
Di pelataran, terlihat seluruh petinggi dan orang orang kuat yang berasal dari keluarga utama dan empat kerajaan utama dari benua Barat telah berkumpul, dan tak jauh dari mereka, terlihat juga para kerajaan kecil yang sedang berbincang kepada para rekannya yang lain, sambil menatap kearah pintu keluar yang akan dilewati oleh para jenius jenius muda.
"Lihatlah itu! Sepertinya ujian di tanah peninggalan kuno akan segera berakhir, dan aku ingin melihat jenius jenius dari mana saja kah yang akan mendapatkan keberuntungan." ucap salah seorang dari kerajaan kecil itu.
"Benar yang kau ucapkan, aku juga berharap agar para jenius-jenius dari kerajaan kecil seperti kita akan mendapat keberuntungan dalam kompetisi kali ini."
Mendengar perbincangan mereka berdua, ternyata membuat salah seorang pria langsung tertawa lucu.
"Mengharapkan sesuatu yang tidak akan pernah kalian miliki, sungguh harapan yang tidak mungkin kalian dapatkan." ejek salah seorang praktisi dari kerajaan menengah dan keluarga menengah dari benua Barat.
"Benar yang kau ucapkan, hanya mengandalkan para jenius jenius kalian yang masih memiliki kekuatan rendah, tapi sudah berani berharap mendapatkan keberuntungan di tanah peninggalan kuno itu, sungguh sangat mustahil." ejek kembali salah seorang dari kerajaan menengah itu.
Hingga tak lama kemudian, muncul sinar keemasan tepat di depan pintu dimensi dunia lain itu, di susul oleh keluarnya salah satu kelompok jenius jenius muda dari dalam cahaya keemasan tersebut, yang tidak lain mereka adalah jenius jenius muda dari kerajaan Xuan.
Melihat hal itu, seluruh praktisi-praktisi kuat dari kerajaan menengah dan kerajaan utama dari benua Barat menjadi terkejut.
"Siapa! Siapa mereka? Mengapa aku tidak pernah melihat mereka sebelumnya" tanya seorang dari lara praktisi itu.
"Tunggu! Bukankah itu jenius jenius muda dari kerajaan Xuan!" seru sosok yang lain.
"Iya benar, itu adalah pangeran Lan, pangeran Lin, serta Tuan Putri Xiao Xuan anak dari raja kerajaan Xuan." jelas orang-orang dari praktisi-praktisi serta kerajaan-kerajaan kecil dari benua Barat.
"Bagaimana mungkin! Bagaimana mungkin itu adalah para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan! Kualifikasi apa yang membuat mereka selesai terlebih dahulu?" tanya mereka tidak percaya.
"Apa yang kalian ributkan. Walaupun mereka keluar yang pertama kali, belum tentu mereka mendapatkan keberuntungan-keberuntungan di Tanah peninggalan kuno itu." sangkal orang-orang dari kerajaan menengah yang ada di benua Barat.
"Benar sekali, bisa jadi mereka kembali terlebih awal karena mereka takut akan kekuatan orang-orang kuat dari kerajaan menengah dan orang orang kuat kerajaan utama yang ada di benua Barat ini, jadi mereka bersembunyi di dekat pintu masuk dimensi lain itu." jelas orang orang kuat dari keluarga utama yang ada di benua Barat sambil tertawa terpingkal pingkal.
"Benar sekali tebakanmu ini, bagaimana mungkin orang rendahan seperti mereka mendapatkan keberuntungan di dalam tanah peninggalan kuno itu, itu benar-benar tidaklah mungkin."
Terjadi perbincangan antara praktisi-praktisi kuat yang ada di Tribun utama yang merupakan perwakilan dari keluarga-keluarga utama, serta kerajaan kerajaan utama di benua Barat.
Dan lain halnya dengan yang mulia raja dari kerajaan Chang'An, melihat para jenius jenius muda kerajaan Xuan yang telah keluar duluan, membuat dia berpikir keras.
__ADS_1
"Pasti merekalah yang telah masuk dengan menggunakan teknik teleportasi kuno itu." gumam yang mulia raja dari kerajaan Chang'An, sambil menggunakan kekuatan jiwanya untuk menelusuri para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu.
Namun yang membuat yang mulia raja dari kerajaan Chang'An heran, mengapa dia tidak dapat menemukan pemuda yang ia cari.
