
Setelah Chen Feng pergi meninggalkan ruangan tersebut karena terhisap oleh lingkaran sihir yang berada tepat di atas kepalanya, beberapa saat kemudian tibalah banyak orang-orang kuat dari keluarga bangsawan dari kerajaan Chang An yang berdiri di tempat Chen Feng pertama kali berada.
"Seharusnya ada sebuah fluktuasi energi yang sangat mengerikan di sini, akan tetapi mengapa sekarang menghilang?"
tanya salah seorang pengawal kuat dari keluarga bangsawan itu yang merasakan fluktuasi energi yang dikeluarkan oleh Chen Feng.
"Apakah itu sebuah harta pusaka tingkat dewa kuno yang hadir di sini dan lalu menghilang! tebak lagi salah seorang dari keluarga bangsawan itu.
"Ya kemungkinan besar seperti itu, karena fluktuasi energi dari harta pusaka itu juga menghilang tanpa jejak." jawab orang dari keluarga bangsawan itu.
"Atau kemungkinan juga harta pusaka itu malah masuk kembali ke dalam ruangan itu!" tunjukknya kesalahan satu ruangan yang ada di hadapan mereka.
"Jika dilihat dari jejak spiritual yang ada, di tempat ini sepertinya sudah di datangi oleh kelompok dengan kekuatan yang sangat besar, yang sebelumnya juga berhenti di tempat ini. Salah satu dari jejak spiritual itu tampaknya adalah milik Chang Mah, yang kali dipercaya menjadi pengawal dari jenius jenius muda dari kerajaan Chang'An.
"Benar apa yang kau katakan saudarku, ini benar-benar adalah fluktuasi energi milik Chang Mah,lalu siapa ketiga kelompok lagi?"
"Siapa lagi kalau bukan pengawal dari kerajaan Dawei, kerajaan Thang dan kerajaan Han. Merekalah yang dapat berdiri sejajar dengan keluarga kerajaan Chang'An."
Terjadi perbincangan di antara keluarga-keluarga bangsawan dari kerajaan Chang'An itu. Kemudian salah satu dari mereka melangkah ke depan dan berkata kembali.
"Kalau begitu, apa yang kita tunggu lagi? Mengapa kita tidak memasuki ruangan yang ada dihadapan kita ini? Akan sangat disayangkan jika harta pusaka yang kita rasakan sebelumnya didapatkan oleh mereka. Bukankah kita juga memiliki kualifikasi untuk mendapatkan harta pusaka itu! Terlebih lagi, bukankah status kita juga tinggi di kerajaan Chang'An ini!"
"Benar sekali yang kau ucapkan saudaraku, sekarang mari kita masuk ke dalam ruangan itu, jika kita terlambat maka kita hanya akan membawa pulang tangan kosong saja, ketika sudah keluar dari tanah peninggalan kuno ini." ucap mereka sepakat.
Dan selanjutnya mereka pun langsung memasuki ketiga ruangan yang berada di bangunan kuno itu.
Sementara di dalam ruangan yang berbeda yang ada di bangunan kuno itu,terdapat sangat banyak harta-harta pusaka, serta senjata-senjata pusaka peninggalan para orang-orang terdahulu yang menempati ruangan tersebut.
Akan tetapi harta-harta dan senjata-senjata pusaka yang berada tepat di hadapan mereka, hanyalah harta-harta dan senjata pusaka-pusaka yang berlevel rendah, sehingga tidak menggugah keinginan mereka untuk mengambilnya.
"Bagaimana ini? Mengapa ditempat ini hanya memiliki harta-harta serta senjata-senjata pusaka di tingkatan yang rendah?" tanya Hong Le merasa kesal.
"Benar sekali yang kau ucapkan saudara Hong. Mengapa sampai saat ini kita belum menemukan harta-harta serta senjata-senjata pusaka yang mempunyai tingkatan yang tinggi, kalau seperti ini terus, akan sangat tidak menguntungkan untuk kita semua." jawab King Lan yang juga merasa kesal.
"Apakah kira kira ada ruangan tersembunyi yang berada di ruang kekosongan ini? Di mana harta-harta dan senjata-senjata pusaka di tingkat tinggi peninggalan zaman kuno itu disimpan?" tanya Hang Long kembali.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan dari kedua pria itu, ternyata membuat Chang Be merasa geram.
"Diamlah kalian berdua! Mengapa kalian terlalu banyak bicara sejak tadi! Bukankah sudah jelas kalau harta-harta serta senjata-senjata pusaka di tingkat tinggi itu akan muncul ketika ia telah menemukan tuan yang cocok baginya. Jika mereka tidak keluar juga, berarti kalian semua tidak memiliki kualifikasi sama sekali untuk menjadi tuan yang baru bagi harta-harta dan senjata pusaka yang berada di ruangan ini." bentak Chang Be dengan nada kesal.
