
Hingga akhirnya setelah kerajaan utama dari benua barat telah memasuki setiap ruangan yang berada di dalam bangunan kuno itu. tak lama kemudian kelompok genius genius muda dari kerajaan Chang An yang dipimpin oleh Chang Ma pun telah tiba di depan ruangan, yang di mana sebelumnya dari tiga kerajaan utama lainnya telah masuk terlebih dahulu kedalam ruangan tersebut.
"Kak lihatlah mereka yang telah terlebih dahulu masuk. Kalau sudah begini seluruh harta-harta pusaka serta senjata-senjata pusaka yang berada di dalam setiap ruangan itu akan dikuasai oleh mereka semua, sedangkan kita tidak akan mendapatkan apapun." kata Chang Be terlihat kesal.
"Adik Be tenanglah, Aku beritahu sekali lagi kepadamu, tidak gampang untuk mendapatkan harta di dalam ruangan tersebut. Asal kamu tahu dan Kalian juga semua tahu akan hal itu. Memang di dalam ruangan-ruangan tersebut terdapat banyak harta-harta pusaka kuno serta senjata-senjata pusaka kuno yang tersimpan di dalamnya, akan tetapi setiap harta dan senjata pusaka yang berada di dalam ruangan itu memiliki kecerdasannya sendiri. Tidak gampang untuk mendapatkan pengakuan dari mereka." jawab Chang Ma menjelaskan.
"Apa maksud dari perkataan kakak? Pengakuan? Pengakuan dari siapa?" tanya Chang Be kepada Chang Ma.
"Begini di dalam ruangan tersebut bukan kita yang akan mendapat harta-harta serta senjata-senjata pusaka, akan tetapi harta harta serta senjata-senjata pusaka itu sendiri lah yang akan berlomba-lomba untuk mencari tuannya yang baru, asalkan dapat memiliki kualifikasi yang cukup mumpuni. Bukan hanya kekuatan yang dapat mereka pilih aku juga tidak terlalu mengerti akan pikiran-pikiran dari harta-harta dan senjata pusaka itu, aku harap kalian bisa mengerti, mengapa banyak jenius jenius serta para orang-orang kuat yang berada di benua barat ini tidak pernah membawa hasil yang baik ketika keluar dari tanah peninggalan kuno ini." ucap Chang Ma menjelaskan kepada Chang BE dan seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Chang'An.
"Kalau begitu ayo kita masuk ke dalam ruangan itu, agar kita mengetahui hasil dari pencarian kita ini." ajak Chang Ma kepada seluruh kelompoknya.
Namun sambil melangkah Chan Be kembali bertanya kepada kakaknya itu.
"Ruangan mana yang akan kita masuki kak?"
"Mau ruangan yang mana pun akan sama saja, karena ketiga ruangan itu terkoneksi oleh aturan ruang." jawab Chang Mah dengan wajah santai.
Lalu mereka melangkah masuk ke dalam ruangan yang berada di depan mereka, diikuti oleh Chang Be dan seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Chang An.
__ADS_1
Dan setelah mereka semua memasuki ruangan itu, tidak lama kemudian Chen Feng juga hadir tepat di depan tiga ruangan itu.
"HhMmmmmmm.....!"
Sambil mendengus dingin, lalu Chen Feng berkata pelan.
"Aura yang begitu hebat dan kuat, ada begitu banyak harta yang berada di dalam ruangan itu. Jika saja saudara-saudaraku dapat memiliki beberapa harta-harta serta segala-senjata pusaka yang berada di dalam ruangan itu, maka itu akan menjadi modal yang bagus di masa depan ketika kami berurusan dengan musuh musuh kami." gumam Chen Feng tersenyum tipis.
Lalu Chen Feng menggunakan kekuatan batinnya langsung mentransmisikan suaranya ke dalam semua pikiran dari seluruh anggota kelompoknya.
"Saudara-saudaraku! Cepat kemari dan temui aku, di tempat di mana aku sedang berada saat ini, ada hal penting yang harus kita dapatkan." titah Chen Feng kepada seluruh anggota kelompoknya.
Hingga selang beberapa waktu, muncullah seluruh anggota kelompok Chen Feng tepat di belakang Chen Feng berdiri.
