Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kekhawatiran Qian Mo


__ADS_3

Mendengar suara yang menggelar itu. Lalu leluhur Qian Mo pun kembali bertanya kepada suara yang berasal dari klan pedang Surgawi yang berada di alam atas sana.


"Tuan! Jika saya boleh bertanya apakah semua ini ada kaitannya dengan sesuatu yang bersumber dari tanah terlarang Tian Xu?" tanya leluhur Qian Mo dari klan pedang surgawi alam bawah.


"Kau tidak perlu mengetahui tentang hal itu Qian Mo. Biarkan masalah itu menjadi perhatian dari kami yang berasal dari alam atas," jawab suara yang berasal dari klan pedang surgawi alam atas.


"Baiklah! Saya mengerti Tuan," ucap leluhur Qian Mo menurut.


Lalu suara itu pun tidak terdengar lagi setelah selesai memberikan penjelasan kepada leluhur Qian Mo.


Dan leluhur Qian Mo kembali berpikir keras,sambil mengelus jenggotnya yang panjang berwarna putih.


"Kalau benar iblis iblis yang berada di alam atas sana telah turun ke alam bawah ini. Sudah bisa di pastikan akan ada pertarungan yang dahsyat yang akan terjadi di alam bawah ini. Dan itu semua akan terjadi tepatnya di domain tengah." gumam leluhur Qian Mo sambil terus berfikir


Hingga tak lama kemudian. Leluhur Qian Mo pun tersentak. Ketika ia teringat akan perkataan dari adiknya yaitu Qian Er yang pernah mengatakan kalau Qian Xue sedang berada di domain tengah.


"Astaga! Jadi benar kalau Qian Xue sedang berada di domain tengah!" seru leluhur Qian Mo yang tersadar akan keberadaan Qian Xue.


Lalu dengan cepat dia pun segera berteriak-teriak memanggil adiknya yang tak lain adalah guru Qian Xue yang bernama Qian Er. Leluhur Qian Mo berkali-kali memanggil nama adiknya sambil mondar mandir kesana kemari. Leluhur Qian Mo tampak bingung, hingga tak berselang berapa lama ada seorang wanita tua yang masuk ke dalam ruangan leluhur Qian Mo.


"Ada apa kakak memanggilku? Dan kenapa wajahmu serta gerak-gerikmu terlihat sangat khawatir?" tanya Qian Er kepada leluhur Qian Mo dengan perasaan heran.


"Bagaimana aku tidak khawatir! Bukankah kau pernah berkata kepadaku, bahwasanya Qian Xue sedang berada di domain tengah? Lalu mengapa dia belum kembali juga? Bahkan sewaktu aku berada di domain tengah aku juga tidak dapat merasakan Aura Spiritual miliknya yang sedang berada di domain tengah. sebenarnya dimana Qian Xue berada?" tanya leluhur Qian Mo memasang wajah panik.


"Tenanglah kak! Kau tidak perlu merasa khawatir seperti itu, saat ini Qian Xue sudah berubah menjadi wanita dewasa. Lagian hanya di domain Tengah saja, tidak akan mungkin ada orang yang dapat melukainya. Bahkan kalau di domain atas pun sangat sedikit para Praktisi yang bisa menandingi kekuatan Qian Xue," ucap Qian Er mencoba menenangkan leluhur Qian Mo.


"Tidak! kau tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi saat ini. Keadaan sekarang ini benar benar sangat mengkhawatirkan, jadi bagaimanapun caranya kita harus segera menemukan Qian Xue. kalau sampai pertarungan itu pecah sudah sangat terlambat untuk kita menolong Qian Xue," ujar leluhur Qian Mo sambil terus berjalan ke sana kemari.


"Memangnya ada kejadian kak? Coba katakan kepadaku! Mengapa Kakak begitu khawatir? Apakah di domain tengah akan terjadi peperangan antar sesama Kultivator? Jika memang itu yang kakak khawatirkan. Maka tenanglah Kak, aku yakin Qian Xue pasti dapat menjaga dirinya sendiri," ucap Qian Er kembali.


"Kau tidak tahu Qian Er, kalau saat ini iblis iblis dari klan iblis darah yang berada di alam atas sana sedang memburu sesuatu di domain Tengah. bahkan tidak diragukan lagi, akan ada pertarungan besar yang akan terjadi di domain Tengah." ucap leluhur Qian Mo kepada Qian Er


Mendengar perkataan dari kakaknya. Qian Er pun menjadi lemas, Sungguh dia benar benar merasa terkejut mendengar hal tersebut.


