
Dilain sisi saat ini Chen Feng dan Yunzhi telah berhenti di sebuah bukit yang ada didalam hutan terlarang itu, Yunzhi tampak sangat kelelahan dan juga letih
"Suamiku, ayo kita istirahat sejenak disini, aku sudah lelah sekali" kata Yunzhi dengan nafas naik turun
"Baiklah istri ku, " jawab Chen Feng menatap istri nya dengan iba
Lalu tiba-tiba Chen Feng merasa terkejut akan hal yang dapat dia rasakan, sungguh Chen Feng tidak percaya jika kekuatan dari orang yang mencari mereka ternyata sangat lah kuat dan telah menghilang kan banyak nyawa
"Ada apa suami ku? " tanya Yunzhi merasa ikut panik
"Yunzhi, ayo kita pergi dari tempat ini, " ajak Chen Feng dan langsung menggendong tubuh Yunzhi ke atas punggung nya, setelah itu Chen Feng melesat dengan cepat menuju masuk kedalam hutan yang lebih dalam,
Yunzhi heran melihat raut wajah Chen Feng yang tidak seperti biasanya, lalu Yunzhi pun bertanya kepada suami nya itu
"Sebenarnya ada apa suami ku? "
Dengan perasaan bercampur aduk, antara sedih dan marah Chen Feng pun menjawab pertanyaan Yunzhi
"Ke empat guru kita telah mati terbunuh"
Deghhh.....
Yunzhi sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Chen Feng, dengan wajah tak percaya Yunzhi hanya diam tanpa mengeluarkan kata kata dari mulut nya,
Lalu Chen Feng kembali memberitahu Yunzhi
"Seseorang dengan kekuatan martial King sedang mengejar kita dengan kecepatan penuh, " ujar Chen Feng
Chen Feng jelas tahu jika kekuatan yang mengejar nya jauh lebih kuat dari pada dirinya, maka jalan satu satu nya agar bisa selamat adalah pergi melarikan diri, karena Chen Feng juga khawatir akan keselamatan Yunzhi,
"Suami ku, apakah kau takut? " tanya Yunzhi bergetar
"Iya, aku takut, aku takut terjadi apa apa dengan mu Yunzhi, aku takut jika aku tidak bisa melindungi mu, " jawab Chen Feng dengan wajah khawatir
Yunzhi pun terdiam dan semakin memeluk punggung Chen Feng dengan erat, lalu Chen Feng menggunakan kekuatan jiwa nya untuk mendeteksi keberadaan orang yang sedang mengejar mereka,
Di depan nya terdapat tempat yang bagus untuk bersembunyi, dan dia melihat orang yang mengejar nya sudah semakin dekat,
__ADS_1
Dengan perlahan Chen Feng memberhentikan lari nya dan menurun kan Yunzhi dari atas punggung nya, setelah itu ia pun berkata kepada Yunzhi
"Istri ku, pergilah engkau terlebih dahulu, aku akan membuat jebakan untuk orang yang sedang mengejar kita" ujar Chen Feng kepada Yunzhi
"Tidak, aku tidak mau, kalau terjadi apa apa dengan mu, buat apa aku hidup" jawab Yunzhi dengan mata berkaca kaca
"Untuk apa kau hidup? ya tentu saja untuk membalaskan dendam atas kematian ku " kata Chen Feng
"Tidak mau, aku tetap tidak akan pergi tanpa dirimu"
"Huh.. baiklah , baiklah, jika begitu kau tunggu disini, aku akan membuat jebakan terlebih dahulu"
Chen Feng pun melangkah pergi untuk membuat sebuah jebakan, dan tidak lama kemudian, Chen Feng kembali dan langsung mengajak Yunzhi untuk pergi dari tempat itu
"Ayo istri ku kita pergi" ajak Chen Feng
Yunzhi pun mengangguk dan mengikuti langkah kaki Chen Feng sambil berlari
Sedangkan tuan muda yang mengejar Chen Feng pun, telah melintasi jebakan yang dipasang oleh Chen Feng
"Heh... hanya tipuan bocah, ini sangat mudah untuk ku" ucap nya tersenyum menyeringai
Dan dengan mudah nya, tuan muda itu menghancurkan jebakan yang sedang menyerang nya,
Chen Feng yang berada tidak jauh dari tempat itu pun bisa merasakan jika jebakan yang dia pasang telah hancur dengan sangat mudah..
