Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Tiba Di Tanah Terlarang Xing Tian


__ADS_3

Sedangkan di tempat Chen Feng dan para kelompoknya berada, pada akhirnya Chen Feng dan seluruh anggota kelompoknya pun telah berhasil masuk ke dalam tanah terlarang Xing Tian.


Lalu mereka mulai berbisik mendekati Chen Feng.


"Tuan...! Selanjutnya apa yang harus kita lakukan?" tanya komandan iblis.


"Saudara komandan iblis, kalian pergilah ke arah utara dan ingatlah, jika bertemu dengan para jenius jenius muda dari benua utama yang khususnya dengan jenius jenius klan iblis darah, cepat pergi menghindar menggunakan lubang hitam teleportasi. Ingat jangan lupakan itu. Dan untuk saudara Fan Mouji, Dan Kiyoung dan juga Dan Hai, kalian pergilah ke arah selatan. Dan kalian saudara Hua Ling, saudara Chang Ma dan kau Su Yan, pergilah ke arah timur seperti yang aku ucapkan kepada saudara komandan iblis juga, ingat...! Kalian semua harus berhati-hati, lakukan seperti yang aku ucapkan sebelumnya. Ingat itu. Berbaurlah kalian dengan para kultivator kultivator dari benua menengah, jika mereka mencoba untuk macam-macam dengan kalian, langsung bunuh, namun dengan cara yang tak terlihat. Dan jika kompetisi kenaikan level ini akan segera berakhir, ingatlah tempat ini. Kembalilah ke tempat ini, namun jika aku belum muncul, maka gunakanlah lubang hitam teleportasi, aku telah menandainya tepat di belakang penginapan dan jika di belakang penginapan telah dipenuhi oleh kekuatan-kekuatan yang akan mengganggu keberadaan kita, aku telah memberikan tanda dari lubang hitam teleportasi Jauh dari benua menengah ini yang akan menuju ke benua utama, ingatlah pesanku ini." kata Chen Feng kepada seluruh kelompoknya.


"Baiklah Tuan, baiklah...Kami semua mendengar perintah yang diucapkan oleh Tuan." jawab Fan Mouji langsung melesat pergi diikuti oleh Fan Kiyoung dan Fan Hai.


Serta Su Yan, pangeran Hua Ling dan Chang Ma, juga ikut melesat pergi.


Dan setelah melihat kepergian mereka, komandan iblis Fan Mo pun bertanya kepada Chen Feng.


"Tuan...! Apakah tidak apa-apa jika Tuan bepergian sendiri?" tanya komandan iblis Fan Mo merasa khawatir.


"Benar tuan..., bagaimana mungkin kami meninggalkan Tuan pergi seorang diri." timpal komandan iblis Jiesa.


"Aku tidak akan apa apa, tidak perlu mengkhawatirkanku." jawab Chen Feng.


"Jika begitu keinginan Tuan, maka kami akan pergi terlebih dahulu." izin komandan iblis Fan Mo yang langsung melesat pergi diikuti oleh ketiga saudara komandan iblis yang lain.


Lalu pada akhirnya Chen Feng pun melesat pergi untuk mencari sesuatu yang berharga di tanah terlarang Xing Tian ini. Dan di tengah perjalanan, Chen Feng banyak menemukan praktisi-partisi dari benua menengah yang sedang memperebutkan sesuatu yang berharga, namun Chen Feng sama sekali tidak menghiraukan, karena dia tahu ini. Di bagian depan dari tanah terlarang Xing Tian ini, ada sesuatu yang berharga, maka dia terus melesat masuk lebih ke dalam dari tanah Xing Tian itu.


Kemudian setelah menyusuri cukup lama, akhirnya Chen Feng telah tiba di sebuah hutan yang sangat lebat, yang samar-samar dia merasakan aura kekuatan yang berasal dari dalam hutan lebat itu, lalu Chen Feng pun turun ke tanah, sambil memanggil ketiga lebah penyerap Qi.


"Kakak....! auranya sangat menyegarkan tubuh kami, kelihatannya auranya berasal dari dalam hutan itu, apakah kami boleh menyusuri hutan itu untuk mencari makanan yang pas buat kami?" tanya lebah penyerap Qi berwarna merah Chen Xiao


"Benarkah kak, kami juga bisa mencari barang bagus untuk kakak nantinya." timpal Chennan.


"Jiika memang itu kemauan kalian. Pergilah...! Namun ingat satu hal, jika kita sudah mempunyai banyak masalah, jadi jangan sampai menambah beban kita lagi, dan Ingatlah juga, agar kalian selalu berhati-hati. Jangan sampai kalian tertangkap oleh beberapa kekuatan utama dari benua utama yang hadir di tanah terlarang Xing Tian." ucap Che Feng kepada ketiga lebah.


"Dan satu hal lagi, jika kalian mendapat informasi tentang adanya kolam darah spiritual, maka cepat kabarkan kepadaku." ujar Chen Feng kembali.


Mendengar perkataan Chen Feng, membuat ketiga lebah penyerap Qi itu menjadi terkejut.


"Apakah tujuan kakak kemari hanya untuk mencari kolam darah spiritual?" tanya Chen Mo penasaran.


"Ya benar adikku, dengan merendam dalam kolam darah spiritual itu, maka aku yakin para praktisi praktisi yang dikirim oleh klan iblis darah benua utama, akan dapat aku tangani dengan mudah, sedangkan mengenai harta-harta pusaka, serta senjata-senjata pusaka yang ada di dalam tanah terlarang Xing Tian ini, aku tidak terlalu menginginkannya. Tapi jika itu sangat bagus, ambil saja," jawab Chen Feng.