"Apa yang kau ucapkan kakak? Apakah hal itu sudah dipastikan? Lalu kalau memang itu benar-benar akan terjadi. Bagaimana dengan Qian Xue? Kita harus menyelamatkannya segera mungkin Kak, Aku tidak ingin dia mengalami sesuatu yang akan membahayakan jiwanya," ucap Qian Er yang juga merasa khawatir terhadap keselamatan Qian Xue.


Sementara itu, leluhur Qian Mo terus berjalan ke sana kemari sambil memikirkan di mana sebenarnya Qian Xue berada. Apakah Qian Xue masih berada di domain Tengah! Ataukah sudah meninggalkan domain Tengah.


"Qian Er! Bantu aku untuk mencari jejak aura dari Qian Xue," ucap leluhur Qian Mou.

__ADS_1


Setelah itu Qian Er mengeluarkan sebuah liontin, yang di mana fungsi dari liontin itu adalah untuk mencari jiwa seseorang yang berada jauh dari si pengguna liontin itu. kemudian Qian Er melemparkan liontin itu kearah atas, lalu leluhur Qian Mo dan Qian Er bergabung untuk mengeluarkan Aura Spiritual milik mereka yang diarahkan ke arah liontin itu.


Kemudian Qian Mo pun mulai melintasi ruang dan waktu.Dia melayang sambil melihat ke depan dan ke samping mencari keberadaan Aura spritual milik Qian Xue.


"Sebenarnya kamu di mana Qian Xue? Kakek sangat mengkhawatirkanmu," ucap ucap leluhur Qian Mo sambil tetap melihat ke arah depan dan ke samping, berharap ia dapat menemukan Qian Xue.


Dan tak lama leluhur Qian Mo memberikan Aura kekuatan Spiritual miliknya.Dia berharap agar Qian Xue bisa secepatnya dapat menemukan dirinya yang kemudian, di dalam perjalanan ruang dan waktu, leluhur Qian Mo pun kembali mengeluarkan semua kekuatan jiwa miliknya untuk mencari keberadaan Qian Xue.


Lalu ketika leluhur Qian Mo yang tengah menggunakan teknik jiwanya untuk terus mencari dan berteriak memanggil-manggil nama Qian Xue. Di tempat yang sangat jauh tepatnya domain Tengah. Qian Xu yang sedang berjalan mengikuti Chen Feng dan para rombongannya pun langsung berhenti menghentikan langkahnya. Dia dapat merasakan kalau ada seseorang yang sedang memanggil manggil namanya.


Dan suara yang memanggilnya itu terasa tidak asing untuknya, dia seperti kenal dengan itu.


"Sepertinya aku mengenal suara yang memanggilku saat ini?" ucap Qian Xue sambil menenangkan dirinya dan mengeluarkan aura dari kekuatan jiwanya.


Kemudian dari kejauhan ia merasakan suara orang yang sedang memanggilnya itu seperti berada tepat di dekatnya


"Kakek! Aku di sini Kek," jawab Qian Xue menyapa panggilan leluhur Qian Mo.


"Qian Xue! Mengapa kau bisa berada di sini cucuku? Tempat ini sudah terlalu jauh dari domain tengah. Ayo segera kembalilah ke domain atas, aku tidak mau terjadi sesuatu kepadamu," ucap Qian Mo memerintahkan Qian Xue.


"Kakek! Ini aku juga tengah melakukan perjalanan untuk kembali ke dominan atas," jawab Qian Xue mencoba menenangkan hati dari leluhur Qian Mou.


"Baik Kek! Aku akan segera tiba dan menunggu Kakek di sana," jawab Qian Xue tersenyum


Lalu kekuatan jiwa milik leluhur Qian Mo pun berangsur-angsur mulai menghilang menjadi ketiadaan.


Melihat Qian Xue telah selesai melakukan komunikasinya, lalu Chen Feng pun memegang pundak Qian Xue sambil bertanya kepada wanita itu.


"Ada apa Qian Xue? Apakah ada sesuatu hal yang sedang mengganggu pikiranmu?" tanya Chen Feng penasaran.


"Benar adikku! Apakah ada orang yang sedang berkomunikasi denganmu melalui kekuatan jiwamu?" tanya Ling Ling ikut bertanya kepada Qian Xue.


"Benar Kak Ling Ling dan Chen Feng.tadi itu Kakekku yang sedang memanggilku dan mencari-cari keberadaanku di domain tengah ini," jawab Qian Xue menatap kearah Chen Feng dan juga Ling Ling.


