Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kekalahan Tetua Agung


__ADS_3

Lalu tak lama kemudian Chen Feng pun merilis teknik pedang miliknya, yang langsung ia tebaskan ke arah rantai-rantai iblis yang merupakan teknik dari sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah alam atas itu.


Namun teknik pedang milik Chen Feng teryata tidak berefek sama sekali terhadap rantai-rantai Iblis itu. Rantai-rantai itu tidak terpengaruh sama sekali oleh teknik-teknik pedang yang sudah dilancarkan oleh Chen Feng.


Hingga kemudian rantai-rantai itu kembali mencoba menyerang Chen Feng membuat Tetua Angung tersenyum mengejek.


"Hai bocah! Aku ingin melihat bagaimana kau menghindari rantai-rantai iblis milikku itu." ucap sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu.


"Hmmmmmmmmmm!"


Sambil mendengus dingin, lalu Chen Feng pun menjawab perkataan dari Tetua Agung itu.


"Aku sudah bosan melakukan pertarungan seperti ini kakek tua! Bagaimana kalau kita berdua mulai serius dalam pertarungan kita ini!" ujar Chen Feng menampilkan mata yang tajam.


Setelah itu, Chen Feng dengan memegang pedangnya erat iya pun mulai memfokuskan kekuatan dari energi spiritualnya ke sekelilingnya yang mengakibatkan seluruh rantai-rantai itu tidak dapat menyentuh dirinya dan berhenti seperti tertahan oleh sesuatu.


Hingga tidak lama berselang, seluruh energi dari awan gelap yang berada tidak jauh dari Chen Feng, langsung mengeluarkan raungan ganas yang kemudian muncullah seekor naga Guntur yang di mana naga Guntur itu melepaskan raungannya.


Lalu di dalam raungan nada guntur itu, keluar sebuah kilatan Guntur yang langsung mengarah ke arah Chen Feng.


"Benar benar ini yang aku inginkan. Kekuatan yang begitu hebat, dan aku sangat menginginkan kekuatan seperti ini!" teriak Chen Feng bersemangat.


Lalu energi murni dari Guntur surgawi yang dihasilkan oleh raungan naga Guntur yang berada di awan-awan gelap itu pun langsung masuk ke dalam tubuh Chen Feng, dan menghancurkan keseluruhan dari rantai-rantai iblis yang mengelilingi Chen Feng.


Melihat hal itu, sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas pun merasa keheranan.


"Bagaimana mungkin ada orang yang dapat mengisi kembali kekuatan Bloodline miliknya dengan mengandalkan kesengsaraan naga Guntur Surgawi? Ini benar-benar tidak mungkin! Anak ini sungguh tidak normal, seharusnya bukankah kekuatan spiritual yang dia miliki sudah habis, tapi mengapa ia bisa kembali mengisi energi dari kekuatan spiritualnya lagi? Kelihatannya batas waktu dari kekuatan milikku yang dapat aku bawa ke alam bawah hanyalah sebatas ini, sayang sekali, karena sebenarnya aku masih ingin sekali bertarung melawan anak ini, tapi apa boleh buat ini adalah syarat yang telah ditegakkan oleh Para dewa pendiri klan utama pada masa lampau ketika sudah berada di alam bawah. Para dewa yang berada di tingkat ranah alam roh dewa hanya dapat menggunakan kekuatannya selama 5 menit. Kelihatannya aku harus membuat serangan terakhir untuk bocah ini." gumam sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas itu.


Setelah itu dia pun menekan kekuatan-kekuatan terakhirnya untuk melawan teknik kekuatan yang akan segera dilancarkan kearah anak muda yang berada tepat di hadapannya saat ini.


Dengan terpusatnya kekuatan spiritual milik sosok Tetua Agung, dia pun langsung mengeluarkan kekuatan spiritualnya yang masih tersisa namun sangat kuat lebih dari yang sebelumnya, hingga kemudian tepat di belakang tubuhnya, sambil berteriak dibelakang tubuhnya langsung muncul sebuah iblis yang mengerikan yang memiliki kekuatan yang amat sangat dahsyat.


