Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Mengalahkan praktisi alam atas


__ADS_3

Kembali di mana tempat keberadaan Chen Feng dan para kultivar alam atas yang menyerang kelompoknya.


Sampai saat ini pertarungan masih terus berlanjut dengan sangat sengit, dan jual beli serangan masih terus terjadi. Seluruh para kultivator kultivator dari alam atas sangat-sangat terkejut melihat musuh-musuh yang bertarung melawan mereka yang merupakan para kultivator yang berasal dari alam bawah dapat bertarung seimbang melawan mereka yang hampir rata-rata diantara mereka telah memiliki tingkat kultivasi di ranah alam dewa tingkat 1 akhir puncak.


Namun kekuatan mereka semuanya dapat diimbangi oleh orang-orang yang telah dipromosikan naik ke alam atas itu.


"Apa ini? Bagaimana mungkin ini bisa terjadi, mana mungkin orang-orang yang baru dipromosikan naik ke alam atas memiliki tingkat kultivasi seperti mereka. Benar-benar hal yang tidak mungkin terjadi. Cepat katakan padaku pasti kalian memiliki teknik khusus yang menyebabkan kalian dapat bertarung melawan orang yang lebih tinggi ranahnya dari milik kalian!" sarkas seorang kultivator dari alam atas itu.


"Benar. Pasti mereka memiliki suatu teknik yang dapat melawan praktisi yang menjadi lawan mereka yang ranahnya lebih tinggi dari mereka." timpal para kultivator yang lainnya.


Timbul rasa serakah di dalam hati para kultivator yang berasal dari alam atas itu, dan mereka pun langsung membakar aura spiritual mereka untuk langsung menyerang ke arah kelompok Chen Feng.


Melihat hal itu, Chen Feng yang awalnya hanya diam melihat anggota kelompoknya bertarung melawan praktisi-praktisi dari alam atas itu pun mulai bergerak dengan secepat kilat menyerang ke arah kulivator kulltivator dari alam atas itu dengan menggunakan kekuatan spiritualnya.


Lalu Chen Feng juga mengeluarkan pedang kuno legendaris miliknya dari dalam cincin penyimpanan ruangnya dan langsung mengarahkan tebasan-tebasan yang dialiri dengan niat pedang pembunuh yang sangat mengerikan langsung mengarah kepada para praktisi-praktisi itu.


Melihat hal tersebut, mereka yang tengah membakar aura spiritual mereka pun tidak dapat mengelak, karena mereka tengah fokus dalam mengumpulkan aura spiritual mereka, hingga detik kemudian.


Boommmmmmmmmbboommmmmmmmm


Muncul ledakan spiritual yang terjadi akibat energi dari niat pedang pembunuh milik Chen Feng yang menghantam aura spiritual milik para kultivator-kultivator itu dan membuat mereka semuanya terhempas beberapa meter ke belakang sambil mengeluarkan darah segar dari dalam mulut mereka.


Setelah itu Chen Feng memerintahkan kepada seluruh anggota kelompoknya untuk segera menghabisi para musuh-musuh mereka yang berada tepat di hadapannya. Dan tanpa membuang-buang kesempatan yang ada, Chen Cen llangsung melesat ke atas udara dan berubah menjadi teratai api hitam yang sangat besar, yang dari dalam kelopak teratai itu ia semburkan api-api hitam yang memiliki kekuatan panas yang amat sangat mengerikan.


Sedangkan Chen Xiao dan Chen Mo juga menyebarkan seluruh anggota lebah penyerap Qi langsung mengarah ke arah praktisi praktisi dari alam atas itu.


Sementara itu 4 komandan, bersama Dan Mouji dan Dan Kiyoung langsung membuat segel yang telah diberikan oleh Chen Feng yaitu adalah teknik segel pembakar jiwa.


Hingga pada akhirnya segel itu pun aktif serta mengunci seluruh kekuatan jiwa dari para kultivator kultivator dari alam atas itu.