"Lantas bagaimana sekarang?" Kakekku akan menungguku di perbatasan antara domain atas dan domain tengah," ujar Qian Xue menatap bingung.


"Kalau begitu. Ayo sekarang juga kita pergi menuju ke perbatasan antara domain atas dan domain tengah. Tidak baik untuk kita membiarkan orang tua menunggu kehadiran dari orang yang lebih muda," ucap Chen Feng sambil mengajak orang-orang yang ada di kelompoknya untuk mengarah ke perbatasan antara domain atas dan domain tengah.


Sedangkan di tempat lain. Leluhur Qian Mo telah kembali ke raganya. dan Qian Er yang melihat hal itupun langsung beranjak mendekati leluhur Qian Mo.

__ADS_1


"Kakak Bagaimana? Apakah kau telah menemukan Qian Xue?" tanya Qian Er adiknya.


"Setelah melakukan perjalanan jiwa yang begitu jauh, akhirnya aku menemukan keberadaan Qian Xue, walaupun ia sedang berada di pendalaman domain tengah tapi ia telah berjanji kepadaku untuk segera kembali ke domain atas saat ini juga," jawab leluhur Qian Mo merasa senang.


"Lantas tunggu apalagi kakak! Ayo sekarang juga kita pergi ke perbatasan domain atas dan dominan tengah untuk menanti kedatangan Qian Xue," ajak Qian Er sambil melangkah keluar dari ruangan leluhur Qian Mo dan diikuti oleh leluhur Qian Mo yang mengikuti adiknya yang sudah keluar untuk menuju ke perbatasan domain atas dan dominan tengah.


Di tengah perjalanan mereka menuju ke perbatasan antara domain atas dan domain tengah. Tiba tiba saja mereka bertemu dengan Ketua Fan Hai dan para rombongan dari klan iblis darah. Melihat leluhur Qian Mo, Ketua Fan San pun merasa penasaran.


"Leluhur Qian Mo. Apakah anda juga akan menuju ke domain tengah?" tanya ketua klan Ibis darah Fan Hai.


"Oh kamu Fan Hai! Ya aku akan pergi ke perbatasan domain atas dan domain tengah untuk menjemput cucuku Qian Xue," jawab leluhur Qian Mo menatap kearah Ketua Fan Hai.


"Oh begitu rupanya." ucap ketua Fan Hai mengganggukkan kepalanya.


"Lantas kalian semua untuk apa mengarah ke domain tengah?" tanya leluhur Qian Mo merasa penasaran.


"Kami sedang ada urusan sedikit di domain tengah Leluhur," jawab Ketua Fan Hai.


"Urusan! Memangnya ada urusan apa kalian di domain tengah?" Tanya Kian Er ikut menimpali.


"Adikku! Urusan mereka bukanlah urusanmu, jadi tidak perlu kau mengurusi urusan mereka.Sekarang ayo pergi, kita harus cepat menjemput Qian Xue.Aku tidak ingin terjadi sesuatu yang mencelakainya." ucap leluhur Qian Mo sambil melesat dengan cepat ke arah perbatasan domain atas dan domain tengah.


Kemudian Qian Er pun ikut melesat mengikuti leluhur Qian Mo menuju ke domain perbatasan.


Sementara itu, orang orang dari klan iblis darah yang memang tujuannya untuk pergi ke domain tengah juga mengikuti kearah leluhur Qian Mo dan juga Qian Er. Mereka juga melesat pergi ke arah perbatasan domain atas dan domain tengah.


***


Di tempat lain, di mana Chen Feng dan para kelompoknya berada, mereka sudah hampir sampai ke perbatasan antara domain T


tengah dan domain atas. Lalu Chen Feng pun berkata kepada para kelompoknya.


"Kalian semua cepat tekan ranah kalian hingga berada di dalam ranah Martial King." ujar Chen Feng memberi arahan kepada para bawahannya.


Mendengar perintah dari tuannya. Mereka semua pun langsung menekan ranah mereka hingga sampai ke ranah Martial King. Fan Mo uji dan Fan Kiyoung merasa heran ketika melihat orang-orang di hadapan mereka dapat dengan mudah menyembunyikan ranah yang mereka miliki. Mereka menjadi terkejut, dan bergumam pelan.


"Apa lagi ini? Teknik macam apa yang dapat menekan ranah dari penggunanya sesuka hati mereka?" tanya Fan Mouji.


"Saudaraku! Ini adalah sesuatu hal yang belum pernah aku lihat ketika aku berada di atas langit sana saudaraku," ucap Fan Kiyoung kepada Fan Mouji.

__ADS_1


__ADS_2