Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Pencarian Para Kelompok Chen Feng


__ADS_3

Kemudian rombongan dari 4 komandan iblis pun melangkah berjalan mendekati rombongan para kekuatan dari benua menengah itu.


Tampak mereka tengah mencoba memecahkan beberapa larangan yang melindungi sebuah bangunan.


"Kelihatannya terdapat banyak harta pusaka di dalamnya bangunan itu saudara Fan Mo. Lalu selanjutnya apa yang harus kita lakukan?" tanya komandan iblis Dixin.


"Tidak ada saydarku. Kita hanya harus mengamati pergerakan dari praktisi-praktisi itu." jawab komandan iblis Fan Mo.


"Benarkah...! Tapi bagaimana jika mereka berhasil memecahkan larangan tersebut. Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" tanya komandan iblis Mayong.


"Apalagi kalau bukan mengikuti mereka masuk ke dalam bangunan itu." jawab komandan iblis Dixin.


"Benar apa yang dikatakan oleh saudara Dixin, kita harus ikut memasuki bangunan itu, barangkali ada beberapa keberuntungan di dalam bangunan itu untuk kita dapatkan. Tapi ingat saudara saudaraku. Jangan sekali-kali mencoba memprokasi mereka." timpal komandan iblis Fan Mo menjelaskan.


"Lalu andai mereka mendapatkan harta pusaka yang bagus. Apakah kita tidak usah bertindak untuk mengambilnya?" tanya komandan iblis Jiesa.


"Tidak perlu, tidak perlu merebut apa yang mereka dapatkan, akan tetapi jika mereka menemukan sesuatu yang bagus untuk tuan, terlebih lahi untuk menaikkan kultivasi yang tuan miliki, dan bermanfaat untuk menaikkan kekuatan spiritual untuk tuan juga, maka kita harus merebutnya dengan cara apapun." jawab komandan iblis Fan Mo.


Lalu tak lama berselang, pada akhirnya serangan yang dilancarkan oleh praktisi praktisi dari benua menengah itu, berhasil memecahkan penghalang yang ada di bangunan itu.


Dan selanjutnya tidak menunggu waktu yang lama, seluruh kekuatan-kekuatan yang berasal dari benua menengah yang berada tepat di depan bangunan-bangunan itu, langsung melesat masuk ke dalam bangunan.

__ADS_1


Melihat hal tersebut, komandan iblis Fan Mo juga mengajak ketiga saudaranya untuk ikut memasuki bangunan yang ada di hadapan mereka.


"Ayo kita juga harus masuk ke dalam bangunan itu." ajak komandan iblis Fan Mo langsung melesat masuk ke dalam bangunan tersebut.


Di belakangnya diikuti oleh ketiga komandan iblis dari ras iblis Asura.


Sementara itu, hal yang sama juga dilakukan oleh kelompok Fan Hai, Fan Mouji dan juga Fan Kiyoung, mereka juga melesat masuk ke sebuah Paviliun, yang pada awalnya ada larangan yang telah dipecahkan oleh kelompok-kelompok praktisi dari benua-benua menengah yang lain.


Lalu mereka semua langsung masuk ke dalam sebuah Paviliun yang telah terbuka itu. Dan di tempat yang berbeda, tepatnya di tempat pangeran Hua Ling, Chang Ma serta Su Yan, mereka saat ini tengah berada berkerumun berbaur dengan kekuatan-kekuatan utama dari benua menengah yang telah memasuki sebuah gua.


Dan di dalam gua itu terdapat sebuah Dimensi Lain yang mempunyai bangunan-bangunan seperti kuil.


"Saudara Su Yan..! Apa yang harus kita lakukan selanjutnya?" tanya Pangeran Hua Ling.


"Tidak saudara Su Yan, aku merasa tidak enak hati karena saudara Su Yan lebih memiliki kekuatan yang besar dibandingkan aku." sangkal pangeran Hua Ling.


"Apa yang kau katakan ini saudara Hua Ling? Asal kau tahu saja, tanpa otak yang pintar, maka kekuatan tidak terlalu dibutuhkan, justru kamulah yang memiliki otak yang pintar, maka dari itu Tuan memilihmu menjadi pemimpin dari misi ini, jadi aku akan selalu mengikuti perintah Tuan agar mengikutimu dan mendengar apapun perintah apa yang kamu berikan kepada kami."