"Mengapa anak muda itu tidak ada di dalam kelompok para jenius jenius dari kerajaan Xuan? Di mana kira kira dia berada? Apakah Chang Ma tidak berhasil menemukannya." tanya yang mulia raja dari kerajaan Chang An tampak heran.
Lalu di depan pelataran, tepatnya di pintu masuk dimensi dunia lain itu, muncul banyak sinar keemasan yang langsung mengarah ke pelataran, yang kemudian di susul oleh munculnya banyak sosok-sosok dari jenius jenius muda dari benua barat yang baru keluar dari tanah peninggalan kuno itu
Dan tepat di cahaya dari sinar keemasan yang paling terdepan, terlihat satu kelompok yang di depannya dipimpin oleh Chen Feng yang mengeluarkan aura sejati yang begitu ganas dari dalam tubuhnya, dan aura mendominasi itu membuat seluruh praktisi praktisi yang ada di pelataran kerajaan Chang An menjadi takjub akan, melihat kekuatan dari pemuda yang ada di barisan terdepan dari jenius jenius muda di seluruh benua Barat itu.
"Siapa anak itu? Mengapa hanya di ranah alam dewa tingkat kelima, tapi dia dapat memiliki aura sejati yang begitu ganas?"
"Benar, benar temanku apa yang kau katakan, bahkan aura sejatinya tidak kalah dari kultivator di ranah alam roh dewa, lalu bagaimana mungkin seorang pemuda seperti dia dapat memiliki aura sejati seperti itu? Bukankah perlu berlatih ratusan tahun jika ingin memiliki aura sejati seperti itu!"
Sedangkan para petinggi dari kerajaan Chang An, yang melihat kearah Chen Feng, merasa bertanya tanya akan siapa Chen Feng sebenarnya, hingga akhirnya terjadi perbincangan di antara praktisi-praktisi kuat yang ada di pelataran Kerajaan Chang'An.
"Siapa pemuda itu? Mengapa ia bisa bersama Chang Ma. Apakah kerajaan Chang An telah memiliki jenius muda menantang langit yang baru. Bahkan kekuatannya mungkin melebihi dari Chang Ma."
"Entahlah, aku juga tidak tahu, pemuda itu sangatlah menarik, tapi tidak mungkin kerajaan Chang'An dapat memiliki jenius muda berbakat seperti itu." jelas salah satu praktisi dari Kerajaan Chang An.
"Benar juga, dia adalah anak muda yang sangat menarik. Bagaimana mungkin kerajaan Xuan yang terpencil seperti itu, bisa memiliki pemuda yang begitu memiliki bakat yang menantang langit. Kelihatannya benua barat ku akan segera berada di level menengah dalam kompetisi kenaikan level di alam langit ini." gumam yang mulia raja dari kerajaan Chang An.
Sementara itu di pelataran, tepatnya di tempat berkumpulnya seluruh jenius jenius muda dari benua Barat, terjadi kegaduhan yang dilakukan oleh Thang Hong.
"Hei bocah sialan! Sebelumnya berani sekali kau mengabaikanku di saat aku sedang bertanya kepadamu? Hanya berasal dari wilayah terpencil saja, kau sudah menjadi sombong! Lihatlah diriku ini akan memberikan pelajaran kepadamu, agar kau mengingatnya kelak di masa depan." ancam Thang Hong sambil melesat hendak menyerang Chen Feng.
"Rasakan ini bocah sialan!" teriak Thang Hong sambil melayangkan pukulan kuat ke arah wajah Chen Feng.
Melihat kejadian itu, banyak orang-orang terkejut dengan apa yang akan dilakukan oleh Thang Hong. Sementara itu para jenius jenius mudah dari kerajaan Xuan langsung berteriak histeris.
"Tuan Chen! Tuan Chen, cepat menghindar lah l, awas!" teriak jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu.
Namun hal yang tidak terduga sama sekali telah terjadi, disaksikan oleh seluruh pasang mata yang berada di Tribun utama atau di seluruh tempat penonton dari pelataran Kerajaan Chang An.
__ADS_1
Yaitu, dengan sangat mudahnya Chen Feng dapat menahan serangan yang dilayangkan oleh Thang Hong hanya menggunakan jari telunjuknya.
Setelah itu Chen Feng pun berkata. " Hanya mengandalkan kekuatanmu, masih belum cukup untuk melawanku." sindir Chen Feng sambil menjentikkan jarinya dan membuat tangan dari Thang Hong patah, lalu terpental jauh menabrak bangunan yang ada di pelataran kerajaan Chang An.