Dan di kedua tangan iblis itu memegang sebuah tameng dan sebah tombak yang siap untuk menghabisi Chen Feng.


Sementara itu Chen Feng yang melihat hal tersebut pun mendengus dingin.


"Hebat juga kekuatan milikmu kakek tua! Namun itu belum cukup untuk menghentikanku!?" ucap Chen Feng tak gentar sedikitpun.


Lalu Chen peng pun merilis teknik kekuatan miliknya yang di sekeliling Chen Feng pun akhirnya keluar sebuah kilatan-kilatan Guntur yang amat sangat mengerikan, kemudian di dalam kilatan-kiratan guntur itu muncul sebuah pedang-pedang yang amat sangat banyak jumlahnya dan kemudian Chen Feng pun berkata keras.


"Teknik kaisar dewa niat pedang penghancur semesta! Aktifkan!" ucap Chen Feng bersemangat.

__ADS_1


Hingga detik kemudian muncul bayangan-bayangan pedang yang cukup amat sangat banyak yang berada di hadapan Chen Feng, setelah itu semua bayangan pedang dari serangan niat pedang penghancur semesta itu, langsung melesat ke arah sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah dari alam atas itu sesuai dengan perintah yang Chen Feng ucapkan.


Melihat serangan dari anak muda dihadapannya, yang telah melancarkan serangannya kearah dirinya, sosok Tetua Agung itu pun tidak tinggal dia, dengan cepat dia juga menggerakkan teknik serangannya yang berbentuk iblis yang berukuran raksasa dengan pedang dan tameng di kedua tangannya untuk menyerang teknik serangan yang dilancarkan oleh Chen Feng.


Hingga tak lama tabrakan diantara kedua teknik serangan itu pun tidak dapat terhindarkan lagi. Dentuman dentuman ledakan terdengar amat sangat menggelegar yang diakibatkan oleh tabrakan antara dua teknik serangan kuat tersebut.


Bboommmmmmmmmmboommmmmmmmboommmmmmmmmm…..!!!


Ledakan dahsyat terjadi hingga mengakibatkan seluruh daerah tempat mereka bertarung menjadi hancur luluh lantak, diiringi dengan getaran kuat yang ditimbulkan karena dua serangan kuat yang saling bertabrakan itu.


Bahkan getaran itu juga sangat terasa sampai di tempat seluruh anggota kelompok Chen Feng dan istri-istri Chen Feng berada.


"Kalian semua fokus di mana tempat Tuan kalian berada! Dan ketika ia terlempar keluar dari tempat pertempuran itu, maka secepatnya segel Tuan kalian itu dengan teknik penyegelan terkuat milik kalian. Kami berlima juga akan membantu kalian." titah kelima leluhur pendiri klan utama dari alam surga itu.


"Lalu bagaimana dengan sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu kakak?" tanya Ling Ling kepada para leluhur dari alam surga.


"Tentu kami yang akan menghadapinya." jawab leluhur Song Jian.


Kembali ke tempat Chen Feng dan Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu bertarung, tampak Chen Feng dan Tetua Agung dari klan iblis darah itu langsung terpental jauh dari tempat awal mereka berdiri. Di karenakan mereka berdua telah terkena hempasan gelombang energi spiritual dari tabrakan di yang terjadi di antara dua teknik serangan milik mereka berdua.


Tubuh dari mereka berdua dipenuhi dengan luka-luka yang tidak terlalu serius, namun kekuatan jiwa milik mereka berdua cukup mengalami kelelahan yang amat sangat.


Bahkan Chen Feng yang sedari awal sudah melakukan banyak pertarungan, tentunya sudah banyak menghabiskan kekuatan spiritual dan kekuatan jiwa miliknya, di tambah lagi dengan terkena hempasan akibat gelombang energi yang cukup besar itu, tentu saja setelah terpental begitu jauh Chen Feng pun merasa susah untuk mengendalikan tubuhnya.


"Anak muda! Kelihatannya sampai di sinilah akhir dari hidupmu." ejek Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu tersenyum.


