Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Bertemu Renxu dari Kerajaan Yuan


__ADS_3

"Dasar gadis bodoh, ayo serang mereka semua tapi jangan sampai membunuh nya" perintah ketua kelompok itu


"Baik ketua, ayo kita serang lagi mereka"


Kemudian pertarungan pun kembali terjadi, serangan demi serangan di tampilkan oleh kedua belah pihak, namun dalam beberapa pertukaran serangan, para wanita wanita itu pun roboh, hanya tersisa Renxu yang masih berdiri tegak,


"Hei nona, menyerah lah, teman teman mu sudah berhasil kami kalahkan" ucap pria bertopeng itu kepada Renxu


"Baiklah, jika kau tidak mau juga biar aku yang mengalah kan mu" ucap ketua kelompok itu sambil melihat Renxu dari atas sampai bawah


"Benar benar sempurna, tidak pernah aku melihat wanita cantik seperti mu, sebelum nya nona, ayo cepat menurut lah, jangan sampai wajah cantik dan tubuh indah mu rusak karena terkena pukulan dari ku, kau itu hanya tingkat 5 martial Venerable, jadi kau tidak akan mampu mengalahkan ku yang sudah berada di tingkat 6, " ucap pria bertubuh kekar itu dengan perkataan sombong


"Cih.... lebih baik aku mati dari pada harus menyerah kan diri ku kepada mu pria bajingan," jawab Renxu dengan nada tegas


"Ohhh..... tampak nya kau harus segera dihajar baru akan mau menyerah, " kata pria kekar itu dengan sangat geram


Dan dengan cepat pria itu melesat kan tinju nya kearah Renxu, pria itu pun menyerang Renxu dengan gila gilaan, Renxu terus melawan setiap serangan yang diberikan oleh pria berbadan kekar itu, dan beberapa kali Renxu terkena pukulan dari pria tersebut, Renxu yang berada di tingkat 5 martial Venerable pun akhirnya sudah tidak mampu menahan serangan dari pria kekar itu lagi, ia terpaksa mundur kebelakang dengan beberapa luka di bagian tubuh nya,


"Hei nona, lihat lah tubuh mu yang indah itu, jadi terluka akibat serangan dari ku, sekarang lebih baik kau menyerah saja nona, " kata pria kekar itu sambil melesat lagi kearah Renxu


Ketika tangan pria kekar itu hendak meraih Renxu, Tiba-tiba saja Chen Feng muncul dihadapan nya dan memegang tangan pria kekar itu sambil memelintir nya..


"Akhh.... siapa kau bocah, berani sekali kau menghalangi ku? " tanya Pria itu menahan sakit


Namun Chen Feng hanya diam tidak memperdulikan pertanyaan pria itu, dan dia langsung mematahkan tangan nya...


Krekkk.....


Pria itu menjerit dengan histeris, sedangkan Chen Feng malah mengajak Renxu untuk berbicara


"Apakah kau tidak apa apa nona? "


Renxu terkejut saat mendengar suara itu, dia seperti pernah mendengar suara itu sebelum nya,


"Siapa pria ini? kenapa aku tidak asing dengan suara nya? aku seperti mengenal nya? " gumam Renxu didalam hati


"Hei, aku bertanya kepada mu, apa kau baik baik saja? "


"Eh, iya aku baik baik saja tuan" jawab Renxu


Setelah itu Chen Feng menendang perut pria kekar itu menggunakan kaki nya sehingga pria itu melesat ke arah belakang dan menubruk batang pohon yang ada dibelakang nya.. pria itu mengeluarkan segumpal darah dari dalam mulut nya dan menutup mata dengan keadaan lemah


Para anak buah nya yang melihat kejadian itu pun langsung terkejut melihat apa yang Chen Feng lakukan dan mereka melangkah mundur kebelakang


"Aku beri kesempatan untuk kalian semua, pergi dari sini atau akan aku habisi" ucap Chen Feng memancarkan wajah membunuh

__ADS_1


Mendengar perkataan Chen Feng mereka semua tidak mau pergi, dan di antara mereka, ada yang tertawa terbahak bahak..