Dan tak berselang lama, keseluruhan dari mereka pun musnah menjadi ketiadaan akibat serangan gabungan dari seluruh anggota kelompok Chen Feng. Setelah para kultivator kultivator itu mati, 4 komandan iblis langsung mengambil cincin penyimpanan ruang milik mereka dan langsung memberikannya kepada tuan mereka yaitu Chen Feng.


"Setelah ini apa yang seharusnya kita lakukan selanjutnya?" tanya 4 komandan iblis.


Kemudian Chen Feng pun memanggil Fan Mouji dan Fan Kiyoung.

__ADS_1


"Saudaraku! Seharusnya kalian tahu bukan tempat di mana yang menjadi pusat dari peradaban di sekitar tempat ini?" tanya Chen Feng kepada mereka berdua.


"Ya benar Tuan. Tempat di ujung barat dari tempat ini adalah pusat dari peradaban di sekitar sini. Jadi jika kita ingin menuju ke kota yang lebih tinggi peradabannya, maka dari tempat itulah kita bisa memulainya Tuan. jawab Fan Mouji menatap Chen Feng.


"Kalau begitu mari kita berangkat ke sana." ajak Chen Feng kepada para kelompoknya.


Hingga tak lama kemudian Chen Feng dan seluruh anggota kelompoknya pun pergi meninggalkan tempat itu.


Sementara itu tepatnya di dalam klan pedang Surgawi. Leluhur pertama dari klan pedang surgawi yang berasal dari alam atas Qian Bao Bao dan istri Chen Feng, Qian Xue telah berada di dalam jalur langit yang berada di dalam klan pedang Surgawi.


Kehadiran mereka pun disambut sukacita oleh seluruh pejabat tinggi dari klan pedang surgawi itu sendiri. dikarenakan Qian Xue memiliki tubuh roh pedang Surgawi yang merupakan orang suci dari klan pedang surgawi itu sendiri.


Namun Qian Xue menjadi heran dikarenakan ia tidak melihat keberadaan Chen Feng suaminya sama sekali. Lalu ia pun bertanya kepada leluhur Qian Bao Bao.


"Kakak! Kenapa aku tidak melihat Chen Feng? Sebenarnya di mana dia berada?" tanya Qian Xue menjadi panik dan kepanikannya itu sangat jelas terlihat oleh seluruh orang-orang yang berada di sekitarnya.


"Tenanglah Qian Xue, nanti akan aku ceritakan perlahan-lahan tentang masalah ini."


Setelah itu leluhur Qian Bao Bao pun mengajak Qian Xue untuk keluar dari altar jalur langit yang mereka pijak dan kemudian patriak dari klan pedang surgawi alam atas yang melihat kedatangan mereka, langsung menyambut bahagia kedatangan dari Qian Xue dan leluhur Qian Bao Bao, dan mengajaknya masuk ke dalam mantion klan pedang surga.


Hingga tak lama cahaya warna-warni pun muncul di dalam altar jalur langit itu dan kemudian wanita cantik nan mempesona muncul dari cahaya warna-warni tersebut.


Melihat kedatangan wanita cantik itu Kemudian seluruh orang-orang yang ada di markas ras ular bersujud menyembah kehadiran sosok wanita cantik itu yang tidak lain dia adalah Ling Ling.


Setelah itu para tetua tetua dari ras ular melangkah mendekati ling-ling lalu memberikan hormat mereka kepada Ling Ling.


"Hormat kami kepada wanita suci."


Ling Ling masih terdiam sambil mengamati seluruh tempat yang belum pernah ia kenal sama sekali. Dengan mata yang tajam dia pun bertanya kepada orang tua yang berada di hadapannya.


"Di mana ini? Mengapa aku bisa berada di sini?" tanya Ling Ling menatap marah.


"Ini adalah markas Ras ular terbesar nona atau tepatnya ini adalah markas ular piton surgawi yang ada di alam surga. " jelas tertua yang berada di hadapan Ling Ling.


Mendengar penjelasan dari kakek tua yang ada di hadapannya itu, Ling Ling pun terkejut dan bertanya tajam.

__ADS_1


"Mengapa aku bisa berada di sini? Bukankah aku seharusnya berada di alam atas?" tanya Ling Ling dengan nada ketus.