Setelah itu dia pun bangkit dan melemparkan senjata pusaka miliknya yang berbentuk sabit langsung ke arah Chen Feng. Melihat hal itu Chen Feng tersenyum sadis, dikarenakan ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Lalu ketika serangan sabit itu hendak mengenai dirinya tiba-tiba ada beberapa kekuatan spiritual muncul di hadapannya dan langsung menghadang senjata pusaka berbentuk sabit itu.


"Tuan! Kami datang membantu Tuan." ucap 4 komandan, Fan Mouji dan Fan Kiyoing sambil menahan serangan senjata sabit milik Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu.


Chen Feng yang sedang menahan rasa sakit pada tubuhnya pun hanya terdiam sambil tersenyum memandang saudara saudaranya yang berada tepat di hadapannya saat ini.


Lalu Ling Ling dan Qian Xue yang hadir di samping kanan dan kiri dari Chen Feng langsung memapah suaminya yang terhuyung-huyung kelemahan dikarenakan seluruh kekuatan spiritual dan kekuatan jiwanya telah banyak digunakan dalam perhitungan melawan musuh-musuhnya.


Ling Ling dengan lembut mencubit perut dari suaminya itu membuat Chen Feng berpura-pura kesakitan.


"Awhhhwhh! Apa yang kau lakukan? Apakah kau tidak melihat keadaan dari suamimu ini yang telah menahan rasa sakit karena pertarungan? Sekarang mau menambahkannya lagi dengan cubitan itu istriku." sarkas Chen Feng dengan tersenyum kearah Ling Ling.


"Itu adalah hukuman dariku karena kau berulang kali telah membahayakan nyawamu sendiri. Apakah kamu tidak memperdulikan perasaan Qian Xue dan juga diriku ini! Berulang kali telah kukatakan bukan, susah senang kita harus selalu bersama. Kini kau bertindak semaumu sendiri tanpa memandang perasaan dari kami berdua." ucap Ling Ling dengan rasa kekecewaan yang tampak dari wajahnya.


Qian Xue pun ikut membantu Ling Ling dalam berkata kepada Chen Feng.

__ADS_1


"Suamiku! Aku mohon di masa depan turutilah perkataan kakak Ling Ling dan diriku ini, jangan terlalu bersikap untuk membahayakan nyawamu sendiri. Kita ini adalah suami istri, jadi tolong libatkan kami berdua dalam segala urusan yang kau miliki." ucap Qian Xue kepada Chen Feng.


Setelah itu Chen Feng pun menjawab perkataan dari kedua istrinya itu.


"Baiklah baiklah. Di masa depan aku tidak akan bertindak seperti ini lagi." ucap Chen Feng sambil memandang wajah dari kedua istrinya itu, walaupun wajah dari kedua istrinya saat ini masih mengungkapkan rasa kecewa yang amat sangat terhadap dirinya, namun Chen Feng tidak dapat melakukan hal apapun terkecuali hanya menundukkan wajahnya.


Sementara itu empat komandan iblis yang dibantu Fan Mouji dan Dan Kiyoung telah berhasil menghadang serangan sabit yang dilesatkan oleh Tetua Agung dari klan pusat iblis darah alam atas itu.


"Oh Ternyata kalian adalah kawanan dari bocah itu ya?" tanya Tetua Agung dari klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas itu.


"Baiklah, kalau begitu kalian semua bisa menemaninya ke akhirat bersama-sama." ancam Tetua Agung itu dan langsung merilis teknik miliknya hendak menyerang para anggota Chen Feng yang tengah melindungi Chen Feng.


Namun ketika serangan teknik yang dilancarkan oleh Tetua Agung dari klan pusat iblis darah alam atas itu hendak menyerang seluruh anggota kelompok Chen Feng, leluhur Song Jian dari alam surga pun langsung hadir dan langsung menepis serangan itu dengan hanya menggunakan satu tangannya.


Hingga detik kemudian serangan dari teknik yang dilancarkan oleh Tetua Agung dari kami iblis darah itu terpental dan langsung menghilang.


Mendapati serangannya dapat dilumpuhkan hanya menggunakan satu tangan, Tetua Agung dari klan pusat iblis darah alam atas itu menjadi terkejut.