"Kurang ajar kau bocah! Pedas sekali mulutmu berbicara kepada kami hah! Aku rasa kau memang sengaja membuat masalah dengan kami." teriak Thang Hong tidak Terima.
"Iya, dari awal aku juga memperhatikanmu terus-menerus mencari masalah dengan kami bocah! Jika memang kau tidak suka dengan kami, katakanlah. Mari kita bertarung di tempat ini." tantang King Lan menatap nyalang.
Mendengar kemarahan dari mereka berdua, Chang Be pun langsung tersenyum miring.
"Cih! Hanya orang orang seperti kalian, sangat tidak pantas untuk menjadi lawanku." jawab Chang Be dengan nada sombong.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Chang Be, membuat Thang Hong dan King Lan semakin naik darah. Mereka berdua pun langsung mengeluarkan aura spiritualnya yang ganas, hingga membuat seisi ruangan itu menjadi bergetar.
"Apakah kalian pikir dengan mengeluarkan aura spiritual yang besar seperti itu membuatku menjadi takut kepada kalian berdua! cih! Tentu saja aku tidak takut sedikitpun kepada kalian." ejek Chang Be yang juga ikut mengeluarkan aura spiritual miliknya.
Dan pada saat yang bersamaan, Hong Le dan Chang Mah hadir tepat di hadapan mereka semua, dan langsung melerai pertikaian antara Thang Hong, King Lan dan juga Chan Be.
"Cukup! Cukup untuk kalian semua, kita di sini bukan untuk saling bertarung, tapi kita di sini untuk mencari harta-harta serta senjata senjata pusaka yang berada di bangunan kuno ini. Ketika kita akan bertarung, itu ada waktunya sendiri, yaitu ketika kita sudah berada di arena beladiri di kerajaan Chang An." teriak Hong Le kepada mereka semua.
"Kak! Apa yang kau katakan? Menurutku perkataanku tidak ada yang salah. Lalu mengapa kita harus meminta maaf kepada mereka. Coba jelaskan kepadaku, apakah aku salah memberikan penjelasan kepada mereka?" tanya Chang Be tidak terima.
Mendengar pertanyaan dari adiknya, Chang Ma pun langsung membentak pria itu.
"Diam kau Chang Be. Ingatlah apa yang aku katakan sebelumnya, apa tugas dan tujuan kita masuk ke dalam ruangan dimensi peninggalan kuno ini? Apakah kau sudah lupa akan perintah dari yang mulia raja ketika kita akan memasuki ruangan dimensi ini? Apakah kau tidak bisa menahan emosimu itu. Jika kau terus seperti ini, maka aku akan bertindak dengan keras." ancam Chan Ma sambil menggenggam tinju di tangannya.
Mendengar ancaman dari kakaknya membuat Chan Be menjadi tertunduk.
Sementara itu Thang Hong, King Lan dan Hong Le yang mendengar apa yang dikatakan oleh Chang Ma, menjadi heran, mereka pun lalu saling menatap antar satu sama lain, dan di dalam hati mereka bertanya-tanya.
"Apa maksud perkataan yang diucapkan oleh Chang Ma? Perintah yang mulia! Memangnya apa yang diperintahkan oleh yang mulia raja dari kerajaan Chang An kepada Cang Ma? Apakah ada sesuatu hal yang sangat penting yang diperintahkan oleh raja dari kerajaan Chang An kepada Chang Ma?" tanya mereka bertiga di dalam hati.
Dan ketika mereka semua masih berkumpul karena masalah pertikaian yang tak kunjung selesai, tak lama kemudian orang-orang dari keluarga bangsawan yang berasal dari kerajaan Chang An pun tiba di tempat mereka berdiri.
"Oh ternyata benar apa yang aku rasakan sebelumnya, ternyata saudara Chang Ma memang telah hadir di tempat ini, salam untuk saudara Chang Ma dan untuk yang lainnya." sapa seorang pemuda dari keluarga bangsawan itu.
__ADS_1
Sedangkan Thang Hong, yang melihat kedatangan para keluarga bangsawan dari kerajaan Chang An itupun, menatap tidak suka.
"Siapa kalian semua? Berani sekali kalian menginjakkan kaki di tempat yang telah kami pilih menjadi tempat kami? tanya Thang Hong menatap tajam.
"Apa kau bilang? Tempat ini adalah milik kalian? Apakah kau lupa jika tempat ini adalah milik kerajaan Chang An, jadi aku sebagai jenius yang berasal dari kota kerajaan ini, memiliki hak untuk menjelajahi seluruh tempat di tanah peninggalan kuno ini. Sedangkan kau yang hanya berasal dari keluarga kerajaan Thang. Apa hak mu melarangku masuk ke dalam ruangan ini?" tanya pria muda itu menatap marah.
