
Sementara itu di wilayah yang berbeda tepatnya di tempat seluruh anggota Chen Feng berada. Mereka Tengah duduk di sebuah bangunan yang memiliki luas yang sangat sangat besar dan terlihat sedang berdiskusi.
"Saudara-saudara, kelihatannya tuan tidak berada di sini. Aku tidak dapat merasakan hawa keberadaannya di sekitar tempat ini. Terlalu banyak kultivator kultivator yang hadir di tempat ini, yang memiliki kekuatan lumayan besar. Dengan banyaknya kelompok itu akan sangat sulit bagi kita melawan mereka, terlebih lagi pasti ada beberapa pengawal diantara mereka yang memiliki basis kultivasi yang kemungkinan setara dengan milik kita. Karena aku merasakan ada beberapa kekuatan yang besar bergabung dengan mereka." ucap pria itu yang tak lain adalah Fan Mouji.
"Benar saudaraku apa yang kau katakan ini. Lalu bagaimana rencana kita selanjutnya? Apakah kita harus terus mengawasi mereka atau harus mencari keberadaan Tuan terlebih dahulu?" tanya Fan Kiyoung kepada seluruh saudaranya.
Detik kemudian, seluruh anggota kelompok Chen Feng pun terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Fan Mouji dan Fan Kiyoung. Lalu pangeran Hua Ling mengeluarkan suaranya.
"Prioritas kita sebenarnya adalah melindungi Tuan dari serangan-serangan yang akan ditujukan kepada tuan. Jadi lebih baik kalau kita mencari keberadaan Tuan terlebih dahulu, ketimbang harus mengawasi mereka. Tapi bagaimana caranya kita bisa pergi dari tempat ini? Dengan memasuki ruang kekosongan, aku pikir bukanlah jalan yang terbaik bagi kita untuk terus-terusan melakukan itu. Karena hal itu akan terlalu banyak menghabiskan kekuatan spiritual milik kita."
"Benar saudara Hua Ling yang kau katakan itu. Sebab itulah aku menjadi bimbang harus bertindak seperti apa." kata komandan iblis Fan Mo.
"Jika kita berpencar mungkin akan terlalu mudah untuk mereka mengalahkan kita, walaupun akan mempermudah juga untuk kita menghilangkan jejak dari tempat ini." timpal komandan iblis Dixin.
"Lalu bagaimana kalau kita membagi kelompok kita menjadi dua kelompok? Karena jika salah satu dari kelompok kita mengalami pertarungan, akan lebih mudah menghadapinya dan akan lebih mudah meminta bantuan kepada kelompok yang lain." ucap komandan iblis Jiesa.
"Kalau begitu berarti sudah jelas rencana ini harus kita lakukan, dari pada kita terus bersembunyi di tempat ini dan menghabiskan kekuatan spiritual kita untuk berada di dalam ruang kekosongan." ucap kembali Fan Mouji.
Setelah itu mereka pun membagi dua kelompok dan berpencar untuk mencari keberadaan Chen Feng. Di tempat itu terlalu banyak praktisi-praktisi dari kerajaan utama dan menengah yang sedang berkumpul.
Lalu salah satu dari pengawal dari kerajaan utama maju ke depan dan berbicara kepada semua saudara-saudara yang berada di tempat itu.
__ADS_1
"Bagi kalian yang memiliki status dikalangan menengah, sebaiknya kalian pergi ke tempat yang lain dari tempat ini. Aku berkata dengan lembut kepada kalian, karena tempat ini sudah menjadi milik kami." teriak seorang pengawal dari kerajaan utama di benua Barat itu.
"Apa! Bagaimana mungkin kalian yang membuat peraturan ini? Asal kalian tahu, kami lah yang paling utama datang ke bangunan kuno ini, jadi seharusnya kami lah yang berhak untuk menjelajahi tempat ini." sanggah salah seorang dari kerajaan menengah itu.
Mendengar apa yang diucapkan oleh salah satu dari kelompok kerajaan menengah, membuat salah satu pengawal dari 3 kerajaan utama meradang marah.
Lalu iya langsung mengeluarkan aura spiritualnya yang membuat seisi bangunan itu bergetar hebat. Kemudian pengawal itu pun berkata.
"Kalau kau tidak ingin pergi, maka tempat ini akan jadi tempat terakhirmu untuk melihat dunia." teriak pengawal itu sambil melesat ke arah orang dari kerajaan menengah.
"Kau pikir aku takut dengan ancaman ini!" seru salah satu praktisi dari kerajaan menengah itu sambil mengeluarkan aura spiritualnya dan langsung melesat ke arah pengawal dari kerajaan utama.
Dan pada akhirnya praktisi dari kerajaan menengah itu dapat dikalahkan oleh pengawal dari kerajaan utama, yang membuat praktisi dari kerajaan menengah jatuh dengan sudut mulutnya yang mengeluarkan banyak darah.
"Bagaimana? Apakah kalian semua benar-benar tidak ingin pergi dari tempat ini? Jika memang begitu maka bersiap-siaplah bagi kalian untuk mati di tempat ini." ancam salah seorang teman dari pengawal itu yang melangkah maju mendekati temannya yang baru saja selesai bertarung.
