Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Mencari keberadaan tempat kematian dewa iblis Asura


__ADS_3

Para kelompok itu yang mendengar perkataan Chen Feng pun langsung merasa marah.


"Kurang ajar kalian semua, berani sekali kalian mengabaikan perkataan ku " ucap seseorang yang ternyata adalah anggota dari klan iblis jiwa yang di ketuai oleh Liu Ling,


Lalu komandan Dixin menyeringai aneh membalas tatapan mereka..


"Majulah kalau kau ingin mati " ucap nya sambil memasang senyum tipis


Praktisi praktisi di isekitar mereka merasakan sedikit aura mencekam dari senyuman komandan iblis Dixin,


"Dixin jangan main main lagi, bunuh langsung" ucap komandan iblis Fanmo


Mendengar perkataan Fanmo, komandan Dixin pun langsung melesat kearah praktisi praktisi iblis jiwa dan...


Booommm.....


Hantaman dari komandan Dixin meleset karena Liu Ling dan praktisi praktisi sekte jiwa buru buru untuk menghindar,


"Cari mati kalian" teriak Liu Ling marah


Namun komandan iblis Fanmo sudah berada dibelakang mereka dengan menampilkan seringai aneh sambil menghantam praktisi praktisi dari klan iblis jiwa


Boommm....


Banyak praktisi praktisi dari klan iblis jiwa yang mati terkena serangan mendadak dari komandan iblis Fanmo


"Berani sekali kalian membunuh praktisi praktisi dari klan iblis jiwa ku? " ucap Liu Ling dengan marah


"Oh... jadi kalian adalah praktisi praktisi dari klan iblis jiwa , dasar klan pengkhianatan kalian semua" teriak komandan iblis Dixin yang meledak ledak,


Dengan cepat komandan iblis Dixin mengeluarkan energi merah gelap yang sangat mengerikan, dan tentu saja hal itu membuat Liu Ling merasa sangat terkejut

__ADS_1


"Tunggu.... bagaimana mungkin dia memiliki aura dari klan iblis juga, " Gumam nya pelan dan langsung menatap kearah komandan iblis Dixin " sebenarnya siapa kalian? dari klan iblis mana kalian berasal? maafkan kami karena tidak mengenali kalian, kita adalah satu ras, sekali lagi aku minta maaf karena tidak mengenali saudara satu ras? "


"Cih, tutup mulut mu itu, kalian semua tidak pantas menjadi saudara kami"


Lalu komandan iblis Dixin melesat dan tiba-tiba sudah berada dihadapan Liu Ling, dia mencengkram leher Liu Ling serta mematahkannya, lalu menyerap esensi kehidupannya,


Begitu juga dengan komandan iblis Fanmo, yang telah selesai selesai membunuh praktisi praktisi dari klan iblis jiwa, dan setelah itu mereka berdua pun langsung menghampiri Chen Feng, .....


"Tuan, ini adalah cincin penyimpanan mereka, "


Chen Feng pun mengambil nya sambil berkata


"Semua orang yang ada disini, aku harap kalian mematuhi akan apa yang aku ucapkan, aku ingin kalian pergi sekarang juga dari tempat ini, dalam tiga kali tarikan nafas, kalau kalian masih berada disini, maka jangan salahkan aku untuk membantai kalian semua" ucap Chen Feng sambil mengeluarkan pedang dan aura membunuh nya,


Dan tentu saja semua praktisi yang ada disitu menjadi ketakutan, hanya dua orang saja sudah mampu menghabisi praktisi praktisi hebat dari klan iblis jiwa, bahkan hanya dengan sekali serangan, sedangkan aura membunuh dari pria berjubah itu lebih mengerikan melebihi martial Sovereign


"Sebaiknya kita secepatnya pergi dari sini" ucap para praktisi itu sambil melangkah pergi.