"Maaf nona. Diikarenakan kami mendapatkan wangsit dari para leluhur jika ada wanita suci dari alam bawah yang berasal dari ras ular piton surgawi milik kami akan naik ke alam atas, maka kami diperintahkan oleh para leluhur untuk segera mengambil nona untuk naik ke alam surga." Jelas kakek tua itu.


Yang membuat Ling Ling merasa sangat marah.


"Tidak! Cepat kembalikan aku ke alam atas! Aku ingin bertemu dengan suamiku!" teriak Ling Ling penuh amarah.


Mendengar apa yang diucapkan oleh wanita suci dari ras mereka, para manusia-manusia ular yang hadir di altar jalan langit itu pun menjadi terkejut.


"Apa ini? Mengapa wanita suci memiliki suami?" tanya mereka bingung.


Terjadi perbincangan di antara manusia-manusia ular itu.


" Maaf nona. Sekarang nona telah berada di alam surga dan bukan berada di alam bawah ataupun alam atas, jadi sekarang nona adalah wanita suci dari ras ular piton surgawi milik kami. Jadi kami tidak bisa mengikuti keinginan dari nona." Jelas kakek tua itu.


Ling Ling semakin memberontak. Namun ketika dia kembali hendak memberontak setelah mendengar pernyataan yang diucapkan oleh kakek tua itu, tiba-tiba saja di hatinya terdengar sebuah suara yang berbicara.


"Adik Ling Ling. Turutilah apa keinginan dari para tetua dari ras ular piton surgawi itu, ini juga demi kebaikan suamimu Chen Feng. Seharusnya kamu juga mengerti bukan kekuatan dari para tetua itu bukan." sarkas transmisi suara yang berada di dalam benak Ling Ling.


Mendengar suara itu Ling Ling pun menyadari bahwa kekuatan yang dimiliki kakek-kakek tua yang ada di hadapannya saat ini sangatlah kuat. Di dalam hatinya timbul perasaan tidak ingin membuat suaminya itu mengalami kesulitan dan pada akhirnya dia hanya bisa diam dan lalu melangkah keluar dari dalam altar jalur langit itu.


Lalu suara itu pun kembali muncul di dalam hatinya dan membisikkan Ling Ling kembali.


"Tenanglah adik Ling Ling. Suamimu Chen Feng akan secepatnya datang untuk menemukanmu, dan jika suamimu belum dapat untuk memiliki kekuatan untuk menyelamatkanmu maka kami sebagai kakak akan datang untuk membuatmu bertemu dengan suamimu." ucap suara itu yang tidak lain suara itu adalah leluhur Lee Gong Gi kaisar surgawi pertama.


Mendengar penjelasan dari leluhur Le Gong Gi, hati Ling Ling pun menjadi tenang, setelah itu dia pun mentransmisikan suaranya dan berkata kepada kakaknya itu.


"Bagaimana dengan adik Qian Xue?" tanya Ling Ling.


"Qian Xue telah dibawa oleh saudara Qian Bao Bao pergi ke klan pedang Surgawi, jadi baik dirimu ataupun adik Qian Xue kini telah berpisah dengan Chen Feng, dan itu semua adalah langkah yang terbaik untuk kalian. Karena ketika tiba di alam atas musuh-musuh yang kalian miliki bukanlah musuh-musuh dalam tingkatan seperti yang kalian hadapi di alam bawah, jadi alangkah lebih baik jika kalian berpisah untuk sementara waktu." jelas suara transmisi dari leluhur Le Gong Gi.


Kemudian Ling Ling yang sedang terdiam dikarenakan berkomunikasi dengan leluhur Lie Gong Gi, langsung tersentak setelah dipanggil oleh kakek tua yang berada di hadapannya.


"Nona! Mari masuk ke dalam mansion Ras ular piton Surgawi untuk beristirahat."

__ADS_1


Mendengar ajakan tersebut, akhirnya Ling Ling pun masuk ke dalam mansion Ras ular piton surgawi itu.


__ADS_2