Hingga pada akhirnya, Thang Hong pun pingsan dengan luka serius yang diderita olehnya.
Melihat hal itu seluruh praktisi-praktisi kuat yang berada di dalam tribun-tribun utama serta bangku-bangku penonton yang ada di pelataran Kerajaan Chang An menjadi bertambah terkejut.
Khususnya dari kerajaan Thang. Melihat hal itu praktisi-praktisi kuat dari Kerajaan Thang pun menjadi murka.
"Kurang ajar kau bocah! Berani sekali kau berbuat seperti itu kepada anggota pengawal kerajaan kami! Cari mati kau." teriak para praktisi-praktisi kuat itu lalu melesat ke arah Chen Feng dengan niat membunuh yang begitu ganas.
Menghadapi praktisi praktisi kuat dari kerajaan Thang, nyatanya tidak membuat Chen Feng takut. Sambil tersenyum ia lalu berkata.
"Majulah kalian, jika ingin mati dengan cepat. " ancam Chen Feng dengan keras, yang membuat seluruh praktisi-praktisi yang berada di daerah itu menjadi terkejut.
"Apa yang barusan dikatakan oleh bocah itu? Berani sekali bocah itu mengatakan hal seperti itu? Apakah ia sudah bosan hidup."
Kembali terjadi perbincangan di antara praktisi-praktis kuat yang ada di dalam pelataran kerajaan Chang An itu. Lalu ketika para praktisi-praktisi kuat dari Kerajaan Thang telah mendekati Chen Feng, lalu dengan niat membunuh yang begitu ganas, muncullah sebuah sosok yang membuat para praktisi dari kerajaan Thang yang hendak menyerang Chen Feng menjadi terjatuh hebat ke tanah.
Dan sosok itu tidak lain adalah yang mulia raja dari kerajaan Chang An.
"Apa yang kau lakukan? Jangan kira kau sebagai kekuatan utama di benua barat ini dapat menindas kami. Kau pikir kami mudah ditindas!" seru salah seorang di Tribun utama yang melihat para praktisi-praktisi dari kerajaan Thang telah dipukul mundur oleh yang mulia raja dari kerajaan Chang An itu, yang tidak lain ia adalah raja dari kerajaan Thang yang bernama Thang Long.
Mendengar apa yang dikatakan oleh yang mulia raja dari kerajaan Thang itu, yang mulia raja dari kerajaan Chang An yang bernama Chang Yan, kembali mengeluarkan suaranya dan berkata.
"Saudara Long, apakah kau berfikir aku seperti itu? Apakah kau tidak melihat bahwa orang dari kerajaan mu hendak membuat keributan. Jadi dengan kata lain orang-orang dari kerajaan Thang mulai mencoba menindas orang lain tepat di depan mataku. Ataukah kau tidak punya mata sehingga tidak dapat melihatnya. Aku bisa saja membunuh orang-orang dari kerajaan tangan mu, karena telah melanggar aturan yang telah kami tetapkan. Hanya saja aku tidak ingin melakukannya dan memberimu wajah agar kau bisa mendidik para anggota dari kerajaan Thang mu, dan untuk di masa depan jangan pernah membuat kekacauan di daerah kerajaan orang lain. Jika tidak maka nyawa mereka akan melayang." ancam yang mulia raja dari kerajaan Chang An.
Kau kau berani sekali berkata seperti itu saudara Yan, jangan kau pikir aku takut kepadamu!" seru yang mulia raja dari kerajaan Thang itu sambil mengeluarkan aura sejati miliknya yang begitu ganas.
Hanya mengandalkanmu ingin bertindak kasar di dalam kota kerajaaku, kau pikir kau sudah mempunyai kualifikasi untuk itu! " seru yang mulia raja dari kerajaan Chang An itu.
Melihat kekacauan seperti itu dua sosok dengan aura sejati yang kuat melesat ke samping yang mulia raja dari kerajaan Thang yang tidak lain mereka adalah yang mulia raja dari kerajaan Hang, dan yang mulai raja dari kerajaan Dawei.
__ADS_1
"Saudara Yan! Janganlah kau bertindak sesombong itu di dalam kota kerajaanmu, nantinya kau yang akan dirugikan." ancam yang mulia raja dari kerajaan Han yang bernama Han Jia.
"Benar yang dikatakan saudara Jiah, bukankah ini hanya masalah anak muda, jadi untuk apa saudara yang bertindak sejauh ini." ucap yang mulia raja dari kerajaan Dawei yang bernama Yue Liang.