"Kami tidak takut dengan kau bocah tengik"


"Baiklah jika itu pilihan kalian, maka jangan salah kan aku jika nyawa satu persatu dari kalian akan mati ditangan ku"


"Ah... banyak bacot kau bocah, hiattt....... "


Salah seorang dari mereka langsung melesat menyerang Chen Feng, dan dengan cepat Chen Feng menangkis tangan pria itu dan meremas tangan nya sambil mengalirkan hawa panas dari api hitam milik nya, pria itu meraung kesakitan, dan langsung jatuh ketanah lalu menghilang menjadi abu yang berterbangan,


Kelompok orang orang bertopeng itu kembali kaget melihat apa yang dilakukan oleh Chen Feng, dan mereka mulai saling berbisik


"Gawat, itu adalah kekuatan dari martial King, hanya serangan martial King yang bisa memusnahkan lawan nya seperti itu, "


Lalu orang orang itu pun lari berhamburan, mereka sangat ketakutan dengan kehebatan yang dimiliki oleh pria asing tersebut..


Sedangkan Chen Feng, dia tidak ambil pusing untuk membuang energinya demi mengejar orang orang yang tidak berguna, setelah itu dia langsung melangkah untuk pergi meninggalkan kelompok Renxu..


Renxu yang melihat kepergian pria itu pun langsung berteriak keras untuk mengucapkan kata terimakasih


"Tunggu.... aku seperti mengingat seseorang yang memiliki suara sangat mirip dengan pria tadi, apa mungkin pria itu.....


Dengan cepat Renxu memanggil seorang nama yang dia pikirkan sedari tadi sambil berlari untuk mengejar pria itu


Chen Feng masih tidak menghiraukan panggilan wanita itu, dan dia masih terus berjalan melangkah pergi


"Chen Feng, aku tahu jika itu kau, kau pasti ingin pergi ke kerajaan langit utara bukan? kami juga akan pergi kesana, bagaimana jika aku pergi bersama mu" ucap Renxu sambil berjalan di samping Chen Feng dengan keadaan menahan sakit di tubuh nya..


Chen Feng yang melihat hal itu pun langsung menghentikan langkah kaki nya dan mengeluarkan sebotol pil dari dalam cincin penyimpanan nya,


"Ini minumlah, dan sembuhkan luka mu dan ganti pakaian mu itu"


Renxu yang mendengar perkataan Chen Feng pun merasa malu, dan dia meraih botol yang diberikan oleh Chen Feng dan lari kearah belakang untuk menghampiri ketiga teman teman nya,


Chen Feng merasa aneh dengan sikap dari wanita itu, dan dia tidak menghiraukan nya dan kembali melanjutkan perjalanan nya,


Hingga beberapa meter Chen Feng melangkah, Tiba-tiba Renxu kembali memanggil dan mengejar dirinya


"Ada apa? " tanya Chen Feng memasang wajah dingin


"Ayo kita pergi bersama"


"Apa...! lalu bagaimana dengan teman teman mu? " tanya Chen Feng tak suka


"Aku sudah memerintah kan mereka untuk kembali ke kerajaan Yuan, lagian mereka hanya mengantarkan aku saja, dan saat ini kita sudah dekat dengan kota Kerajaan Langit utara"jawab Renxu menjelaskan..

__ADS_1


Chen Feng tidak menanggapi perkataan wanita itu, dan dia kembali melanjutkan perjalanan nya, sedangkan Renxu mengikuti Chen Feng disamping tubuh nya..


Hingga tak lama kemudian, mereka sudah sampai dikota Kerajaan langit utara, Renxu yang merasa lapar pun ingin mengajak Chen Feng untuk beristirahat sejenak


"Bagaimana kalau kita istirahat terlebih dahulu, aku akan mentraktir mu makan karena kau sudah menolong ku tadi"


"Tidak perlu, lagian aku melakukan nya karena tidak sengaja lewat, oya satu hal yang harus kau tahu, kalau aku bukan lah Chen Feng, jadi kau jangan pernah menyebutkan nama itu" kata Chen Feng mengingat kan Renxu..


