Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kelompok Chen Feng Diserang


__ADS_3

"Tapi aku sangat yakin pangeran.Kalau ketua Kang si racun gila itu pasti dapat membunuh bocah tersebut. Bahkan tanpa diketahui oleh siapapun, jika yang telah membunuhnya adalah siracun gila." ucap tuan muda Xu penuh keyakinan kepada pangeran Lan.


Hingga tak lama berselang, beberapa orang pun tampak muncul dari atas perbukitan itu. Mereka semua berada di ranah alam dewa tingkat ke-4 dan 5, serta seorang pria tua, dengan ranah alam dewa tingkat ke-6 yang kelihatannya dialah pemimpin dari kelompok itu.


Lalu Chen Feng maju dan bertanya kepada beberapa kelompok yang baru saja muncul tersebut.


"Maaf tuan. Apakah maksud dan tujuan Tuan muncul di hadapan kami?" tanya Chen Feng sopan.


Namun bukannya menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Chen Feng, beberapa orang dari kelompok itu malah langsung menyerang ke arah Chen Feng.


Melihat hal itu, Chen Feng yang memang sudah menyadari akan hal tersebut pun hanya tersenyum kecil. Hingga ketika beberapa orang itu hendak mendekat ke arah Chen Feng, maka disaat itulah tiga lebah penyerap Qi muncul dan langsung membungkus beberapa orang yang hendak menyerang Chen Feng.


Beberapa orang itu merasa terkejut karena mereka telah dikelilingi oleh para lebah lebah yang tidak pernah mereka lihat sama sekali.


"Lebah-lebah apa ini?"


"Tidak perlu dihiraukan, lawan saja lebah itu." tukas salah seorang teman dari kelompok itu.


Lalu dengan bersama-sama mereka pun mengeluarkan teknik serangannya dan langsung diarahkan kepada para lebah-lebah yang mengelilingi mereka.


"Hanya mengandalkan kalian, tapi ingin membunuh kami!" ejek para orang-orang di kelompok itu dengan tersenyum jahat.


Namun selang beberapa saat kemudia,n, alangkah terkejutnya mereka ketika mereka melihat lebah-lebah yang mereka serang tidak terluka sama sekali oleh serangan yang mereka lancarkan.


"Apa? Bagaimana ini mungkin ? Sebenarnya binatang spiritual apa ini? Mengapa serangan yang kita lancarkan kepada mereka tidak melukai mereka sedikitpun, benar-benar tidak mungkin." ucap mereka merasa heran.


Melihat kepanikan yang tersirat dari wajah para penyerang itu, dengan cepat Chen Feng berteriak keras.


"Saudara-saudaraku! Kita tidak banyak waktu untuk berada di tempat ini, jadi cepat selesaikan mereka semua." perintah Chen Feng kepada para kelompoknya.


Dan perintah itu pun dapat didengar jelas oleh semua jenius-jenius muda dari kerajaan Xuan. Banyak dari mereka yang berbincang bincang.


"Apakah binatang spiritual itu milik pengawal Chen? "


Bahkan sampai sampai pangeran Lan dan Tuan muda Xu pun menjadi terkejut dan gemetar ketakutan melihat lebah-lebah yang sangat mengerikan itu.


"Sebenarnya berasal dari mana bocah itu? Bagaimana mungkin kekuatannya dan binatang lebah itu memiliki kekuatan yang sangat mengerikan? Lihatlah bagaimana ada binatang spiritual yang dapat memakan serangan spiritual dari seseorang. Bukankah itu sesuatu yang tidak masuk akal?" tanya tuan muda Xu berbisiki.

__ADS_1


"Kelihatannya memang tidak mungkin bagi kita untuk membalaskan perlakuannya terhadap kita. " jawab pangeran Lan sambil berjalan melangkah ke arah pangeran Lin.


Sementara itu para lebah-lebah penyerap Qi pun langsung menyerang beberapa orang-orang di kelompok itu, mereka memakan setiap tubuh dari beberapa orang itu hingga satu tubuh dari beberapa orang itu pun dipenuh oleh lebah lebah penyerap Qi.


Dan langsung saja, para lebah-lebah penyerap Qi juga menyerap esensi murni dari beberapa orang tersebut, Hingga tubuh dari orang-orang yang dihisap esensi murninya itu berubah mengering dan mati jatuh ke tanah.


Semua orang dari kelompok penyerang itu dan para jenius genius dari kerajaan Xuan dapat melihat apa yang dilakukan oleh lebah lebah penyerap Qi yang terlihat sangat mengerikan.


Timbul kengerian yang amat sangat di dalam hati mereka ketika melihat kejadian tersebut.


Sedangkan kedua pangeran dan tuan putri Xiao Xuan menjadi takjub akan kekuatan yang dimiliki oleh Chen Feng.


Setelah berhasil melumpuhkan mangsanya, para lembah-lembah penyerap Qi itu pun langsung terbang mendekat ke arah Chen Feng, seakan akan mereka semua hendak melindungi Chen Feng dari sesuatu hal yang akan menyakitinya.


Lalu Chen Xiao, Chen Mo, dan Chen Nan pun hinggap di pundak kanan kiri Chen Feng.


"Kak! Kami telah menyelesaikan tugas yang engkau berikan kepada kami." ucap ketiga lebah penyerap Qi.


Dengan tersenyum Chen Feng pun menjawab perkataan mereka.


