Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Mencari Gerbang Langit


__ADS_3

Kini Chen Feng tampak terdiam sambil memperhatikan keadaan yang ada disekitarnya dari atas udara. Lalu matanya pun tertuju ke arah markas dari klan iblis darah.


Setelah itu Chen Feng pun melesat dengan secepat kilat ke arah markas milik klan iblis darah itu. sekiranya Chen Feng telah hampir dekat dengan markas klan iblis darah itu, dia pun berhenti sejenak.


Lalu dengan menggunakan kekuatan jiwanya, ia mencoba berkomunikasi dengan boneka iblisnya yang tak lain adalah Su Yan.


Su Yan yang merasa dipanggil oleh Tuannya pun langsung melesat keluar dari markas milik klan iblis darah. Hingga selang beberapa waktu, kini Chen Feng dapat menemukan lokasi di mana Su Yan berada. Setelah itu Chen Feng kembali memanggil Su Yan.


"Su Yan! Segera keluarlah dan temui aku. Aku sudah menunggumu di sini. Jadi kau keluarlah dan temui aku di balik bukit di sebelah barat, Ada hal penting yang ingin aku beritahukan kepadamu." ucap Chen Feng kepada Su Yan.


Su Yan yang sedang mencari keberadaan Tuannya itu pun mulai merasakan panggilan tersebut. Lalu dia kembali melesat mencari titik yang diperintahkan oleh suara itu.Dan dengan secepat kilat Su Yan telah sampai di balik Bukit yang diperintahkan oleh suara itu.


"Su Yan! Aku di sini!" panggil Chen Feng kepada Su Yan.


Mendengar panggilan dari Tuanya, Su Yan kemudian melesat ke arah di mana suara itu berada,hingga tak lama dia pun sampai di tempat di mana asal suara itu,lalu dari balik bukit batu itu keluarlah sesosok bayangan hitam yang ternyata adalah Chen Feng.


"Tuan Chen Feng! Bawahan memberi hormat kepada Tuan," ucap Su Yan memberi hormat.


"Ya, sudah sudah. Bangkitlah Su Yan." ujar Chen Feng.


Lalu Su Yan pun bangkit dan dan berkata.


"Apa yang ingin Tuan katakan kepada bawahan?" tanya Su Yan menatap Chen Feng.


"Aku ingin bertanya kepadamu. Mengapa kamu tidak memberikan informasi kepadaku? Ini bahkan sudah 5 hari sejak kepergianmu masuk ke dalam markas klan iblis darah?" tanya Chen Feng merasa penasaran.


"Maaf Tuan. Saat ini di dalam markas klan iblis darah sangat ketat dalam pengawasan, dan semua itu adalah perintah dari klan Iblis darah pusat. Jadi ketika ada sesuatu hal yang mencurigakan keluar dari markas klan iblis darah di alam bawah ini, klan iblis darah pusat akan mengetahuinya.dan itulah sebabnya mengapa bawahan tidak bisa memberikan informasi kepada Tuan Chen Feng." jawab Su Yan menjelaskan.


"Kalau begitu lalu mengapa kau bisa keluar semudah ini? Apakah mereka tidak curiga?"

__ADS_1


"Maaf Tuan. Dikarenakan sedang ada masalah di dalam klan iblis darah pusat yang ada di alam atas sana, jadi penjagaan di dalam markas klan iblis darah yang ada di alam bawah tidak terlalu di perketat." jawab Su Yan menjelaskan.


"Sedikit masalah! Memangnya ada masalah apa?" tanya Chen Feng penasaran.


"Menurut informasi yang saya dengar, ini semua ada kaitannya dengan klan iblis jiwa. Di alam atas sedang diadakan kompetisi antar klan, di mana klan Ibis darah telah berhasil mengalahkan jenius jenius muda dari klan iblis jiwa, namun pihak dari klan iblis Jiwa tidak mengakui kekalahan mereka. Jadi ada sedikit perdebatan antara kedua klan besar itu, maka dari itu klan Iblis darah sedang sibuk berjaga-jaga mengantisipasi kedatangan dari klan iblis jiwa di alam atas sana Tuan." jawab Su Yan menjelaskan.


"Oh ternyata begitu. Lantas bagaimana dengan tugas yang telah aku berikan kepadamu! Apakah kau telah menemukannya?" tanya Chen Feng kembali.


"Maaf Tuan. sampai sekarang orang-orang dari klan iblis darah alam bawah belum dapat menemukan gerbang langit yang telah Tuan perintahkan untuk hamba mencarinya." jawab Su Yan tampak tak enak.


Mendengar ucapan dari Su Yan, Chen Feng pun langsung berpikir.


"Apakah gerbang langit yang ada di alam liar sudah tidak ada? Tapi itu tidak mungkin. Atau jangan-jangan ada kabut tersembunyi yang melindungi gerbang Langit Itu." gumam Chen Feng di dalam hatinya.


Lalu pun kembali bertanya kepada Su Yan.


"Menurutmu apakah ada hal lain yang mencurigakan dari klan iblis darah?"