"Tuan hormat kami tuan! Kami sangat senang melihat tuan dalam keadaan baik, senang sekali melihat tuan ada di hadapan kami kembali." sapa seluruh anggota kelompok Chen Feng tersenyum ramah.
Mendengar seluruh anggota kelompoknya berkata seperti itu, Chen Feng pun berbalik dan kemudian mendekati seluruh anggota kelompoknya yang sedang berlutut memberikan hormat kepadanya.
Lalu sambil memegang satu persatu pundak dari bawahnya agar segera bangkit, Chen Feng lalu berkata kepada mereka.
__ADS_1
"Aku juga sangat lega melihat saudara-saudara sekalian sehat tidak kurang suatu apapun. Bagus, bagus kalau begitu." puji Chen Feng tersenyum.
"Kalau begitu tuan, ada masalah apa Tuan memanggil kami? Untuk perintah Tuan yang sebelumnya, kami hanya mendapatkan sangat sedikit harta-harta serta senjata-senjata pusaka yang kurang bagus, walaupun ada sedikit bahan tanaman-tanaman spiritual yang kami dapatkan, tetapi ini jauh lebih sedikit tuan." jelas 4 komandan iblis dari ras iblis Asura.
"Itu tidak masalah saudara-saudaraku. Karena kali ini jauh lebih penting dari perintahku yang sebelumnya, coba kalian lihatlah ketiga ruangan itu." tunjuk Chen Feng kearah ketiga ruangan yang ada di hadapannya.
"Di dalam ketiga ruangan itu, yang saling berhubungan terdapat banyak harta-harta pusaka serta senjata-senjata pusaka yang tersimpan di dalamnya, pwalaupun setiap harta-harta dan senjata-senjata pusaka itu kelihatannya memiliki kecerdasan sendiri akan tetapi itu patut kita perjuangkan." kata Chen Feng menjelaskan.
"Jika harta-harta dan senjata pusaka itu memiliki kecerdasannya sendiri bagaimana bisa kita mendapatkannya Tuan?" tanya Fan Mouji penasaran.
"Tentu saja dengan kekerasan. Jika setiap harta-harta dan senjata-senjata pusaka itu mengetahui kalau kita jauh lebih kuat dari mereka, aku tidak yakin mereka semua tidak akan menyukai kita. Pasti sifat dari harta-harta pusaka dan senjata-senjata pusaka itu pasti tidak jauh berbeda dari kultivator kultivator yang berasal dari alam atas yang selalu mengatasnamakan yang lebih kuat lah yang akan memimpin dunia. Jadi kesimpulannya setiap harta-harta dan senjata-senjata pusaka itu akan menghargai dan menghormati kita jika kita memiliki kekuatan yang lebih besar dari kekuatan yang mereka miliki dan saat itulah mereka akan menganggap dan mengakui kita sebagai tuannya." jelas Chen Feng dengan tegas.
"Benar, benar yang Tuan katakan, setidaknya kita bisa berimbang dengan para harta-harta dan senjata-senjata pusaka itu, maka tidak bisa dipungkiri mereka akan menyukai kita," timpal Fan Kiyoung setuju.
"Kalau begitu aku rasa cukup penjelasannya. Mari kita masuk ke dalam sana, karena Chen Cen dan saudara kalian yang baru yang merupakan anak ku yang kedua yang bernama Chen Lo juga telah berada di dalam ruangan itu untuk berusaha mengambil setiap harta-harta dan senjata-senjata pusaka yang berada di dalam ruangan itu. Dan tugas kita juga sama, kuras habis harta-harta dan senjata pusaka yang berada di dalam ruangan itu," perintah Chen Feng sambil melesat ke dalam ruangan yang berisikan harta-harta pusaka dan senjata-senjata pusaka yang berada tepat di dalam ruangan yang ada di hadapannya.
Melihat tuannya telah memasuki ruangan tersebut, seluruh anggota kelompok Chen Feng pun dengan penasaran akan apa yang dikatakan oleh chen Feng, langsung mengikuti Chen Feng untuk masuk ke dalam ruangan tersebut.
Sambil saling menatap dan bergumam di hati masing-masing.
__ADS_1
"Anak yang baru Chen Lo? Siapakah itu? Jika tuan telah memilih sesuatu, pastilah sesuatu itu memiliki kekuatan yang amat sangat besar," gumam seluruh anggota kelompok Chen Feng di dalam hatinya.