"Baiklah... maaf jika aku telah salah mengira mu, karena suara mu sangat mirip dengan pria bernama Chen Feng , tapi bisakah kau menerima tawaran ku ini, " jawab Renxu kepada Chen Feng


Dengan terpaksa akhirnya Chen Feng pun menuruti ajakan Renxu , lalu mereka masuk kedalam sebuah kedai makanan


Pelayan dari kedai makanan pun menyambut kedatangan mereka,


"Tuan dan nona, silahkan duduk, " kata pelayan itu


Renxu dan Chen Feng pun duduk sambil memesan makanan, didalam kedai itu banyak orang orang yang akan pergi menuju ke kerajaan langit utara, dan mereka yang memang sudah mengenal Renxu pun langsung bangkit dari duduk nya untuk mendekatkan meja milik Renxu dan juga Chen Feng


"Oh, ternyata ada nona Renxu dari Kerajaan Yuan, jika boleh tahu siapa tuan muda yang ada bersama anda nona? mengapa dia pergi bersama nona Renxu? " tanya seorang pemuda yang menghampiri mereka berdua


"Yuan Wenzao itu bukan urusan mu" jawab Renxu kesal


"Adik Renxu kenapa begitu cetus terhadap ku, aku hanya sekedar bertanya"


"Maaf tuan, kalau boleh tahu siapa nama tuan muda ini? " tanya nya lagi menatap Chen Feng


Chen Feng yang mendengar pertanyaan dari pria itu pun hanya diam tidak menjawab,sambil tetap meminum minuman nya Chen Feng sangat malas berurusan dengan pria muda seperti dirinya, karena Chen Feng tahu jika pria itu pasti akan mengancam nya dan emosi kepada nya karena mengira jika dirinya telah mendekati Renxu..


Sedangkan Yuan wenzao yang melihat sikap cuek Chen Feng pun merasa sangat geram, dan dua orang pengawal yang berada di belakang tubuh Yuan Wenzao berdiri langsung melangkah untuk mendekati Chen Feng


"Lancang kau anak muda,apakah kau tidak tahu siapa yang sedang berbicara kepada mu saat ini? teriak pengawal itu marah


Namun Chen Feng masih tetap diam, sedangkan Renxu mulai tidak enak dengan pria yang baru dia jumpai beberapa jam yang lalu itu


"Tuan muda Yuan Wenzao, aku mohon pergilah, jangan membuat masalah di wilayah Kerajaan lain, aku mengingat kan mu karena kau adalah pangeran dari Kerajaan Yuan, kalau terjadi sesuatu kepada mu, jangan salah kan aku karena tidak memperingatkan mu" ucap Renxu dengan nada kesal


Sedangkan pria yang disebut pangeran itu malah tertawa karena merasa lucu


"Hahaha..... adik junior Renxu, tenang lah, memang nya siapa yang bisa melukai ku disini, ingat lah di Akademi Kerajaan Yuan bukan hanya kau yang menjadi terbaik, kalau aku menerima tugas dari ayah handa, sudah pasti aku yang akan pergi ke kompetensi 5 Kerajaan dua tahun yang lalu dan kemungkinan pun aku juga yang akan menjadi juara pada tahun ini, bukan orang lemah dari Kekaisaran Xuan Yan" ucap Yuan Wenzao menghina Chen Feng secara tidak langsung


"Benar yang dikatakan oleh tuan muda, Hei bocah kau tidak juga ingin meminta maaf kepada tuan muda kami ini? " ucap pengawal itu kepada Chen Feng sambil mengambil gelas yang ada ditangan Chen Feng


Chen Feng masih bersikap tenang, tapi dia mengeluarkan kata kata yang sangat mematikan


"Suasana hati ku sedang bagus saat ini, maka aku akan memberikan kesempatan kalian untuk pergi, tapi jika kalian tidak pergi juga, maka jangan salahkan aku untuk berbuat kejam dan kasar" ucap Chen Feng dengan memancarkan wajah yang tegas dan juga menyeramkan...

__ADS_1


__ADS_2