Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kebangkitan Kelima Leluhur Pendirian Klan


__ADS_3

Sesampainya di hadapan Chen Feng, leluhur pendiri klan pedang surgawi Qian Bou Bou pun bersujud dan lalu mengucapkan rasa syukurnya karena ia telah dihidupkan kembali oleh anak muda yang berada tepat di hadapannya saat ini.


Melihat leluhur Qian Bou Bou yang bersujud kepadanya, Chen Feng dengan cepat langsung memegang tubuh dari leluhur Qian Bou Bou itu.


"Senior! Apa yang sedang engkau lakukan? Ini sangat tidak pantas senior. Aku adalah Junior, sangat tidak pantas kamu melakukan ini kepadaku." ucap Chen Feng merasa terkejut.


Lalu tepat di depan Chen Feng, keempat leluhur lainnya ikut mendekati mereka berdua, dan tak lama leluhur Song Jian berkata.


"Nak Chen Feng. Ini sudah seharusnya kami lakukan, karena rasa terima kasih kami yang teramat sangat besar ini harus dibayar dengan penghormatan kami kepadamu." ucap leluhur Song Jian menatap tulus sambil ikut berlutut sama seperti yang dilakukan oleh leluhur Qian Bou Bou.


Setelah itu leluhur yang lainnya pun ikut bersujud dan berkata kepada Chen Feng.


"Nak Chen Feng. Apa yang telah kau lakukan kepada kami sangatlah berharga, ribuan tahun yang lalu kami telah mati dan sekarang kamu telah menghidupkan kami kembali. Bahkan ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk membalas apa yang telah kau berikan kepada kami ini, jadi mulai hari ini aku kaisar pertama Surgawi menyatakan diriku siap untuk membantumu, kapanpun kau membutuhkan bantuanku."


"Benar, benar yang diucapkan oleh saudara Lee Gong Gi. Kami semua bersedia mengikuti perintahmu dan membantumu dalam segala hal apapun itu." ujar leluhur pendiri pil tower Mou Yuan.


Chen Feng yang mendengar hal itu pun melepaskan pegangan tangannya dari tubuh leluhur Qian Bou Bou dan ia pun berdiri tegak dan melangkah ke tengah-tengah di antara kelima leluhur tersebut, sambil berkata kepada mereka berlima.


"Para senior! Apa yang kalian ucapkan ini? Aku hanyalah membayar atas apa yang telah aku lakukan kepada kalian sebelumnya. Jadi anggaplah ini adalah bayaran atas kesalahanku yang telah aku lakukan kepada kalian sebelumnya. Lagi pun seharusnya kalian masih hidup karena inti dewa milik kalian, aku rasakan masih sama seperti di waktu kalian masih hidup dahulu. Jadi yang aku lakukan hanyalah bantuan kecil, tidak perlu kalian berkata berlebihan seperti itu. Tidak mungkin kalian menjadi bawahanku dan mematuhi setiap perintahku. Di dalam hidupku ini, aku tidak ingin menjadi seorang pemimpin. Aku hanya ingin menjadi orang biasa yang mempunyai banyak keluarga yang mempedulikanku dan menyayangiku. Dan aku ingin berbuat sesuatu yang berguna bagi keluarga yang aku sayangi. Seperti yang kalian lihat sekarang, mereka adalah seluruh anggota keluargaku yang sangat berharga bagiku. Walaupun kami tidak mempunyai hubungan darah sedikitpun tapi mereka menyayangiku dengan tulus. Oleh karena itu, aku akan membalas ketulusan mereka berkali-kali lipat. Kami selalu berjuang bersama-sama dalam keadaan hidup dan mati. Hal itulah yang menyebabkan aku yakin bahwa anggota keluargaku sangat penting bagiku. Namun kalian berbeda. Para senior adalah orang yang mempunyai status yang berbeda dari kami. Mana mungkin aku menerima kalian sebagai bawahanku." jelas Chen Feng dengan bersungguh-sungguh.


Kemudian leluhur pendiri kuil Bloodline pun menjawab perkataan Chen Feng.

__ADS_1


"Nak Chen Feng. Kami melakukan ini bukan tidak menimbang-nimbang. Justru karena kami mempertimbangkan apa yang telah kamu perbuat kepada kami. Hal ini bukanlah hal kecil. Ini adalah hal besar. Yang telah mati selama ribuan tahun telah engkau hidupkan kembali, dan itu semua bukanlah hal kecil nak Chen Feng. Jadi terimalah permintaan kami ini."


"Tidak. tidak senior. Aku tidak mungkin menerima para senior menjadi bawahanku. Itu sangat bertentangan dengan prinsip hidupku. Senior coba tanya kepada mereka semua, kapan aku menganggap mereka semua sebagai para bawahanku? Aku tidak ingin memiliki bawahan senior. Aku tidak suka berperan sebagai pemimpin dan aku juga tidak suka diperintah. Maka dari itu aku tidak bisa menerima senior senior ini menjadi bawahanku." ucap Chen Feng kembali dengan nada tegas.


