Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kecurigaan Komandan Fan Ji Hoo


__ADS_3

"Lapor Komandan! Kami tidak berhasil menemukan apapun yang berkaitan dengan orang-orang dari kelompok ketua Fan Lie. Mereka hilang seakan mereka telah ditelan oleh kesunyian dari alam bawah ini Komandan." ucap Fan Ji memberikan laporan kepada Komandan Fan Ji Hoo.


"Benar Tuan. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, di dataran domain tengah kami menemukan ada jejak-jejak pertarungan. Tapi yang kami herankan, tidak sedikitpun sisa-sisa dari pertarungan itu yang dapat kami lihat menggunakan aura jiwa milik kami. seakan-akan semua itu telah lenyap dan aku merasa kekuatan dari orang yang telah bertarung dengan Ketua Fan Lie memiliki kekuatan jiwa yang setara dengan ranah alam Dewa tingkat dua puncak." jelas anak buahnya yang lain yang bernama Fan Su.


Sedangkan komandan Fan Ji Hoo yang mendengarkan laporan dari mereka pun hanya diam sambil terus mengaktifkan harta pusaka miliknya, dengan perasaan yang bingung akan apa yang terjadi dengan para bawahannya.


Dia sangat heran. Mengapa dia yang menggunakan senjata tingkat dewa tidak bisa menemukan orang-orang yang sedang mereka cari, Padahal seharusnya dengan menggunakan harta pusaka pagoda kematian yang dia miliki, itu dapat dengan mudah menemukan aura kekuatan dari orang yang sedang dia cari.


"Kalian semua! Cari ulang para orang orang pembunuh itu. Aku ingin mereka semua secepatnya ditemukan. Karena tebakanku pasti mereka masih berada di dalam bawah ini. perintah Komandan Fan Ji Hoo.


Lalu tatapan Komandan itu pun langsung mengarah menatap ketua Fan Hai.


"Dan untukmu Fan Hai! Apakah selama kau berada di domain tengah ini kau tidak pernah mencoba mencari tahu orang-orang yang telah bertarung dengan orang-orang kami?" tanya Komandan Fan Ji Hoo kepada ketua Fan Hai.


"Tidak Komandan! Aku tidak pernah mencari tahu apa yang terjadi, tapi aku pernah ingin mencari keberadaan dari ketua Fan Lie namun aku menghentikan niatku itu. Karena ketika aku sampai di perbatasan antara domain tengah dan domain atas. Aku bertemu dengan banyaknya orang-orang dari klan pedang surgawi yang sedang berkumpul di perbatasan antara domain atas dan domain Tengah," ucap ketua Fan Hai menjelaskan.


Mendengar hal itu,lalu komandan Fan Ji Hoo pun kembali bertanya kepada ketua Fan Hai.


"Memangnya ada masalah apa sampai orang-orang dari klan pedang surgawi berkumpul di perbatasan antara domain atas dan domain tengah?" ucap Komandan Fan Ji Hoo bertanya kepada ketua Fan Hai atas apa yang telah terjadi sebenarnya.


"Maaf Komandan Fan Ji Hoo! Hamba tidak mengetahui apa yang terjadi sebenernya? Namun yang hamba pikir mereka sedang menyembunyikan sesuatu, karena ketika mereka berada di sana mereka sedang menanti kedatangan dari cucu leluhur Qian Mo dan juga beberapa teman dari cucu mereka itu," jawab ketua Fan Hai menjelaskan.


"Memangnya apa yang aneh dengan kejadian itu Fan Hai? Apakah orang-orang dari klan pedang surgawi itu melakukan hal yang mencurigakan menurutmu?" tanya Komandan Fan Ji Hoo kembali.


"Tidak Komandan! Tapi semenjak kedatangan teman-teman dari cucu luluhur Qian Mo itu, tiba-tiba saja leluhur Qian Mo dapat menembus penghalang antara langit dan bumi yang di mana itu artinya sebentar lagi dia akan dapat naik ke alam atas sana. Padahal sebelumnya dia tidak pernah berhasil melakukan itu. Bahkan selama ratusan tahun dia selalu gagal. Namun ketika kedatangan dari para pemuda itu di markas klan pedang surgawi miliknya.Tiba-tiba saja dia dapat berhasil menembus penghalang itu. Apakah menurut Komandan ini adalah sesuatu yang masuk akal?" tanya ketua Fan Hai menatap lekat kearah Komandan Fan Ji Hoo.