"Siapa kau! Beraninya kau ikut campur dengan urusanku!" teriak Tetua Agung merasa marah.


Lalu keempat leluhur lainnya hadir di samping leluhur Song Jian, setelah itu kaisar surgawi pertama dengan tangan kanannya tampak menurunkan tangannya itu dan sontak tekanan yang besar hadir tepat di atas kepala dari Tetua Agung yang berasal dari klan pusat iblis darah itu.


Hingga membuat Tetua Agung langsung tersungkur jatuh ke tanah.


"Hei kau! Sekarang juga enyahlah dari tempat ini dan segera kembali ke tempat asalmu. Kau bukanlah lawan kami, bahkan ketiga dewa utama milikmu juga bukanlah lawan dari kami. Jadi sekarang pergi dan enyahlah dari tempat ini kalau tidak kau akan mati di sini!" teriak leluhur Lee Gong Gi si kaisar surgawi pertama mengancam kakek tua itu.


Mendengar apa yang diucapkan oleh orang yang berada di hadapannya sambil mengeluarkan tekanan yang menekan dirinya hingga tersungkur ke tanah, Tertua Agung dari klan pusat iblis darah itu mengerti bahwa dirinya bukanlah lawan dari orang yang ada di hadapannya itu.


"Kelihatannya orang orang itu memiliki kekuatan yang sama dengan ketiga dewa utama khususnya kaisar surgawi. Jika aku tidak menuruti perkataan darinya kemungkinan besar aku akan mati dibunuh olehnya. Sebenarnya apa status dari bocah itu? Sampai-sampai kelima kultivator yang amat sangat kuat ini dapat menjadi pelindungnya. Tidak mungkin bukan, jika mereka adalah orang yang sama seperti orang-orang yang ada di alam atas dan alam surga, dikarenakan aku tidak pernah mendengar ada informasi tentang mereka di alam atas dan alam surga, bahkan juga wajah mereka sangatlah asing bagiku." gumam Tetya Agung dari klan pusat iblis darah itu.


Melihat Tetua Agung yang hanya diam dan tidak menjawab perkataannya, kaisar surgawi pertama langsung menambahkan tekanan dari aura spiritual miliknya untuk semakin menekan Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu hingga kembali membuat Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu menjadi lebih tertekan sampai masuk ke dalam tanah.


"Senior senior! Maafkan Junior ini senior, sekarang Junior akan pergi meninggalkan tempat ini dan tidak akan pernah mencari masalah lagi dengan kalian semua!" mohon Tetua Agung dari klan pusat iblis darah it, dengan rasa panik karena ketakutan melihat kekuatan yang ditampilkan oleh orang-orang yang berada tepat di hadapannya saat ini.


Mendengar perkataan yang diucapkan oleh Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu, kaisar surgawi pertama langsung menarik kembali kekuatan spiritual yang ia tekankan ke arah Tetua Agung dari klan iblis darah tersebut.


Setelah itu dia pun kembali berkata.


"Sekarang juga pergilah! Tpi jika di masa depan kau berani muncul kembali di hadapanku atau adikku itu, maka dapat kupastikan itu adalah akhir dari riwayatmu." ucap kaisar surgawi pertama Lee Gong Gi.


Mendengar ancaman dari orang yang berada tepat di hadapannya itu, Tetua Agung dari klan pusat iblis darah langsung mengangguk-nganggukkan kepalanya dan langsung melesat pergi dari hadapan mereka semua.

__ADS_1


"Sudah! Kakek tua itu telah pergi, jadi sebaiknya kita harus segera pergi dari tempat ini sebelum ada sesuatu hal yang tidak kita inginkan muncul kembali. " ajak kaisar surgawi pertama yang langsung melesat pergi dari tempat itu,


Melihat hal itu, dengan cepat Chen Feng juga memerintahkan seluruh anggota kelompoknya untuk pergi dan mengikuti kelima leluhur dari alam surgawi itu. Mereka semua pun akhirnya pergi meninggalkan tempat pertarungan tersebut.


__ADS_2