
Tak lama kemudian, Bola bola api hitam pun keluar dari dalam teratai api hitam dan langsung meluncur keatas dan kemudian jatuh kebawah, kearah Ling Ling Qian Xue dan para anggota kelompok Chen Feng yang lainnya. Lalu bola-bola api hitam yang keluar dari teratai api hitam itu pun berubah menjadi percikan-percikan kecil dan langsung melesat masuk ke dalam tubuh Ling Ling, Qian Xue, dan para anggota kelompok Chen Feng yang lainnya.
Lalu percikan percikan dari api hitam yang masuk ke dalam tubuh mereka pun langsung menuju ke pusat-pusat di mana terdapat luka-luka di bagian dalam tubuh mereka yang diakibatkan oleh pertempuran mereka dengan kesengsaraan 9 naga Guntur Surgawi 1 dan 2
Percikan percikan api hitam kecil itu pun mulai memperbaiki meridian meridian mereka yang terluka dan bagian-bagian vital mereka yang juga terluka cukup serius. Anggota kelompok Chen Feng pun merasakan luka-luka dalam mereka telah sedikit demi sedikit menjadi pulih.
Chen Feng yang melihat mereka semua sedikit kebingungan pun langsung berteriak.
"Kalian semua! Jangan kalian pedulikan hal yang lain. Fokus saja kepada penyerapan esensi murni dari kesengsaraan 9 Guntur surgawi ini." ucap chen Feng kepada para kelompoknya.
Mendapat perintah dari Tuannya, seluruh anggota kelompok Chen Feng pun kembali fokus untuk menyerap esensi murni dari kesengsaraan 9 naga Guntur surgawi itu.
Sedangkan Chen Feng tampak fokus melihat kearah kedua istrinya melalui kekuatan batinnya.
Tak lama Chen Feng pun berkata kepada kedua istrinya itu.
"istriku! Kalian berdua dengarkan perkataanku ini.Aku akan mengirimkan beberapa kekuatan dari teknik pedang lanjutan, dari teknik pedang yang telah aku berikan sebelumnya. Teknik pedang ini telah aku tambahkan dengan niat pedang penghancur tingkat puncak. Kalian berdua harus menyerap sambil memahami teknik pedang yang telah aku berikan ini." ucap Chen Feng kepada kedua istrinya.
Mendapat perintah dari suaminya, Ling Ling dan Qian Xue pun segera berkutivasi untuk menyerap esensi murni kesengsaraan 9 naga Guntur surgawi dan memahami teknik pedang tingkat lanjut yang diberikan oleh Suaminya itu.
Lalu kedua istri Chen Feng dan para anggota kelompok Chen Feng tampak larut dalam berkutivasi mereka. Sementara Chen Feng yang melihat mereka berkutivasi hanya diam di atas udara sambil sesekali memandang kesekelilingnya.
Hingga tiba tiba Chen Feng pun teringat akan keberadaan Su Yan dan 3 boneka iblis.
"Bagaimana mungkin aku bisa melupakan mereka berempat!" seru Chen Feng di dalam hati.
Setelah itu dengan menggunakan kekuatan batinnya, Chen Feng lalu memanggil Su Yan dan ketiga boneka iblis yang tengah berada di dalam kediaman markas klan iblis darah.
__ADS_1
"Su yan! Su Yan. Apakah kau mendengar panggilanku ini?" tanya Chen Feng melalui kekuatan batinnya.
Sementara itu empat boneka iblis yang berada di dalam markas klan iblis darah saat ini sedang berkumpul bersama semua anggota klan iblis darah. Mereka semua berkumpul diakibatkan mereka merasakan adanya fluktuasi kekuatan yang cukup besar yang di mana itu terjadi diakibatkan Chen Feng yang telah mengeluarkan kekuatan spiritualnya di saat dia sedang menolong api hitam misterius yang tengah melawan kesengsaraan 9 Naga Guntur surgawi.
"Ayo! Kita harus menuju ketempat di mana fluktuasi energi itu berada." ucap Ketua klan iblis darah Fan Hai mengajak para bawahnya.
Sementara itu Su Yan yang tengah berbicara kepada Chen Feng menggunakan kekuatan batinnya itupun, tidak terlalu memperhatikan apa yang dilakukan oleh Fan Hai dan para bawahnya.
Sedangkan Fan Hai dan beberapa elit dari anggota klan iblis darah pun segera melesat pergi ke arah tanah terlarang penjara kuno para Dewa.