Mendengarkan penjelasan dari Ketua Fan Hai. Komandan Fan Ji Hoo pun menjadi berpikir keras. Lantas dengan cepat dia pun memerintahkan para bawaannya untuk memeriksa markas milik klan pedang surgawi, untuk memastikan kebenaran atas kecurigaan dari Ketua Fan Hai.


"Kalian semua! Pergi dan cari tahu, ada apa di dalam markas milik klan pedang surgawi! Tapi ingat. Jangan sampai membuat benturan dengan mereka, karena status mereka lebih tinggi dari pada klan milik kita. Namun jika mereka melakukan hal-hal yang sebagaimana kita curigakan, dan mereka ada hubungannya dengan semua ini? Maka cepat kembali dan segera melaporkannya kepadaku, agar kita dapat menyusun rencana selanjutnya." ucap Komandan Fan Ji Hoo memerintahkan kepada para bawahnya.


Menerima perintah dari atasannya, mereka berempat pun langsung melesat ke arah markas klan pedang surgawi. Kemudian komandan Fan Ji Hoo kembali mendesak harta pusaka pagoda kematian miliknya untuk melihat ke arah markas klan pedang surgawi.


****


Sedangkan di markas klan pedang surgawi. Mereka berempat para bawahan Komandan Fan Ji Hoo telah tiba di dekat markas klan pedang surgawi. Rombongan anak buah dari komandan Fan Ji Hoo tampak berhati-hati untuk mengawasi keadaan sekitar dari markas klan pedang surgawi.


Lalu mereka berempat pun mengeluarkan kekuatan jiwanya untuk menelusuri setiap keadaan di sekitar dari markas klan pedang surgawi itu.


Sementara di dalam markas, Chen Feng dan para orang-orang yang ada di dalam markas klan pedang surgawi mulai menyadari akan kehadiran dari para iblis-iblis dari klan iblis darah. Kemudian leluhur Qian Mo pun langsung bangkit dari duduknya dan melesat ke udara untuk menemui para iblis iblis dari klan iblis darah pusat itu.


Sesampainya di depan mereka berempat. Leluhur Qian Mo pun bertanya kepada orang-orang itu.

__ADS_1


"Hei kalian! Apa maksud kalian berada di dalam perkarangan markas milik klan pedang surgawiku? Apakah kalian menyatakan perang dengan klanku? Sekarang juga kalian semua pergi dari sini .Atau jika tidak aku akan menganggap ini sebagai pernyataan perang antara klan kalian dengan klan pedang surgawi milikku." ucap leluhur Qian Mo dengan sedikit mengancam.


Sementara orang-orang yang berada di dalam markas klan pedang surgawi terus berpikir keras.


"Sebenarnya apa yang sedang terjadi? Mengapa klan kita diawasi oleh iblis iblis dari klan iblis darah itu?" tanya mereka merasa heran.


Lalu Chen Feng memerintahkan Fan Mouji dan Fan Kiyoung untuk menolong leluhur Qian Mo.


"Fan Mouji dan Fan Kiyoung! lindungilah leluhur Qian Mo. Bantu dia jikalau keadaan menjadi tak terkendali," ucap Chen Feng kepada mereka berdua.


"Baik Tuan! Kami akan segera berangkat sekarang juga," ucap Fan Mouji dan Fan Kiyoung secara bersamaan.


Kemudian mereka berdua pun pergi melesat ke arah di mana leluhur Qian Mo berada. Lantas 4 iblis yang mengetahui kedatangan dari dua orang yang sedang menuju kepada mereka pun bertanya-tanya.


"Sejak kapan di alam bawah ini klan pedang surgawi memiliki orang orang dengan aura dari tingkat dewa!" ucap Fan Ji sambil merasakan aura yang sedang mereka rasakan.


Mengetahui kalau dua orang yang mendekati leluhur Qian Mo itu sedang menekan aura milik mereka. Empat iblis iblis itu pun menatap tajam kearah mereka berdua. Walaupun kekuatan dari Fan Mouji dan Fan Kiyoung telah di tekan, namun keempat iblis iblis itu masih dapat merasakan tekanan aura spiritual yang dimiliki oleh Fan Mouji dan Fan Kiyoung.