"Oh! Ternyata mereka belum melepaskanku juga ya! Sepertinya aku harus segera meninggalkan alam bawah ini, kalau tidak akan sangat banyak musuh-musuh baru yang berdatangan untuk menyerangku." ujar Chen Feng bergumam.


"Ya sudah kalau begitu, sekarang kau boleh kembali ke dalam markas klan Ibis darah. Aku tidak ingin orang-orang itu mencurigaimu dan meragukan identitasmu sebagai Komandan iblis Fan Ji Hoo." ucap Chen Feng kepada Su Yan.


Su Yan yang mendengar perintah dari Tuanya pun langsung memberi hormat dan melesat pergi kembali ke dalam markas klan iblis darah. Setelah kepergian dari Su Yan, Chen Feng sedikit berpikir.


"Kelihatannya aku harus segera meninggalkan alam bawah dan menuju ke alam atas, kalau tidak orang-orang dari klan ibis daerah itu akan kembali berdatangan dan mencariku dan kelompokku. Dan jalan satu satunya saat ini, aku harus segera mencari di mana gerbang langit yang berada di alam liar itu berada, agar aku dan para kelompokku dapat meninggalkan alam bawah dan menuju ke alam atas tanpa diketahui oleh orang-orang dari klan para musuh. Akan menjadi merepotkan jika orang-orang kuat dari alam atas dapat menemukan aku dan kelompokku." gumam Chen Feng dan langsung melesat ke arah hutan di barat daya sana.


Sedangkan di dalam paviliun yang ada di markas klan pedang surgawi, saat ini Ling Ling dan Qian Xue masih berkultivasi memahami teknik teknik yang diberikan oleh Chen Feng. Begitu juga dengan para saudara yang lainnya, masih terus berkultivasi guna memahami teknik-teknik baru yang sedang mereka pelajari


Dan tanpa terasa, dua hari, tiga hari dan sampai sepekan, akhirnya Ling Ling bersama Qian Xue sudah berhasil memahami teknik yang diberikan oleh Chen Feng, sekaligus mereka juga telah meningkatkan basis kultivasi milik mereka yang telah naik menjadi satu tingkat dan itu artinya sekarang mereka berada di tingkat ranah alam suci tahap awal puncak.

__ADS_1


Dan mereka berdua pun menyudahi kultivasi mereka sambil membuka mata secara perlahan.


"Kakak! Auramu menjadi sangat naik drastis setelah naik ke tingkat awal puncak dari tanah alam suci." ucap Qian Xue kepada Ling Ling.


"Kau benar adik. Dan kamu juga aura kamu juga lebih kuat setelah naik ke tingkat awal dari ranah alam suci." jawab Ling Ling memuji kemampuan Qian Xue.


"Iya, dan sekarang aku memiliki kultivasi yang tinggi untuk berada di samping Chen Feng dan aku juga bisa bertarung bersama-sama dengan kalian semua." uhar Qian Xue tersenyum senang.


"Itu memang benar adik. Akan tetapi! Kamu jangan terlalu memaksakan diri, Chen Feng tidak akan menyukainya." ucap Ling Ling mengingatkan Qian Xue.


Mendengar peringatan dari kakaknya itu, Qian Xue pun mengangguk setuju.


"Baik Kak! Aku akan mengingat kata-katamu ini,"


"Bagus. Sekarang mari kita melihat saudara-saudara kita yang lainnya, mereka juga pasti sudah selesai berkultivasi." ucap Ling Ling mengajak Qian Xue.


Namun ketika Ling Ling dan Qian Xue hendak melangkah ke arah kelompok mereka, tiba tiba Qian Xue baru menyadari bahwa dirinya tidak dapat merasakan aura spiritual yang di miliki oleh Chen Feng.


"Mengapa aku tidak bisa merasakan aura spiritual milik Chen Feng berada di sini? Apakah dia sedang pergi?" tanya Qian Xue menatap Ling Ling.


"Benar adikku! Ketika Chen Feng memberikan kita salinan dari teknik-teknik yang dia miliki Chen Feng pun langsung pergi meninggalkan kediaman klan pedang surgawi ini." jawab Ling Ling membuat Qian Xue sedikit terkejut.


"Pergi! Memangnya Chen Feng hendak pergi kemana Kak?" tanya Qian Xue penasaran.


"Aku juga tidak tahu adik. Tapi kelihatannya ada sesuatu yang sedang dicari oleh Chen Feng. Soal apa itu, aku pun tidak mengetahuinya." jawab Ling Ling kepada Qian Xue.


"Kalau begitu, ayo kita mencari keberadaan Chen Feng Kak!"


"Tidak perlu adikku. Ada hal-hal yang memang ingin dia lakukan sendirian tanpa kita semua, jadi kita harus memberikannya sedikit ruang untuk dirinya Qian Xue." jawab Ling Ling menjelaskan sambil melangkah ke arah tempat di mana para kelompok mereka sedang berkultivasi.

__ADS_1


Melihat kepergian Ling Ling, Qian Xue pun mengikutinya dari belakang.


__ADS_2