutan langsung menjawab pertanyaan dari kedua Dewa itu sambil menahan tekanan yang menyiksa tubuhnya.
"Maaf tuan..! Ada seseorang yang sangat kuat yang kelihatannya bukan berasal dari alam bawah ini, kejadian ini bermula dari dalam tanah terlarang Tian Xu," kata kerua iblis darah Fan Hai.
Mendengar kata kata dari ketua iblis darah Fan Hai tentang tanah terlarang Tian Xu, kedua dewa itu tersentak dan terkejut, lalu dengan cepat tangan dari dewa yang bernama Fan Kiyoung meraih leher dari ketua Fan Hai.
"Ada apa dengan tanah terlarang Tian Xu! Cepat katakan padaku!" seru dewa yang beranama Fan Kiyoung menahan emosi di wajahnya.
__ADS_1
"Maaf tuan! Maaf tuan! Saya tidak tahu pastinya, tapi semenjak tanah terlarang Tian Xu tertutup, satu persatu anggota klan iblis darah kita telah mati, bahkan banyak orang orang kuat yang berada di domain atas juga ikut mati terbunuh. Dikarenakan hal itu leluhur klan iblis darah kami dan leluhur dari paviliun pil pergi ke domain tengah untuk melihat apa yang sedang terjadi, namun leluhur Fan San dan leluhur Yao Ming telah mati, dan sebelum kematian mereka ada sebuah kekuatan yang sangat dahsyat yang bergema di alam bawah ini, bahkan karena kekuatan itu banyak orang orang kuat yang sedang melakukan ret ret merasa terganggu dan membatalkan ret ret mereka," ucap ketua Fan Hai sambil menahan sakit di karenakan lehernya sedang dicekik oleh dewa Fan Kiyoung.
Mendapat penjelasan dari ketua Fan Hai, dua sosok dewa yang berasal dari klan iblis darh yang ada di langit atas menjadi lebih sangat tekejut, mata mereka saling menatap satu sama lain lalu mereka pun sama sama berkata.
"Apakah itu mereka? Apakah mereka telah bangkit kembali? " tanya dewa Fan Kiyoung.
"Tidak mungkin saudaraku, tanah terlarang itu telah tersegel oleh ketiga dewa teratas yang berada di alam surgawi, jadi tidak mungkin mereka bisa terbebas," ucap dewa Fan Maouji.
"Tapi saudaraku! Kakek tua Fan San sudah bisa dikatakan menjadi yang terkuat di alam bawah ini, di tambah lagi dengan Yao Ming itu, jadi tidak mungkin ada orang yang dapat membunuh mereka berdua di alam bawah ini, bahkan jika seluruh klan di alam bawah ini bergabung, belum tentu ada yang berhasil dapat mengalahkan mereka berdua,"ucap Dewa Fan Kiyoung menjelaskan.
Lalu dewa Fan Kiyoung menimpali kembali kata katanya.
"Kalau bukan mereka, siapa lagi?"
"Kalau saudara Fan Kiyoung sangat penasaran, mengapa kita tidak pergi untuk memeriksanya, aku yakin dengan kekuatan kita, kita dapat menemukan mereka, aku juga yakin setelah tersegel ribuan tahun pasti basis kultivasi mereka sangatlah rendah dan kalau itu memangbl benar mereka, maka dengan sangat mudah kita dapat membunuh mereka semua. Bayangkan jika kita dapat menangkap atau membunuh mereka, dan membawa mereka ke dalam klan, bayangkan hadiah apa yang akan kita dapa, pasti kau tidak ingin seumur hidupmu menjadi penjaga gerbang kan? " tanya Dewa Fan Mouiji.
"Benar yang kau ucapkan saudara Fan Mouji, pasti hadiah yang akan kita dapatkan sangatlah berharga, dan aku juga tidak ingin selama seumur hidupku aku hanya menjadi penjaga gerbang, namun kejadian ini sangatlah penting, apa tidak sebaiknya kita melaporkannya dulu kepada atasan kita? " tanya dewa Fan Kiyoung.
"Apa maksudmu saudaraku? Memberitahu mereka! Lalu kau ingin mereka yang mendapatkan hadiah dari kesuksesan Membasmi dari sisa sisa orang itu? Kalau kau tidak ingin pergi untuk memusnahkan sisa sisa dari orang itu, aku bisa pergi sendiri, dan aku yakin dengan kekuatan ku aku dapat memusnahkan mereka," ucap dewa Fan Maouji sambil berbalik arah.
Lalu dengan ketakutan ketua Fan Hai dia pun menjawab pertanyaan itu.
"Dimana tempatnya leluhur Fan San pergi. Saya tidak mengetahuinya tuan, tapi slip batu giok pemberian leluhur Fan San pasti bisa memberitahu di mana lokasi terakhir kali leluhur Fan San berada," ucap ketua Fan Hai sambil memberikan slip batu giok kepada dewa Fan Kiyoung.
Lalu Dewa Fan Kiyoung pun mengambilnya dan melihat ke arah slip batu giok itu, hingga dia pun menemukan jejak-jejak di mana leluhur Fan San terakhir kali berada.
"Saudara Fan Mouji apakah kau yakin dengan keputusanmu ini untuk pergi mencari keberadaan orang-orang itu? " tanya Dewa Fan Young kepada Dewa Fan Maouji.
"Tentu aku sangat yakin,"
"Baiklah, kalau begitu ayo kita pergi," ucap Dewa Fan Kiyoung sambil melesat pergi.