"Ketua Fan Hai! Apakah tidak mengapa jika kita pergi ke tanah terlarang itu? Bukankah telah dikatakan di dalam sejarah, bahwa tidak ada satupun klan yang boleh mendekati tanah terlarang itu? Dan itu sudah menjadi aturan dari langit di atas sana. Jadi jika kita menentang peraturan itu maka dapat di bayangkan apa hukuman yang akan kita terima." kata salah satu bawahan Fan Hai.
"Dasar bodoh! Apakah kalian tidak bisa merasakan fluktuasi energi kekuatan yang telah dipancarkan oleh sesuatu di daerah tanah terlarang itu? Aku yakin itu pasti sebuah harta pusaka yang sangat lengkap." jawab ketua Fan Hai menyunggingkan senyuman yang sangat menjijikkan.
Lalu dia pun menambah kecepatannya untuk segera melesat ke arah tanah terlarang penjara kuno para Dewa itu. Sedangkan di dalam klan iblis darah, Su Yan yang sedang berkomunikasi melalui kekuatan batinnya itupun telah selesai.
"Hei! Apa yang terjadi di sini? Di mana Fan Hai dan para bawahnya? Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Su Yan yang menyamar sebagai Komandan iblis Fan Ji Hoo dengan berteriak marah karena melihat orang-orang di klan blis darah telah menghilang tanpa sepengetahuan darinya.
Lalu seseorang pun menghadap kedepan Su Yan.
"Tuan! Maaf Tuan. Ketua Fan Hai dan para petinggi serta elit-elit dari klan iblis darah, telah melesat ke arah tanah terlarang penjara kuno para Dewa." jelas seorang bawahan itu.
"Lancang! Dasar kurang ajar!" teriak Su Yan tidak Terima.
"Bahkan mereka tidak meminta izin kepadaku terlebih dahulu. Dia telah berani pergi meninggalkan markas klan iblis darah." teriak Su Yan kembali, setelah itu Su Yan pun memerintahkan 3 boneka iblis untuk mengikutinya dan mengejar keberadaan Fan Hai.
Dan hanya dalam sekejap mata, kini Su Yan dan tiga boneka iblis pun melesat seperti cahaya dan menghilang dalam satu kedipan mata.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain, di tengah perjalanan ketua klan iblis darah Fan Hai mengetahui bahwa Komandan iblis Fan Ji Hoo sedang mengejar mereka.
"Lihatlah! Bahkan Tuan Fan Ji Hoo pun ikut tertarik untuk pergi ke tanah terlarang penjara kuno para Dewa." ujar Fan Hai.
Lalu bukannya malah berhenti, Fan Hai pun semakin memacu kekuatan spiritualnya untuk melesat dengan cepat dan meninggalkan para bawahannya di belakangnya.
Sementara itu Su Yan yang berada tidak terlalu jauh dari kelompok Fan Hai, mengetahui kalau Fan Hai telah menambah kecepatannya untuk pergi ke tanah terlarang penjara kuno para Dewa itu dan meninggal para bawahannya begitu saja.
Dengan cepat Su Yan pun juga menambah kecepatannya untuk mengejar Fan Hai. Akan tetapi tidak selang beberapa waktu, Su Yan merasakan beberapa aura yang lumayan kuat yang berada di ranah martial Sovereign atau leluhur beladiri mendekati dirinya.
"Kurang ajar! Kalau begini jalanku untuk pergi ke tempat Tuan Chen Feng akan diketahui oleh banyak orang. Apa yang harus aku lakukan?" gumam Su Yan.
Lalu tiba tiba saja terdengar suara Chen Feng yang masuk ke dalam pikiran dari Su Yan, yang mana suara Chen Feng itu berkata.
"Turunlah dan mendaratlah di bawah pepohonan yang ada di bawahmu." ucap dari suara batin Chen Feng kepada Su Yan.
Setelah itu dengan cepat Su Yan mematuhi perintah dari Tuannya dan langsung mendarat kebawah pepohonan seperti yang diperintah oleh Chrn Feng.
Namun ketika Su Yan telah sampai di bawah pepohonan itu, Chen Feng berkata kembali.
"Majulah ke arah dinding batu yang berada tepat di depanmu!" seru suara batin Chen Feng.
Tanpa banyak bertanya, Su Yan langsung mengikuti apa yang dikatakan oleh suara Tuannya itu.
Lalu dia berjalan ke arah dinding batu bersama ketiga boneka iblis. Sambil menunggu perintah yang selanjutnya akan Tuan mereka berikan kepada mereka berempat.
Sedangkan Klan iblis darah dan para bawahnya mulai bertemu dengan para anggota klan keluarga menengah yang ada di domain atas.
__ADS_1