Mendengar jawaban yang diucapkan oleh Chen Feng, kelima leluhur pendiri klan utama dari alam surga itu pun terdiam. Mereka semua bukanlah orang-orang yang tidak tahu bagaimana rasa berterima kasih. Setelah kehidupan mereka dapat dikembalikan oleh Chen Feng, mereka semua sangat-sangat merasa begitu hormat kepada anak muda yang berada tepat di hadapan mereka. Lalu Chen Feng yang melihat kelima leluhur itu terdiam pun, mulai memegang bahu dari mereka dengan maksud, agar mereka bangkit dari keadaan bersujudnya.


"Ayo senior. Bangkitlah, sebaiknya mari turun ke bawah dan berbicara dengan baik-baik agar masalah ini tidak terlalu membebani pikiran para senior." ajak Chen Feng kepada kelima leluhur itu.


Kelima leluhur dari alam surga itu pun menuruti apa yang dikatakan oleh Chen Feng, Lalu Chen Feng dan kelima leluhur itu, langsung melesat ke sebuah pepohonan besar yang cukup rindang.


"Silakan senior." ucap Chen Feng setelah mengeluarkan meja dan kursi batu dari dalam cincin penyimpanan ruangan miliknya.


Setelah itu mereka semua pun duduk di tempat yang telah disediakan oleh Chen Feng, Kemudian Chen Feng kembali mengeluarkan sebuah teko teh dan gelas dari cincin penyimpanan ruangnya dan menuangkan teh-teh itu ke dalam gelas-gelas yang berada tepat di hadapan para leluhur leluhur tersebut.


"Silahkan para senior. Minumlah untuk menyegarkan pikiran para senior."


Mendengar perkataan Chen Feng, para leluhur leluhur tua itu pun meminum minuman yang telah disediakan oleh Chen Feng, dan setelahnya Chen Feng kembali berkata lagi.


"Begini senior. Maaf, maaf sekali lagi. Karena diriku ini benar-benar tidak ingin menjadi pemimpin dari para senior-senior sekalian. Junior ini hanya ingin menjadi orang biasa dan tidak ingin menjadi orang yang begitu terkenal. Cukup para anggota keluargaku saja yang begitu mengenalku. Dengan hal itu saja sudah membuatku amat merasa bahagia." ujar Chen Feng.


Mendengar hal itu, para leluhur leluhur itu hanya diam sambil menikmati teh yang telah diberikan oleh Chen Feng. Tak berselang lama Chen Feng kembali berkata.

__ADS_1


"Senior! Bagaimana jika para senior aku anggap sebagai kakak lelakiku saja? Dikarenakan seumur hidupku aku hanyalah anak tunggal dari kedua orang tuaku yang telah meninggal. Jadi dapat dikatakan aku tidak memiliki sanak saudara sedikitpun." tawar Chen Feng sambil tersenyum.


Para leluhur pendiri klan utama dari alam surga yang mendengar tawaran dari Chen Feng itu serentak bangkit dari duduknya.


"Apa! Apa, apa yang kau katakan barusan itu nak Chen Feng! Apakah kau yakin dengan ucapanmu yang barusan itu nak Chen Feng? Apakah kami tidak salah mendengarnya?" tanya para leluhur pendiri klan utama dari alam surga memasang wajah terkejut.


"Tentu, tentu itu benar para senior sekalian. Jikalau kalian semua menginginkanku sebagai pemimpin kalian aku tidak berani. Akan tetapi jika menjadi saudara, maka aku sangat merasa berterima kasih jika para senior menghendakinya." jawab Chen Feng tersenyum.


"Adik Chen Feng. Tentu saja kami semua menghendakimu menjadi saudara kami."


Lalu para senior itu pun mengambil gelas minuman mereka dan meneteskan darah dari telunjuknya ke arah gelas yang mereka pegang untuk bersumpah menjadi saudara dari Chen Feng.


"Adik Chen Feng, dengan ini kami pendiri dari klan utama dari alam surga telah resmi menjadi saudara kandungmu." sumpah mereka secara bersama-sama.


Mendengar sumpah dari para leluhur pendiri klan utama dari alam surga itu, Chen Feng juga ikut mengambil gelas minumannya dan meneteskan darahnya dari ujung jarinya hingga masuk ke dalam gelas yang ia pegang.


"Ya kakak. Dengan ini aku juga telah resmi menganggap kalian sebagai kakak kandungku."


Kemudian Chen Feng dan kelima leluhur pendiri klan utama dari alam atas itu pun langsung meminum minuman yang mereka pegang dan menyelesaikan upacara pengangkatan saudara kandung tersebut.


"Akhirnya kakak-kakakku. Dengan ini kita telah menjadi saudara sekandung. Di masa depan jika kalian membutuhkan diriku, maka aku akan datang dan membantu kalian semua." ucap Chen Feng menatap lekat.

__ADS_1


"Ya, kami juga seperti itu adik. Dimasa depan, jika kamu membutuhkan pertolongan dari kami semua. Maka kami akan dengan senang hati akan menolongmu dalam keadaan apapun itu." ujar para leluhur dari alam surga itu dengan bersungguh sungguh.


__ADS_2