"Lancang kau! Berani sekali kau berkata seperti itu kepadaku." teriak Thang Hong dengan emosi yang membara
Melihat keadaan itu, lagi dan lagi dengan cepat Chang Ma pun melesat ke hadapan mereka berdua sambil berkata.
"Saudara Thang Hong, tolong maafkan kelakuan saudaraku ini. Dia adalah Li Tian dari keluarga Lee yang merupakan keluarga bangsawan dari kerajaan ku. Dan dua lainnya yang berada di belakangnya adalah Wei Chan dan Chu Ling dari keluarga bangsawan Wei dan keluarga bangsawan Chu, mereka bertiga adalah tuan muda dari keluarga bangsawan yang berasal dari kerajaan Chang An ini." kata Chang Ma menjelaskan.
"Oh, jadi benar jika mereka memiliki hak yang sama dengan kita semua untuk mencari harta-harta serta senjata-senjata pusaka yang tersimpan di seluruh tanah peninggalan kuno ini? Jika mereka berasal dari keluarga lain yang bukan asli dari kerajaan Chang An, maka aku tidak akan memperdulikan tindakanmu itu. Tetapi jika itu menyangkut kultivator asli dari kerajaan Chang Ma, maka aku akan mengambil sikap membela mereka jika ada orang yang menindas mereka dan menghalang-halangi mereka untuk mencari keberuntungan mereka di tanah peninggalan kuno ini." kata Thang Hong dengan tegas.
"Sudah sudah, kalau begitu kita akhiri perdebatan ini, kami mengaku bersalah kali ini saudara Ma, maafkan atas tindakan yang kurang pantas dari saudara Thang, Jika begitu kami permisi untuk mencari keberuntungan kami mendapatkan harta harta pusaka serta senjata-senjata pusaka yang tersimpan di ruangan bangunan kuno ini." ucap Hang Long pamit sambil menatap King Lan dan Thang Hong lalu melangkah pergi dari kerumunan itu.
Melihat hal itu King Lan juga ikut melangkah pergi, sementara Thang Hong dia menatap tajam kearah pria muda dari keluarga bangsawan Lee yaitu Lee Tian, sambil melangkah pergi mengikuti Hong Le dan King Lan.
Melihat para pengawal mereka pergi, para jenius jenius dari kerajaan utama yang berasal dari benua Barat itu pun mengikuti pengawalnya untuk pergi dari kerumunan tersebut.
Setelah melihat mereka pergi, Chang Ma pun menatap ke seluruh bangsawan dari kerajaan Chang An sambil berkata.
"Para saudara-saudaraku sekalian, cukup bantuanku aku berikan kali ini, di saat nanti kalian jauh dariku, maka kalian harus melindungi diri kalian sendiri, dan hidup matinya kalian, tergantung atas kemampuan kalian melihat situasi yang ada di tempat ini." ucap Chang Ma memperingatkan.
Mendengar perkataan yang diucapkan oleh Cang Ma membuat Li Tian sedikit tidak terima.
"Maaf saudara Ma! Apa maksud dari perkataanmu itu? Kelihatannya kau meremehkan kekuatanku?"
"Hmmmmmmmmmmpp…! sambil mendengus dingin Chang pun menjawab.
"Saudara Lee Tian. Aku tanya kepadamu, apakah kau memiliki kekuatan untuk melawanku bahkan mengalahkanku?" tanya Chang Ma kepada Lee Tian.
Dengan nada pelan Lee Tian pun menjawab.
"Saudara Ma, anda adalah orang yang kuat di kerajaan Chang An ini, jadi aku rasa dengan kekuatanku ini, tidak mungkin aku dapat mengalahkan saudara Ma."
__ADS_1
"Itulah yang aku maksud saudara Lee. Jika kau belum mempunyai kekuatan untuk melawanku, maka sebaiknya bertindaklah sambil melihat situasi yang ada, terutama ketika kau berbicara. Yang kamu singgung sebelumnya adalah para pengawal dari 3 kerajaan utama yang berasal dari benua barat ini, yang ketiga orang itu memiliki kekuatan yang tidak jauh berbeda dengan kekuatan yang aku milikki. Di masa depan jika kau berjumpa lagi dengan mereka, maka bertindak lah dengan melihat situasi terlebih dahulu. Jika aku berada di dekatmu maka aku bisa melindungimu dengan meminta maaf kepada mereka. Dan ingat bukan aku tidak mau bertarung dengan mereka, akan tetapi himbauan dari yang mulia raja tidak ada seorangpun dari anggota kerajaan yang bertindak terlebih dahulu sebelum orang lain menyerang kami, dikarenakan kita adalah tuan rumah dari kompetisi beladiri yang saat ini diadakan. Yang mulia raja tidak ingin nama besar dari kerajaan Chang An ternodai. Apakah kau mengerti kondisiku saat ini saudara Li Tian?" tanya Chang Ma menatap tajam ke arah Lee Tian.