
"Baiklah! Aku mengaku bahwa memang perkataanku agak sedikit tidak enak didengar. Namun inilah aku. Aku tidak akan merubah apapun yang telah aku ucapkan,Dan seharusnya kau pun tahu tentang itu. Adik Qian Xue maafkan atas perkataanku dan untukmu senior Qian Er, Aku juga meminta maaf kepadamu karena perkataanku yang barusan kepadamu. Tapi aku harap di masa depan Qian Xue harus mengerti posisinya di dalam keluargaku. Karena di dalam keluargaku ini tidak suka ada hal hal yang merepotkan." ucap Ling Ling menatap ke arah Qian Xue.
Setelah itu Qian Xue pun berkata kepada Ling Ling.
"Kakak Ling Ling. Aku juga minta maaf atas tindakanku yang sudah berkata salah."
Melihat keduanya sudah saling meminta maaf, Chen Feng pun mengeluarkan suaranya.
"Aku harap permasalahan ini sudah selesai sampai di sini saja. Jangan berselisih paham lagi. Karena itu tidak baik untuk keluarga kita." kata Chen Feng yang menengahi mereka berdua.
"Dan untuk kamu Qian Xue. Bagaimana dengan pertanyaanku kepadamu? Apakah kau sudah bisa menjawabnya?" tanya Chen Feng menatap kearah Qian Xue.
Namun Qian Xue tampak terlihat masih bingung untuk menjawab pertanyaan dari Chen Feng.
"Baiklah. Aku harap kau bisa menjawabnya dengan cepat, tidak perlu hari ini." ujar Chen Feng sambil melangkah ke arah Ling Ling.
"Ayo kita pergi dari sini Ling Ling." ajak Chen Feng kepada Ling Ling, lalu mereka berdua pun meninggalkan yang berada di Qian Xue dan Guru Qian Er yang berdiri di depan gua itu.
Hingga tidak berselang lama, ketika Chen Feng dan Ling Ling telah pergi dari tempat itu. Di dalam gua terjadi fluktuasi energi yang sangat besar. Bahkan fluktuasi energi itu sangat terasa getarannya hingga di daerah sekitarnya.
Orang-orang kuat yang berada di domain atas menyadari adanya kekuatan yang sangat besar yang sedang berada di daerah mereka. Dan langsung saja seluruh orang tua yang berada di domain atas melesat ke udara ingin melihat arah dari fluktuasi energi tersebut.
Lalu leluhur Qian Mo yang telah berhasil memadatkan inti suci miliknya pun langsung melesat ke udara.
"Hebat, hebat! Kekuatan ini adalah kekuatan yang sangat mengesankan. Guru! Apakah kau melihat muridmu ini? Aku telah bisa menjadi seperti yang kau inginkan. Cepat atau lambat muridmu ini akan dapat sampai menuju ke tempatmu, tunggulah aku guru. Aku akan mencapai ke alam atas secepat mungkin." ucap leluhur Qian Mo yang sedang berada di atas udara.
Lalu dia pun melihat ke sekelilingnya hingga tatapannya tertuju kepada Qian Xue dan juga Qian Er yang berada di dekat gua.
Sementara itu orang-orang kuat yang berada di domain atas melesat menuju ke arah sumber fluktuasi energi kekuatan besar itu. Hingga sesampainya di tempat asal fluktuasi kekuatan itu, mereka melihat leluhur Qian Mo yang sedang berada tepat di depan mereka. Hingga semua mata mulai tertuju kepada leluhur Qian Mo.
Mereka tidak menyangka kalau kekuatan orang tua itu telah menjadi lebih kuat lagi. Dan mereka pun mulai saling berbincangberbincang.
"Benar-benar cocok menjadi klan terkuat di domain atas ini. Dia benar-benar mampu menerobos penghalang antara langit dan bumi dalam waktu dekat, kemungkinan dalam waktu dekat juga dia dapat mencapai ke alam atas sana," ucap orang-orang kuat dari domain atas itu.
__ADS_1
Kemudian orang orang kuat dari domain atas itupun melesat mendekat leluhur Qian Mo.
"Selamat saudara Qian Mou. kau benar-benar mampu menerobos penghalang itu, sekali lagi selamat untukmu saudara Qian Mo," ucap seorang kakek tua di dalam kerumunan dari domain atas itu.
"Terima kasih! Terima kasih sekali lagi untuk kalian semua, karena sudah mau datang melihat keberhasilanku. Namun ini bukanlah apa-apa tanpa seseorang yang sudah membantuku. Sekarang aku ingin berkumpul dengan keluargaku, jadi aku harap kalian dapat kembali ke klan kalian masing-masing." ucap lulur Qian Mo kepada para sahabatnya
Setelah itu dia pun melesat ke arah turun menuju kearah Qian Xue dan juga Qian Er. Sedangkan orang orang kuat dari domain atas itu mulai pergi meninggalkan tempat tersebut.
