Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Tiba di tanah kelahiran Chen Feng


__ADS_3

Fan Mouji dan Fan Kiyoung merasakan adanya kekuatan besar yang berada di kejauhan, mereka berdua saling menatap antara satu sama lain.


"Benar! Itu adalah tim pencari jejak dari klan iblis darah dari langit atas sana,"


Kemudian mereka berdua pun tidak banyak bertanya dan langsung masuk ke dalam piringan cakram spiritual milik Chen Feng, lalu ketika Fan Mouji dan Fan Kiyoung telah masuk ke dalam piringan spiritual, Chen Feng pun ikut masuk juga ke dalam piringan cakram spiritual tersebut, kemudian dia pun mengendalikan piringan cakram spiritual dan melesat dengan cepat.


"Tuan Chen Feng! Apakah benda ini kepunyaan dirimu?" tanya Fan Mouji kepada Chen Feng.


Lalu Fan Kiyoung ikut berkata "Ini adalah harta kelas atas yang ada di langit sana, bahkan tidak semua petinggi di langit dapat memilikinya," ucap Fan Kiyoung.


Lalu Fan Mouji kembali i bertanya kepada Chen Feng.


"Apakah piringan ini dapat melindungi kita dari para pencari jejak dari klan iblis darah pusat?"


"Tenang saja tuan, bahkan Dewa surgawi sekalipun tidak akan mampu melacak kita kalau kita sudah berada di dalam piringan ini," jawab Chen Feng sambil mengendalikan piringan cakram spiritual miliknya.


Sementara itu kelompok pencari jejak dari klan iblis darah telah sampai di tempat pertama kali Chen Feng berhenti.


"Hei! Bukankah seharusnya di tempat ini ada tiga orang dari ranah Martial sovereign! Tapi mengapa sekarang menghilang, bahkan jejak dan orangnya pun lenyap dari tempat ini. Apakah mereka bersembunyi di kehampaan? Tapi aku telah memeriksa kehampaan di sekitar tempat ini, namun aku tidak menemukan keberadaan mereka bertiga."


"Aneh! Jika seorang dari ranah Martial sovereign dapat menghilang dari pencarian kita, atau jangan-jangan mereka memiliki harta yang mampu menghalangi pencarian kita?"


"Tidak! kelihatannya tidak mungkin kalau orang-orang itu memiliki harta semacam itu! atau jangan-jangan mereka memanglah orang-orang dari iblis Asura?"

__ADS_1


Terjadi perbincangan antara orang-orang pencari jejak dari klan iblis darah pusat, lalu tak lama kemudian ketua Fan Li pun sampai di hadapan mereka.


"Bagaimana dengan pencarian kalian! Apakah kalian telah menemukan keberadaan mereka?" tanya ketua Fan Li kepada para kelompoknya.


"Maaf tuan! Seharusnya mereka berada di sini karena kami sudah mengunci keberadaan mereka, namun ketika kami sampai di sini jejak mereka menghilang bahkan di kehampaan pun tidak ada tanda-tanda aura dari mereka ketua," jawab para bawahan ketua Fan Li.


"Ternyata memang benar-benar mereka." ucap ketua Fan Li bergumam.


"Maksud ketua siapa?" tanya bawahan ketua Fan Li


"Aku sebelumnya pergi memeriksa tanah terlarang Tian Xu dan aku menemukan segel penekan iblis telah hilang. Aku tidak tahu siapa yang merusaknya karena aku tidak bisa menemukannya dengan kekuatan jiwaku, seperti ada penghalang yang menyelimutinya dan kemungkinan orang yang kita kejar itu adalah sisa-sisa dari iklan iblis Asura," ucap ketua Fan Li.


Setelah beberapa saat mereka semua terdiam, hingga para bawahan ketua Fan Li kembali bertanya.


Mendengar pertanyaan dari bawahnya ketua Fan Li pun sedikit berpikir, kemudian berkata.