"Bagus saudara-saudaraku, sangat bagus. Apakah kalian menikmatinya? Aku harap kalian mendapatkan yang terbaik."


"Untuk menghemat waktuku, sekarang juga katakan, siapakah pemimpin kalian? Muncullah jangan seperti pengecut yang bersembunyi agar dapat aku musnahkan dengan cepa. Karena aku tidak memiliki banyak waktu bermain main dengan kalian." tantang Chen Feng dengan nada tegas.


Hingga tak lama berselang, terdengar suara tawa yang keras disertai aura hitam yang begitu pekat muncul tak jauh dari mereka.


Semua jenius muda yang melihat sosok itu muncul menjadi terkejut. Mereka sangat tahu siapa pemilik dari aura hitam tersebut


"Itu! Itu si racun gila kang Lang!" ucap mereka merasa takut.


"Bagus, bagus kau bocah. Aku akan membunuhmu dengan cepat. " ucap sosok yang keluar dari aura hitam itu.


Namun belum sempat bertindak, Chen Feng sudah hadir tepat di hadapannya.


"Oh ternyata kau pemimpin dari kelompok ini? " tanya Chen Feng sambil menggerakkan tangannya hendak mencengkram leher dari sosok tersebut.


Melihat hal itu, dengan panik sosok yang bernama kang Lang pun langsung menghindar menjauhi cengkraman tangan Chen Feng.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin anak itu memiliki kecepatan yang begitu hebat. Sampai-sampai aku tidak menyadari hawa kehadirannya." gumam Kang Lang merasa bingung.


Namun lagi-lagi Chen Feng telah hadir tepat di hadapan Kang Lang sambil tersenyum menyeringai


"Mau lari ke mana kau?" tanya Chen Feng yang langsung melayangkan tinjunya tepat ke arah wajah dari Kang Lang dan membuat Kang Lang terpental jauh hingga menabrak batu di perbukitan itu.


Detik kemudian, Kang Lang yang menerima tinjuan dari Chrn Feng, kembali bangkit sambil tertawa dengan keras.


"Bocah! Kau akan segera mati karena telah menyentuhku." kata Kang Lang merasa menang.


"Benar tuan, dia itu adalah Kang Lan si racun gila. Tubuhnya telah diselimuti oleh racun yang mematikan dan tidak ada orang yang memiliki ranah lebih rendah darinya yang dapat menyembuhkannya jika sudah terkena racun darinya." ucap tuan putri Xiao Xuan yang masih bisa didengar oleh Chen Feng.


"Hanya racun yang lemah, tidak akan dapat membunuhku. Aku bahkan lebih mengenal racun daripadamu dasar kakek tua!" sarkas Chen Feng berteriak dan kembali mengangkat tangannya ke atas dan langsung saja, tekanan kekuatan spiritual yang amat sangat dahsyat muncul dan menekan Kang Lang yang berada di perbukitan itu.


Menerima tekanan yang sangat kuat, dengan cepat Kang Lang memuntahkan darah akibat tidak mampu menahan tekanan aura spiritual yang dikeluarkan oleh Chen Feng.


"Kalian tunggu apa lagi, bunuh orang itu! Kita tidak ada banyak waktu di sini." titah Chen Feng sambil melihat ke arah Fan Mauji dan Fan Kiyoung.


Mendapat perintah dari tuannya mereka berdua pun langsung menggunakan harta pusaka milik mereka dan menyerang Kang Lang.


Hingga hanya dalam sekejap saja, Kang Lang pun mati menjadi ketiadaan. Lalu Fan Mouji mengambil cincin penyimpanan ruang milik Kang Lang dan langsung memberikannya kepada Chen Feng.


"Tuan ini harta milik Kang Lang."


Chen Feng pun menerimanya dan langsung memerintahkan kepada seluruh anggota kelompoknya serta jenius jenius muda dari kerajaan Xuan untuk melanjutkan perjalanan mereka.


Seluruh jenius jenius muda itu menjadi sangat terkejut melihat Chen Feng yang dengan mudah dapat mengalahkan si Kang Lang yang terkenal dengan sebutan si racun gila hanya dengan menggunakan sedikit kekuatan.


"Benar-benar sangat mengerikan kekuatan dari pengawal Chen." puji mereka.


Tampak wajah-wajah takjub yang tampak terlihat dari wajah-wajah para jenius -jenius muda itu, bahkan pangeran Lan sekarang menjadi sangat ingin kenal dekat dengan Chen Feng.


"Benar-benar anak muda yang memiliki kekuatan luar biasa, dialah yang pantas menyandang gelar genius muda." gumam pangeran Lan memuji Chen Feng.


"Kau benar adikku, jadi mulai sekarang jangan kau mencari masalah dengan pengawal Chen lagi, karena jika tidak maka nasibmu akan sama seperti Kang Lang." ucap pangeran Lin memperingatkan.


Lain halnya dengan hati seseorang jenius muda, yang tak lain adalah Tuan muda Xu. Rasa ketakutan timbul sangat dalam di dalam hati dari tuan muda Xu itu, iya amat terkejut dengan kekuatan yang ditampilkan oleh Chen Feng dan ia menanamkan di dalam hatinya bahwa ia tidak akan pernah berani lagi untuk mencari gara-gara kepada anak muda itu.

__ADS_1


Lalu mereka semua pun melanjutkan perjalanan mereka menuju ke kota Chang' An.


__ADS_2