"Kakek! Akhirnya Kakek telah berhasil menerobos. Selamat untukmu karena telah berhasil menerobos penghalang itu Kek!" ucap Qian Xue kepada leluhur Qian Mo.
"Terimakasih Cucuku. Tapi ini semua berkat bantuan dari Nak Chen Feng, jika tidak ada dia. Aku tidak tahu apakah aku dapat menerobos penghalang itu atau tidak! Anak muda itu benar-benar mengesankan pemahamannya tentang taoisme. Sangat berada jauh dari tingkatannya dengan diriku ini," ujar leluhur Qian Mo kepada Qian Xu.
Mendengar perkataan dari kakeknya yang memuji Chen Feng, Qian Xue merasakan hatinya seakan-akan menjadi hancur, Dia yang awalnya berpikir kalau Chen Feng tidak ingin membantu kakeknya, tapi ternyata keberhasilan kakeknya adalah berkat bantuan dari Chen Feng.
Qian Xue bergumam di dalam hatinya sambil meneteskan air mata. Melihat Qian Xue yang tampak menangis. Leluhur Qian Mo pun langsung bertanya.
"Ada apa Cucuku? Kenapa kau menangis? Ayo katakan kepada kakekmu ini, siapa yang telah mengganggumu sampai kau menangis seperti ini? Kakek akan meminta pertanggungjawaban dari orang-orang yang telah membuatmu menangis seperti ini Qian Xue," ucap leluhur Qian Mo merasa marah.
Mendengar pertanyaan leluhur Qian Mo. Lalu Qian Er pun menjawab pertanyaan leluhur Qian Mo.
"Bodoh! Kenapa kalian bisa berpikiran seperti itu? Lalu sekarang di mana Nak Chen Feng berada? Kalian harus segera meminta maaf kepadanya. Asal kalian tahu, jika Nak Chen Feng ini ingin, maka aku pun tidak akan bisa mengalahkannya. Seharusnya kau Qian Xue yang sudah lama mengikutinya. Seharusnya kau lebih tahu sifatnya itu.Tapi kenapa kau malah berbuat bodoh seperti ini?" tanya leluhur Qian Mo kepada Qian Xue.
Mendengar perkataan dari kakeknya, Qian Xue semakin berderai air mata. Dia tidak sanggup untuk menatap Chen Feng dam juga Ling Ling. Melihat Qian Xue yang semakin sedih. Leluhur Qian Mo lalu mendekatinya dan berkata kepada Qian Xue.
"Ayo kita temui Nak Chen Feng, lalu setelah iti kau meminta maaflah kepadanya. Dia adalah orang yang sungguh baik, walaupun perangainya agak buruk. Namun dia adalah orang yang bertanggung jawab kepada keluarganya." ucap Leluhur Qian Mo.
Tapi ketika mereka hendak melangkah pergi tiba-tiba saja di kejauhan, tepatnya di langit atas sana. Terasa fluktuasi energi yang sangat mengerikan yang hendak turun ke alam bawah. Bahkan leluhur Qian Mo dan Guru Qian Er menjadi sangat tertekan karena terdampak oleh fluktuasi energi tersebut.
Melihat kakek dan gurunya sedikit merasa kesakitan ,Dengan cepat Qian Xue mengeluarkan teknik penghalang yang telah dia pelajari dari Chen Feng dan juga Ling Ling. Hingga seketika saja leluhur Qian Mo dan Guru Qian Er tidak terdampak lagi oleh fluktuasi energi tersebut.
"Ada apa in? Kekuatan dari mana ini yang begitu sangat mendominasi? Dan kamu Qian Xue. Mengapa kau tidak terdampak oleh kekuatan itu sama sekali? Lalu teknik apa yang sedang kau pergunakan ini?" tanya leluhur Qian Mo merasa penasaran.
"Kakek! Teknik ini adalah pemberian dari Chen Feng dan kakak Ling Ling. Mereka yang mengajariku tentang semua tekhnik yang sekarang aku pergunakan ini," jawab Qian Xue.
__ADS_1
"Benarkah! Sebenarnya siapa Chen Feng dan Ling Ling itu? Mengapa hanya di tingkat ranah Martial King, mereka dapat memiliki kekuatan yang sangat besar?" tanya Guru Qian Er menatap Qian Xue.
"Maaf Kakek dan Guru! Masalah ini adalah rahasia keluarga kami. Aku tidak berhak untuk mengatakannya kepada siapapun," jawab Qian Xie kepada mereka berdua.