"Itu! Itu adalah Hong Le yang merupakan orang kuat dari kerajaan Tang, dengan kekuatan yang dia miliki, kita bukanlah lawan dari mereka." ucap salah seorang dari praktisi yang berasal dari kerajaan menengah dan langsung memerintahkan kepada para jenius jenius yang ia bawa untuk menjauh dari bangunan kuno itu.
Melihat tindakan dari pengawal itu, ternyata langsung diikuti oleh para kerajaan menengah yang lainnya.
"Hahaha hahaha….!!"
__ADS_1
"Wah! Saudara Hong Le memang hebat, hanya dengan keberadaanmu sudah membuat para cacing-cacing itu pergi." puji salah seorang praktisi yang bernama Thang Ho dari kerajaan Xuan.
"Hahaha…! Saudara Thang Ho terlalu memuji, bagaimana aku dapat dibandingkan dengan saudara Thang Hong." jawab Hong Le.
"Oh, ternyata kerajaan Tang mengirim kau untuk mengawal jenius-jeniusnya saudara Hong!" sapa salah seorang praktisi yang melangkah maju mendekati Thang Hong dan Hong Le.
"Oh, rupanya kau saudara King, tidak disangka kerajaan Han juga telah memerintahkanmu untuk mengawal para jenius-jeniusnya ke tanah peninggalan kuno ini." ucap Thang Hong tersenyum.
"Kalau sudah begini, aku teringat akan masa lampau ketika kita bersaing untuk memperebutkan tempat pertama di benua barat ini bukan!" ucap King Lin dari kerajaan Han.
"Hahaha hahaha..! Benar sekali apa yang kau katakan ini, seperti sedang mengadakan Reuni bukan? Sangat disayangkan masa lampau tidak berakhir manis dan tidak memihak kepada kita, hingga pada akhirnya Chang Mah lah yang menduduki posisi pertama dari kompetisi beladiri sebelumnya." ucap Hong Le tertawa.
"Yah, mau bagaimana lagi, kekuatannya memang jauh di atas kita. Akan tetapi itu dahulu kala! Karena saat ini aku yakin, jika aku beradu pukulan dengan dirinya aku pasti punya kesempatan untuk menang, sebab beberapa tahun belakangan ini aku telah mengembangkan setiap teknik yang aku miliki ke tahap yang lebih tinggi. Aku rasa kalian juga seperti itu bukan? Aku tidak percaya kalian tidak berlatih mati-matian setelah kekalahan kita tempo dulu." kata Thang Hong kepada mereka.
"Wah, sepertinya penglihatan saudara Thang terlalu tinggi. Dapat melihat kemajuan yang kami miliki. Itu semua adalah persiapan untuk hari ini aku, karena aku tidak ingin kalah lagi dari Chang Mah," jawab Hong Le penuh keyakinan.
"Kalau aku tidak peduli akan hal itu, walaupun menang melawan Chang Mah, tapi tetap saja kita kalah oleh kerajaan Chang'An, bukankah itu sama saja!" sangkal King Line.
"Saudara Ki, Chang Ma dan kerajaan Chang An adalah sesuatu hal yang berbeda. Ini adalah kompetisi beladiri bukan perang antara kerajaan, seharusnya kau dapat membedakannya." sanggah Thang Hong menimpali.
"Saudara Thang, kamu yang terlalu berpikiran sempit, bukankah setiap kompetisi beladiri adalah roh dari sebuah kerajaan, coba bayangkan jika kerajaan Chang An tidak menjadi pemenangnya, apakah kalian berpikir tanah kuno peninggalan para dewa kuno ini akan dibuka kembali? Dan apakah kalian berpikir benar, jika kita telah semakin kuat sedangkan Chang Mah semakin lemah? Terlalu pendek pemikiran kalian ini. Selama 1000 tahun kerajana Chang'An adalah kekuatan utama yang tidak terbantahkan di benua barat ini, walaupun tiga kerajaan utama kita bergabung juga tidak akan mampu mengalahkan kekuatan dari yang mulia raja dari kerajaan Chang An. Lian Han! Apakah para raja kalian tidak memperingatkan kepada kalian untuk tidak mencari masalah dengan orang-orang dari kerajaan Chang'An? Karena aku yakin raja kalian pasti juga memperingatkan hal itu seperti yang dilakukan oleh rajaku. Karena yang perlu kita ketahui kerajaan Chang An, tidak akan pernah memulai sesuatu terlebih dahulu jika tidak ada yang menyulut kemarahan mereka, dan mereka tidak akan pernah bertindak terlebih dahulu. jadi aku peringatkan kepada kalian jangan mengusik Chang Mah jika kalian tidak ingin terluka dan gagal mendapatkan apapun di tanah kuno peninggalan dewa kuno ini." ucap King Line sambil memerintahkan seluruh jenius jenius dari kerajaannya untuk pergi meninggalkan tempat itu."
__ADS_1