"Baiklah kalau begitu. Mari kita pergi menuju ke bangunan kuil itu." ajak Pangeran Hua Ling sambil melesat ke arah kuil yang berada di tingkat paling bawah.


Mendengar ajakan Pangeran Hua. Ling, Chang Ma pun langsung mengajukan pertanyaan.

__ADS_1


"Saudara Hua Ling...! Mengapa kita pergi ke kuil yang berada di paling bawah? Bukankah harta harta berkualitas tinggi pasti berada di tingkat paling atas? Serta di kuil bagian bawah ini, pasti hanya ada harta di tingkat yang rendah, lalu mengapa kamu memilihnya saudara Hua Ling?" tanya Chang Ma penasaran.


"Yang kau ucapkan itu memang benar saudara Chang Ma, akan tetapi di kuil tingkat atas itu, pastinya telah ramai dipenuhi oleh kekuatan-kekuatan utama dari benua menengah ini, jadi tampaknya kita tidak akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan barang bagus di kuil tingkat atas itu." jawab Pangeran Hua Ling.


"Tunggu...! Mengapa saudara Hua Ling berkata seperti itu? Bukankah ada saudara Su Yan yang ada di dekat kita? Aku yakin dengan adanya dia, pasti seluruh harta harta di dalam Kuil itu yang berada di tingkat tinggi ataupun suci akan menjadi milik kita." kata Chang Ma.


"Maaf saudara Ma. Sebenarnya mayoritas utama kita bukanlah harta-harta di tingkat tinggi ataupun di tingkat suci, melainkan mencari informasi Di mana letak keberadaan dari kolam darah spiritual, mengenai tentang harta-harta itu jika memang berjodoh dengan kita maka masih ada kesempatan untuk memilikinya, karrie setiap harta di tingkat tinggi ataupun di tingkat Suci m, pasti ingin memiliki tuan dengan kekuatan yang besar, mereka tentunya memiliki kesadaran seperti itu, jadi Saudara Ma tidak perlu khawatir tentang hal itu. Jika kita tidak mendapatkannya di dalam kuil kuil ini, yang aku tahu di dalam di dalam tanah Terlarang Xing Tian Ini pastinya banyak tempat-tempat yang menyembunyikan harta serta senjata-senjata pusaka di tingkat Suci ataupun di tingkat tinggi yang tersimpan, dengan kata lain jika kita tidak mendapatkannya di tempat ini, pastinya kita akan mendapatkannya di tempat yang lain." ucap ucap Pangeran Hua Ling menjelaskan sambil melesat turun tepat di depan kuil di tingkat bawah itu.


Lalu Pangeran Hua Ling, Chang Ma dan Su Yan pun langsung berjalan memasuki kuil tingkat bawah tersebut.


Kembali ke tempat yang Chen Feng berada, pada akhirnya dia telah berhasil memurnikan pil kebangkitan darah yang sebelumnya telah dia sempurnakan, dan kemudian dia murnikan masuk ke dalam tubuhnya.


"Berhasil, berhasil, aku telah memadatkan niat pedang ke tingkat yang lebih tinggi, ini benar benar sungguh menyenangkan, ini adalah teknik niat pedang hati, pedang penyatuan pedang dengan kekuatan yang luar biasa." gumam Chen Feng tersenyum sambil mencoba teknik barunya itu.


Lalu tampak dua bayangan emas muncul dari dalam tubuh Chen Feng yang mempunyai niat membunuh, serta Aura dingin yang sangat menghancurkan.


Setelah itu kedua bayangan pun melesat membunbung tinggi,, sedangkan Chen Feng, dia memegang pedang di tangannya sambil saling menguji coba kekuatannya dengan saling beradu pedang.


Tak lama sebuah ledakan pun terus terjadi dengan hebatnya.


Boommmmm...Bommm.....

__ADS_1


Chen Feng yang menyaksikan kekuatannya itupun menjadi tertawa sendiri.


"Hebat, hebat sungguh hebat. Dengan kekuatan ini, aku yakin tidak akan takut oleh orang-orang dari klan iblis darah yang hendak menyakiti saudara-saudaraku yang lain." ucap Chen Feng sambil menarik kembali niat pedang dari hati pedang miliknya.


__ADS_2