Lalu Dewa Fan Maoji pun mengikuti Dewa Fan Kiyoung yang telah melesat pergi. Dan setelah kedua Dewa itu pergi ketua Dan Hai dan para bawahnya terbebas dari tekanan ynag diberikan oleh kedua dari kedua Dewa itu, tampak wajah lega menghiasi wajah ketua Fan Hai dan para bawahannya.
"Mereka berdua menjadi sangat kuat sejak pertama kali aku bertemu dengan mereka," gumam ketua Fan Hai.
__ADS_1
"Benar ketua! Mereka sangat mengerikan, kekuatan mereka tidak sanggup untuk kami bayangkan," ucap orang-orang para bawahannya.
Lantas Sin pun beralih kepada kedua Dewa yang sudah melesat pergi.
"Saudara Fan Mouji.Apakah kau yakin bahwa kekuatan kita dapat membunuh orang-orang itu?" tanya saudara fan Kiyoung.
"Tenanglah saudara Fan Kiyoung, jika mereka semua lebih kuat dari pada kita, pastilah kita mendapatkan tekanan sewaktu kita turun ke alam bawah ini, namun itu semua tidak terjadi bukan! Aku yakin orang-orang yang tersisa dari klan iblis Asura itu telah kehilangan kekuatan mereka, aku yakin pasti aku dapat mengalahkan mereka jadi kau tidak perlu merasa khawatir seperti itu,"Jawab Dewa Fan Mouji.
"Aku harap semua perkataanmu itu adalah kebenaran, karena yang kita tahu klan iblis Asura itu adalah sebenar-benarnya klan yang dirasuki oleh iblis kekuatan. Mereka tidaklah sederhana, kalau mereka lemah tidak mungkin ketiga Dewa teratas dari alam Surgawi bekerja sama hanya untuk menghancurkan satu klan yaitu klan iblis Asura, aku tidak ingin dengan kebodohan kita berdua kita menjadi mati sia-sia," kata Dewa Fan Kiyoung.
"Saudaraku! Aku telah muak menjadi penjaga gerbang selama hampir 1000 tahun lamanya, dan aku tidak ingin lagi menjadi orang rendahan seperti itu, bbahkan jika aku gagal sekalipun aku tidak akan kembali ke klan iblis darah," ucap Dewa fan Mouji membuat saudarnya merasa terkejut.
"Apa yang kau ucapkan saudaraku! Jika kau tidak kembali ke klan maka kau akan mati," ucap Dewa Fan Kiyoung mengingatkan.
"Aku tidak perduli, sekarang pun kehidupan ku ini seperti orang yang sudah mati, keluargaku telah dibunuh oleh petinggi-petinggi sialan itu, jadi aku sudah tidak takut lagi dengan kematian! Kau juga saudaraku, apa kau lupa bahwa keluargamu juga telah dibantai oleh mereka, sejak aku diperintahkan untuk turun ke alam bawah aku sudah memutuskan kalau aku tidak akan kembali ke iklan iblis darah di langit atas sana, lebih baik aku tinggal di tempat yang sangat terpencil di alam bawah ini, daripada hidup di langit melihat orang orang yang telah membantai keluargaku, namun aku tidak sanggup untuk membalaskan dendamnya," ucap Dewa Fan Mouji dengan tatapan sedih.
Mendengar ucapan yang dikatakan oleh Dewa Fan Mouji, Fan Kiyoung menjadi terdiam, di dalam hatinya dia merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh Fan Mouji, dia juga sebenarnya tidak ingin lagi untuk hidup di alam atas sana.
"Lalu sebenarnya apa niatmu untuk mencari orang-orang itu?"
"Aku ingin melihat mereka, seperti yang kau katakan kalau orang orang dari klan iblis Asura itu adalah orang-orang dari klan iblis yang telah dirasuki oleh iblis sesungguhnya, jadi aku ingi mengerti bagaimana dengan kultivasi mereka, mana tahu mereka dapat menolongku untuk membunuh orang-orang yang telah membunuh keluargaku, Aku akan belajar dari mereka akan tetapi jika tidak aku akan pergi pergi menjauh dari mereka, menjauh dari mereka dan mencari tempat yang sangat-sangat terpencil untuk memulai hidup yang baru," ucap Dewa Fan Mouji.
Lalu Fan Kiyoung pun bertanya kembali.
"Bagaimana dengan perkataanmu yang menginginkan hadiah besar karena telah menangkap dan membunuh sisa-sisa orang-orang dari klan iblis Asura?"
Dengan tertawa Dewa Fan Mouji pun menjawab pertanyaan tersebut
"Aku hanya menipu dirimu, aku tidak ada niat sedikitpun berkonfrontasi dengan mereka, itu adalah hal yang sangat membosankan dah menyia-nyiakan kekuatan, lebih baik aku menggunakannya untuk menekan ranahku serendah-rendahnya, agar aku tidak ditemukan oleh bajingan bajingan yang berada di klan iblis yang ada di alam atas jika aku menetap di alam bawah ini," jawab Fan Mouji.
"Oh begitu rupanya! Kau sangat pintar dalam bersandiwara saudaraku, kalau begitu aku akan mengikutimu, sekali saudara sampai mati akan tetap menjadi saudaraku Fan Mouji,"
"Benar saudaraku! Benar sekali, kita akan menjadi saudara sampai kita mati nanti,"
Lalu tak terasa mereka berdua pun telah sampai di perbatasan domain atas dan domain tengah.
__ADS_1
"Saudaraku biar aku memeriksa keadaan di domain tengah ini sambil melepaskan kesadaranya hingga hilangnya kekuatan ilahi dan kekuatan spiritual miliknya."