Lalu Fan Mouji dan Fan Kiyoung pun sampai di samping leluhur Qian Mo.


"Senior! Kami datang untuk membantu Anda Senior,"


"Terima kasih saudara Fan Mouji dan Fan Kiyoung. Tapi mereka tidak akan berani untuk membuat masalah dengan klan pedang surgawi milikku." jawab leluhur Qian Mo.


"Hei kau orang tua! Cepat katakan kepada kami. Apakah semua kejadian yang menimpa orang-orang dari saudara klanku ada kaitannya denganmu?" tanya iblis darah Fan Ji.


Mendapatkan pertanyaan itu, leluhur Qian Mo tidak menjawabnya. Namun dia memerintahkan orang-orang dari klan iblis darah pusat agar segera cepat meninggalkan markas dari klan pedang surgawi, sebelum seluruh klan pedang surgawi miliknya mengganggap kalau klan iblis darah pusat telah mengaungkan pernyataan perang kepada klan pedang surgawi miliknya.


Mendengar perkataan yang diucapkan oleh orang tua yang ada di depan mereka saat ini yang telah berbicara dengan nada mengancam. Orang orang dari iklan iblis darah pusat menjadi bingung, Mereka tidak tahu harus berbuat apa.


Hingga tak lama berselang, muncullah Komandan Fan Ji Hoo yang tiba di depan mereka semua. Hingga akhirnya mereka semua terdampak oleh kekuatan yang dikeluarkan oleh Komandan Fan Ji Hoo.


"Kekuatan yang amat mengerikan," gumam leluhur Qian Mo ketika merasakan kekuatan yang dikeluarkan oleh Komandan Fan Ji Hoo.


"Kau orang tua Qian Mo! Aku tidak pernah akan menyatakan perang kepada klan pedang surgawimu itu! Aku hanya ingin bertanya apakah klan pedang surgawimu ada kaitannya dengan terbunuhnya orang-orang dari klan iblis darah milikku? Jika tidak, katakan saja tidak.Aku hanya ingin mendengarkan jawaban darimu. Namun jika ini kau anggap sebagai pernyataan perang? Maka hal ini harus kita uji terlebih dulu, karena jika peperangan terjadi maka yang sudah pasti dirugikan di dalam kejadian ini adalah klan milikku yang di mana orang-orang dari klanku telah banyak mati sebelumnya. Jadi saat ini aku hanya ingin kau menjawabnya saja. Apakah kau ada kaitannya dengan kejadian ini?" tanya Komandan Fan Ji Hoo menatap tajam kearah leluhur Qian Mo.


Namun leluhur Qian Mo hanya diam tidak juga menjawab pertanyaan dari Komandan Fan Ji Hoo. Lalu kemudian leluhur Qian Mo memerintahkan orang-orang dari para iblis iblis itu ntuk pergi dari kediamannya


"Dasar cari mati! teriak Komandan Fan Ji Hoo sangat marah.


"Kalian berempat. Cepat periksa setiap orang yang berada di dalam markas klan pedang surgawi," ucap Komandan Fan Ji Hoo memberikan perintah kepada para bawahannya.

__ADS_1


Mendapatkan perintah dari atasannya, mereka berempat pun langsung turun melesat ke bawah markas klan pedang Surgawi.


Fan Mouji dan Fan Kiyoung yang melihat 4 iblis itu akan melesat turun menuju masuk ke dalam markas pun langsung cepat-cepat mengambil tindakan untuk menghalangi mereka berempat.


"Kalian berempat! Jangan harap kalian berempat dapat masuk ke dalam kediaman klan pedang surgawi milik kami." teriak Fan Mouni dan Fan Kiyoung.


"Cih! Hanya kalian berdua tapi ingin berusaha menghalangi kami! Sungguh konyol kalian ini, Apakah kalian mampu melawan kami semua? " tanya Fan Ji dan Fan Su dengan nada yang sombong.


Setelah itu mereka pun langsung melesat ke arah Fan Mouji dan Fan Kiyoung.


"Saudara Fan Kiyoung inilah saatnya kita membalaskan dendam kepada orang-orang ini," ucapan Fan Mouji langsung melesat juga hendak menyerang Fan Su.