"Tuan, mengapa kita membiarkan mereka pergi? apakah tidak akan menjadi masalah dimasa depan? " tanya komandan Fanmo


"Untuk apa kita membuang membuang tenaga hanya untuk menghabisi orang orang lemah seperti mereka, sangat melelahkan buka? " jawab Chen Feng tersenyum tipis


"Oya, bukan kah formasi di pintu ini kalian lah yang menbuat nya? "


"Benar tuan" jawab mereka kompak


Kemudian komandan iblis Fanmo dan komandan iblis Dixin, mengeluarkan token kepangkatan mereka untuk membuka formasi tersebut, dan benar saja, tak lama kemudian formasi itu terbuka, lalu mereka langsung masuk kedalam dan menutup nya kembali dengan formasi tersebut...


Sesampainya didalam Chen Feng pun kembali bertanya kepada komandan iblis itu


"Apakah kalian berdua ada masalah dengan orang-orang dari klan iblis jiwa? " tanya Chen Feng

__ADS_1


"Benar tuan, mereka termasuk para pengkhianat yang telah menyerang dewa iblis Asura, di dalam ras iblis, tuan Asura lah yang terkuat, dan dibawah tuan Asura, ada klan iblis darah, setelah itu klan iblis jiwa, mereka sama sama mengkhianati tuan Asura, padahal tuan Asura sangat baik kepada klan mereka, "jawab kedua komandan iblis itu


" Memang baik saja tidak cukup, di dunia yang kejam ini lebih bagus tidak memiliki hati yang baik karena banyak orang orang licik di dunia ini, suatu hari nanti aku pun ingin pergi ke alam atas, ada beberapa hutang yang harus aku tagih disana " ujar Chen Feng sambil mengepalkan tinju nya,


"Ternyata tuan juga mempunyai dendam dengan orang orang di alam atas? sebenarnya apa identitas tuan ini? " tanya kedua komandan iblis itu


"Siapa aku...? aku hanyalah manusia biasa yang telah di zalimi oleh dunia yang kejam ini, dan aku pernah berjanji jika aku akan menjadi iblis untuk membunuh dewa dewa yang tidak memberikan ku keadilan dalam hidup ku ini, sudahlah, tidak penting menceritakan tentang diriku, sekarang tunjukkan dimana letak dari mayat dewa iblis Asura itu? " tanya Chen Feng


"Ayo tuan, ikut kami, karena kita sudah dekat dengan tempat itu"


Lalu komandan iblis Fanmo dan Dixin membuat segel di tangan mereka sehingga dinding batu yang ada didepan mereka terbuka lebar, dari dalam ruangan itu berhembus angin yang sangat dingin mencekam, aura penindasan pun merembes keluar,


"Aura yang sangat bagus" Gumam Chen Feng


"Itu adalah aura yang berasal dari kedua saudara kami yang lain tuan,ayo masuk lah tuan kita sudah semakin dekat "....


Mereka pun melangkah masuk lebih dalam kearah ruangan itu, aura hitam pekat tamoak menyelimuti ruangan itu, menjadikan nafas terasa berat, Chen Feng yang dapat merasakan hal tersebut pun tertawa tipis, ketika mereka berhenti disebuah dinding kedua komandan pun berkata kepada Chen Feng


" Tuan, dibalik batu ini lah jasad dari tuan dewa iblis Asura berada"


"Kalau begitu, bukalah " ucap Chen Feng memerintahkan


Lalu kedua komandan itu pun membuat segel di tangan nya dan detik kemudian, pintu mulai terbuka, angin yang keluar dari dalam ruangan itu semakin kuat, aura yang semakin menindas bertambah kuat terasa


"Fanmo, Dixin! mengapa kalian terlalu lama, aku pikir kalian telah mati, aku sudah lama tidak merasakan aura kalian berdua" ucap suara suara yang menggema didalam ruangan itu,


"Maafkan kami berdua saudara Ma, dan saudara Jie, adahal yang panjang jika harus diceritakan, tapi kami telah membawa seseorang bersama kami, ayo tuan masuk lah" panggil komandan iblis Fanmo kepada Chen Feng


Setelah itu Chen Feng melangkah masuk kedalam ruangan itu, dan cahaya cahaya api mulai hidup kembali ketika Chen Feng sudah berada didalam ruangan tersebut...


"Ini.. ini.... tuan.. tuan iblis dewa Asura! " ucap kedua sosok suara itu yang seakan tak percaya dengan apa yang mereka lihat dan juga rasakan,

__ADS_1


__ADS_2