"Ini kah perbedaan kekuatan antara kami berdua, sebenarnya mengapa orang itu bisa mengetahui dimana posisi ku berada, padahal aku telah menghilangkan aura kehidupan ku, aku juga sudah menghapus jejak pohon ruang dan waktu, tapi mengapa dia masih saja bisa menemukan ku" gumam Chen Feng yang merasa bingung..
Tanpa Chen Feng tahu, bahwa guru Ma telah menyelipkan cincin penyimpanan milik nya kedalam saku celana Chen Feng, saat itu Chen Feng sedang sibuk berpikir, dan dia tidak menyadari hal itu,
Tak lama kemudian, sebuah serangan melesat ke arah Chen Feng, membuat Yunzhi yang melihat nya menjerit dengan histeris
"Suami ku awas.... " kata Yunzhi
Chen Feng pun langsung menghindar dari serangan tersebut,
"Hebat kau bocah"
__ADS_1
Terdengar suara yang menggelegar, membuat Chen Feng dan Yunzhi saling menatap panik
"Orang ini hawa kehadiran nya masih jauh, tapi energi kekuatan nya sudah sampai kemari" gumam nya di dalam hati
Setelah itu Chen Feng pun mengeluarkan energi kekuatan nya untuk membuat medan pertahanan untuk nya dan Yunzhi
"Sebenarnya siapa kau? " tanya Chen Feng memasang wajah membunuh
Dan tiba-tiba muncul lah sesosok pria besar dengan aura membunuh yang begitu pekat,
"Kau bertanya siapa aku? " harus nya aku yang bertanya, siapa kau? berani sekali kau mencuri ditempat ku? " tanya tuan muda itu sambil terus mengeluarkan aura membunuh nya,
Chen Feng yang melihat hal tersebut pun langsung mendekatkan dirinya kepada Yunzhi
"Istri ku, orang ini sangat lah kuat, kita bukan lah lawan nya" ucap Chen Feng
"Jadi apa yang harus kita lakukan? " tanya Yunzhi merasa takut
Lalu Chen Feng mengeluarkan pedang nya dan menyuruh Yunzhi agar mundur dari tempat itu,
"Ooooo.... kamu ingin melawan ku rupanya" ucap tuan muda itu sambil melesat ke arah Chen Feng
"Pergi lah ke neraka kau bocah"teriak nya menggema
Lalu Chen Feng pun mengeluarkan semua kekuatan yang dia punya dan mengaliri pedang nya menggunakan energi petir yang menyelimuti pedang tersebut, dan setelah nya pedang itu langsung bertabrakan dengan kekuatan milik tuan muda itu
Di awal, seperti nya energi pedang Chen Feng mampu mengimbangi kekuatan tuan muda itu, tapi lama kelamaan Chen Feng pun mulai merasa kewalahan
"Hebat sekali kekuatan orang ini, aku sudah hampir tidak sanggup melawan nya lagi, "
Lalu perlahan lahan Chen Feng mundur kebelakang, dan kemudian dari atas kepala Chen Feng keluar lah api hitam pekat milik nya, api hitam itu pun membantu Chen Feng untuk melawan tuan muda itu,
"Apa itu? aku merasakan adanya aura membunuh yang lebih hebat dari pada milik ku, " gumam tuan muda itu di dalam hati nya,
"Tunggu, apakah itu adalah api Surgawi, seperti nya Tuhan memberkati ku, karena ditempat seperti ini aku bisa menemukan api Surgawi" ucap nya lagi
Dan kemudian Tuan Muda itu pun langsung menantang Chen Feng dan ingin merebut api hitam itu dari dirinya
__ADS_1