Melihat saudaranya yang pergi menyerang, Fan Kiyoung pun tidak tinggal diam.dia langsung melesat membantu Fan Mouji untuk menyerang Fan Su dan Fan Ji. Hingga akhirnya kedua pertarungan pun tidak dapat terhindarkan lagi. dua bentrokan yang sama-sama berada di ranah alam Dewa telah menimbulkan getaran yang sangat hebat. Akibat dua kekuatan besar yang sedang beradu menimbulkan getaran yang mampu menghancurkan apapun yang berada di sekitarnya.


"Lancang kalian iblis iblis jelek, Kalian benar-benar mengumandangkan perang kepada klan pedang surgawi milikku," teriak lulur Qian Mo sambil menunjuk ke arah komandan Fan Ji Hoo.


Kemudian leluhur Mo pun melemparkan sebuah token giok ke udara, hingga token giok itu bersinar terang dan berangsur-angsur menjadi sebuah sosok manusia yang transparan.


"Qian Mo! Ada apa kau memanggilku?" tanya sosok yang muncul dari kilatan cahaya yang berasal dari token giok tersebut.


"Maaf guru! Aku hanya mencoba apa yang dahulu kau katakan kepadaku, saat ini penghalang antara langit dan bumi sudah berhasil aku tembus. Sehingga aku dapat memanggilmu yang berada di alam atas sana," jawab leluhur Qian Mo menjelaskan.


"Dasar bodoh! Hal semacam itu bukan untuk dijadikan mainan. Kau tidak pernah berubah dari semenjak aku mengenalmu, " ucap sosok yang muncul itu yang diketahui adalah guru dari leluhur Qian Mo.


"Maaf guru! Bukan hanya hal itu yang ingin amu katakan.tapi ada masalah yang besar. Para iblis dari klan iblis darah pusat yang ada di alam atas sedang menyerang klan pedang surgawi milik kita Guru,"


Mendengarkan perkataan dari leluhur Qian Mo, guru dari lulur Qian Mo pun langsung memadatkan auranya dan melepaskannya serentak kearah para klan iblis darah itu.


Hingga para iblis dari klan iblis darah yang berada di kediaman klan pedang surgawi tidak terkecuali komandan Fan Ji Hoo terimbas akibat tekanan aura yang dikeluarkan oleh guru leluhur Qian Mo yang berada di ranah alam Dewa tingkat tiga.


"Kurang ajar kalian! Berani menyerang klan pedang surgawi milikku, Sungguh besar nyali yang kalian miliki.," ucap guru leluhur Qian Mo sambil mengibaskan lengan bajunya.


Dan seketika saja iblis iblis dari klan iblis darah itu terhempas menjauhi kediaman milik klan pedang surgawi.


"Kalian mengertilah akan posisi yang kalian punya? Apakah kalian pantas untuk menginjakkan kaki kalian ke dalam klan pedang surgawi milikku? Kalian hanyalah iblis rendah, bahkan hanya menginjakkan kaki kalian di depan perkarangan kediaman kami pun kalian tidak pantas. Akan tetapi aku akui kalian memiliki keberanian dan nyali yang besar untuk datang dan mengobrak abrik kediaman klan pedang Surgawiku. Apa kalian pikir di dalam klan pedang surgawi ini tidak ada yang melindunginya dari alam atas sana? Ya benar-benar kalian tidak termaafkan. karena telah melakukan kejahatan ini, bagiku hukumannya adalah mati." ucap sosok guru leluhur Qian Mo sambil mengeluarkan tekanan spiritualnya.


Lalu ia memadatkannya dan melepaskan serangannya ke arah iblis iblis dari klan iblis darah, Sedangkan Komandan Fan Ji Hoo yang melihat serangan itu dditunjuka kepadanya pun langsung melepaskan pagoda kematiannya mengarah kearah serangan yang dilepaskan oleh sosok guru leluhur Qian Mo.


Hingga kemudian 2 serangan besar itu pun bertabrakan dan.


Duar... Duar....

__ADS_1


Terjadi benturan antara kedua kekuatan besar itu.


"Oh ternyata harta pusaka pagoda kematian itu adalah senjata yang sangat berharga dari klan iblis darah kalian! Sepertinya kalian benar-benar mempersiapkan rencana yang matang untuk menyerang ke kediaman klan pedang surgawi milikku." ucap guru dari leluhur Qian Mo.


__ADS_2