"Kemungkinan dua sampah penjajah itu Fan Mouji dan Fan Kiyoung memang benar-benar telah dibunuh oleh orang-orang dari klan iblis Asura, dan hal ini tidak boleh dianggap remeh karena klan iblis Asura itu terkenal dengan klan yang benar-benar dirasuki iblis, Kekuatan mereka tidak terduga.Mengejar mereka hanyalah menambah korban di pihak kita. Jadi ayo kita kembali dan mengatakan hal ini kepada komandan tertinggi, agar komandan tertinggi akan melapor kepada ketua. Dan setelah itu kita akan menyusun rencana untuk menangani orang-orang yang tersisa dari klan iblis Asura itu," ucap ketua Fan Li sambil melesat kembali kearah alam atas.


****


Di tempat yang lain, Chen Feng telah merasakan jika orang-orang yang berada di ranah alam Dewa yang berasal dari klan iblis darah pusat, sudah tidak lagi mengejar mereka, namun Chen Feng tetap mengendalikan piringan spiritual dengan sangat cepat, lalu beberapa waktu kemudian Chen Feng mulai mengendalikan piringan cakram spiritualnya untuk mendarat ke sebuah hutan yang sangat lebat, dan sesampainya di dalam hutan itu Chen Feng keluar dari piringan cakram spiritual diikuti oleh Fan Mouji, Fan Kiyoung dan orang-orang dari kelompok Chen Feng.


"Tuan Chen Feng di mana kita berada saat ini?" tanya Fan Mouji.

__ADS_1


"ini adalah tempat terpencil dari domain bawah," jawab Chen Feng sambil memandang kesatu arah. Di dalam pikirannya dia tidak menyangka kalau saat ini dia telah berada di tanah tempat kelahirannya.


Lalu Ling Ling dan Qian Xue yang merasakan ada yang berbeda dengan Chen Feng pun mulia mendekati Chen Feng dan mereka berdua memegang tangan Chen Feng sambil bertanya.


"Apakah tempat ini adalah tempat asalmu Chen Feng?" tanyaLing Ling dan Qian Xue dengan nada yang pelan.


Sekilas tanpa menjawab tatapan mata Chen Feng menjadi kosong. Iya bahkan tidak menghiraukan pertanyaan dari Ling Ling dan Qian Xue, hatinya terasa sedih yang amat sangat besar.


Padahal baru beberapa tahun ia meninggalkan tempat ini, namun kenangannya bersama kedua orang tuanya sangatlah membekas di hatinya. Bahkan ketika kedua orang tuanya mati di dalam pelukannya itu, seakan-akan terbayang kembali ke dalam ingatannya. Hingga tanpa terasa dan dapat dilihat oleh semua orang, air mata meneteskan di pipi Chen Feng, Bahkan Chen Feng tidak dapat menyadarinya.


Semua orang yang berada di dekatnya yang Bahkan tidak mengetahui Mengapa Chen Feng meneteskan air mata, lalu para kelompok Chen Feng pun berpikir.


"Apakah ini adalah tempat kenangan Tuan Chen Feng dan Nyonya Yunzhi!" gumam empat komandan iblis dan Pangeran Hua Ling.


Lalu seketika itu pun Fan Mouji dan Fan Kiyoung berkata kepada semua orang bahwa mereka berdua akan mencari sesuatu yang ada di dalam hutan ini untuk menjadi makanan mereka semua. dan 4 komandan iblis pun berpamitan kepada Nyonya Ling Ling untuk memeriksa keadaan sekitar, lalu Chen Feng dengan langkah yang gemetar berjalan ke depan hingga sampai ke sebuah dinding dan tangannya dia letakkan ke dinding batu tersebut. Lalu tiba-tiba muncul sebuah lubang hitam dan Chen Feng pun masuk ke dalam lubang hitam tersebut.


Melihat Chen Feng yang masuk ke dalam lubang hitam. Ling Ling dan Qian Xue mengejarnya masuk ke dalam lubang hitam itu, hingga tak lama kemudian Chen Feng, Ling Ling dan Qian Xue telah sampai ke dalam sebuah ruangan. lalu Chen Feng mulai berkata.


"Menyalalah."


Setelah ucapan dari Chen Feng selesai, tiba-tiba saja isi ruangan itu menjadi terang benderang, lalu Chen Feng berjalan ke sebuah altar di mana di altar itu ada sebuah meja berisikan 3 papan nama yang tak lain itu adalah papan nama gurunya, ibu, dan ayahnya lalu Chen Feng pun langsung bersujud dan berkata.


"Guru! ayah, ibu! Anakmu telah kembali,"

__ADS_1


__ADS_2