"Kamu juga Qian Xue. Kamu hanya berada di tingkat Martial King. Tapi mengapa kamu juga bisa menahan fluktuasi dari energi tersebut? Apakah ini juga hasil dari pengajaran Nak Chen Feng dan juga Ling Ling? Sepertinya kalian sudah berada di ranah alam suci tingkat menengah, Tapi kalian sengaja memakai teknik untuk menyembunyikan tingkat kultivasi kalian," ucap leluhur Qian Mo kepada Qian Xue.
"Maaf kek! Maaf sekali lagi. Aku tidak dapat memberitahumu tentang ini, karena ini adalah rahasia dari keluarga kami. Aku tidak ingin dengan mengatakannya hubunganku dengan suami dan kakakku akan semakin renggang." jawab Qina Xue menjelaskan.
Kemudian di langit yang ada di kejauhan sana, tepatnya di atas markas dari klan iblis darah. Telah turun 5 sosok pria dengan tubuh yang memancarkan Aura keganasan yang dapat meluluh lantakkan area di sekitarnya.
Mereka berlima turun mendarat tepat di depan altar gerbang langit milik klan iblis darah. Melihat kelima sosok itu turun ke daratan, seluruh orang yang berada di dalam markas klan iblis darah, langsung melesat menuju ke altar teleportasi itu.
Dan sesampainya di depan altar itu, Ketua Fan Hai serta para bawahannya dan para pejabat-pejabat tinggi klan iblis darah pun bersujud menyembah kepada kelima sosok yang baru tiba itu.
"Hormat kami Tuan! Kami menyambut kedatangan Tuan-Tuan sekalian," ucap ketua Fan Hai dan para bawahannya.
"Fan Hai, ceritakan sekarang juga apa yang sebenarnya terjadi kepada utusanku. Mengapa sudah beberapa hari turun ke alam bawah mereka tidak mengirimkan kabar kepada diriku?" tanya seseorang yang berada di paling depan. Kelihatannya orang itu adalah pemimpin dari kelompok tersebut.
"Maaf Tuan, maaf! Kami pun tidak mengetahui kenapa Tuan Fan Li dan para bawahannya kenapa belum kembali ke mari. Bahkan aku telah mengirimkan beberapa orang untuk mencari keberadaan dari mereka, namun orang-orang suruhanku itu tidak dapat menemukan ketua Fan Li dan para bawahannya." jawab ketua Fan Hai kepada orang yang berada di depannya itu.
Lalu orang yang kelihatannya adalah pemimpin dari kelompok itu pun memanggil orang yang berada di belakangnya.
"Kau Fan Su dan kau Fan Ji, cepat telusuri sisa-sisa energi kekuatan dari Fan Li dan kelompoknya. Cepat kembali dan laporkan hasilnya kepadaku. Sedangkan kau Fan Lian. Kalian telusuri seluruh sudut dari domain atas ini, apakah ada yang mencurigakan? Kalau ada maka cepat laporkan kepadaku. Sekarang juga pergilah kalian semua," perintah orang itu yang kelihatannya adalah pemimpin dari kelompok itu yang bernama Fan Ji Hoo.
Mendengarkan perintah dari Fan Ji Hoo, keempat orang itu langsung melesat ke arah yang telah diperintahkan oleh ketua Fan Ji Hoo. Sementara itu ketua Fan Ji Hoo mengeluarkan harta pusakanya yang berbentuk seperti pagoda itu yang mengeluarkan energi kekuatan yang sangat dingin dan mengerikan.
Sedangkan di klan pedang Surgawi, di mana Chen Feng dan Ling Ling berada. Mereka sudah mengetahui atas kedatangan beberapa orang-orang yang berada di ranah alam Dewa itu, yang kini tengah berada di klan iblis darah.
Tatapan mereka terlihat sangat serius, mereka berdiri di depan ruangan peristirahatan dari Chen Feng dan juga Ling Ling. Hingga tak lama kemudian suara pintu pun terdengar terbuka dari arah dalam.
"Tuan! Kelihatannya orang orang dari klan iblis darah pusat telah kembali mengirim iblis terkuat mereka, Lalu apa perintah Tuan kepada kami? tanya para komandan iblis.
Mendengar pertanyaan dari komandan iblis Chen Feng pun menjawab dengan santai.
__ADS_1
"Tidak perlu melakukan apa-apa? Kita yang saat ini belum tentu bisa mengalahkan mereka semua. Dari yang aku lihat, sepertinya mereka berada di ranah alam Dewa tingkat 2 Puncak."ucap Chen Feng kepada para komandannya.