"Baiklah kak, kalau begitu. Kami akan pergi sekarang juga, jika kami menemukan informasi dari kolam darah spiritual, maka kami akan segera mengabarkannya kepada kakak." ucap Chen Xiao si lebah penyerap Qi berwarna merah.


Lalu ketiga lebah penyerap Qi itu pun masuk ke dalam hutan yang lebat itu, sementara Chen Feng, melesat menyusuri di bagian hutan tersebut, karena dia mencium adanya beberapa tanaman obat yang sangat dia inginkan.


Dan tidak lama berselang, Chen Feng pun menemukan asal dari tanaman obat yang dia cium sebelumnya.


"Benar saja, ini adalah rumput suci. Dia dapat meningkatkan niat pedangku ke tahap selanjutnya, yaitu hati pedang. Dan itu adalah bunga teratai ungu, sedangkan yang di sana itu adalah bunga tulip api, benar-benar tanaman yang sangat langka." gumam Chen Feng merasa senang.


Setelah itu Chen Feng pun menghisap masuk seluruh tanaman tanaman obat-obatan itu agar masuk ke dalam cincin penyimpanan ruang miliknya.


"Sudah selesai, aku harus segera masuk ke dalam hutan agar mendapatkan sesuatu yang lebih bagus." ujar Chen Feng kembali.


Namun ketika dia hendak melesat pergi masuk ke dalam hutan, tiba-tiba ada 6 praktisi yang muncul di hadapannya dan menghadang jalannya.

__ADS_1


"Hei bocah berhenti kau..!" teriak salah satu dari praktisi itu.


"Sepertinya di tempat inilah aku telah mencium beberapa wangi dari tanaman obat-obatan langka itu, tapi mengapa sekarang sudah menghilang." kata salah satu praktisi itu yang kelihatannya dia adalah seorang alkemis atau ahli ilmu pengobatan.


"Apakah kau tidak salah menciumnya?" tanya temannya.


"Bagaimana mungkin dia salah, dia adalah seorang alkemis, atau ahli dalam ilmu pengobatan, jadi sudah pasti dia berkata yang sebenarnya." ucap temannya yang satu lagi.


"Jika begitu, aku yakin jika tanaman obat-obatan itu telah diambil oleh bocah itu." tunjuk seorang Alkemis itu kearah Chen Feng.


"Benarkah begitu....! Dasar kurang ajar." maki pria satunya merasa geram.


Lalu dia pun langsung melangkah mendekati Chen Feng.


"Hei bocah...! Cepat serahkan tanaman obat-obatan yang telah kau ambil dari tempat ini. Kemungkinan aku hanya akan mematahkan kakimu saja jika kau mau memberikannya." ancam praktisi itu sambil menunjuk ke arah Chen Feng.


"Maaf tuan. Apakah kalian tidak salah? Aku sudah berada di tempat ini dari tadi, tapi aku tidak menemukan tanaman obat-obatan yang Tuan maksud." jawab Chen Feng menjelaskan.


"Bohong...! Kalau memang begitu, cepat serahkan cincin penyimpananmu, agar aku yang memeriksanya." paksa alkemis itu.


"Apakah kalian tidak berbuat keterlaluan! Memeriksa cincin penyimpanan dari praktisi lain, yaitu cincin penyimpanan. Bukankah itu sebuah perampokan? Apalagi aku hanyalah seorang Junior, apakah kalian semua tidak malu jika seluruh praktisi-praktisi dari benua menengah ini mendengar tindakan kalian kepada seorang Junior sepertiku!" seru Chen Feng menolak permintaan mereka.


"Omong kosong......! Jika kau tidak ingin menyerahkannya kepada ku, maka aku akan mengambilnya dengan paksa." teriak praktisi itu langsung melesat ke arah Chen Feng sambil mengeluarkan aura tekanan yang dia keluarkan dari dalam tubuhnya.


Lalu dengan tinju di tangannya, dia mencoba memukul wajah Chen Feng.


"Anak itu pasti mati di tangan Gong Chan dia sendiri adalah kultivator di ranah alam dewa tingkat 7 puncak, sedangkan bocah itu hanya ada di tingkat ranah alam Dewa tingkat kelima. Bocah itu pasti mati." gumam praktisi-praktisi yang ada di belakang Gong Chan.


Namun detik kemudian, kejadian yang mengejutkan pun terjadi, tinju milik praktisi yang bernama Gong Chan dapat ditahan dengan hanya menggunakan telunjuk jari Chen Feng


Terjadi perbincangan di dalam kelompok praktisi-praktisi dari teman yang menyerang Chen Feng, sedangkan praktisi yang bernama Gong Chan sendiri langsung melayangkan tendangannya karena ia melihat tinjunya dapat ditahan oleh Chen Feng, namun lagi-lagi tendangan dari kaki Gong Chan itu dapat dihalang hanya dengan satu tangan Chen Feng.


"Hey bocah...! Ternyata kau memiliki sedikit kemampuan ya." ejek Gong Chan sambil melesat mundur beberapa langkah ke belakang.


"Tuan-tuan...! Aku tidak ingin mencari masalah dengan kalian, jadi biarkan aku pergi." izin Chen Feng dengan sopan.


"Tentu kami tidak menghalangimu untuk pergi, namun cepat serahkan tanaman obat-obatan yang sebelumnya berada di tempat ini." jawab ahli pengobatan itu.


"Maaf tuan. Bukankah sebelumnya telah aku katakan kepada tuan-tuan sekalian, bahwa tidak ada tanaman obat-obatan di sini, di saat aku berada di tempat ini." jawab Chen Feng menjelaskan lagi.


Namun seluruh praktisi-praktisi itu masih tidak yakin akan jawaban dari Chen Feng.


"Sudah tidak perlu terlalu banyak omong kosong kau terhadap bocah ini, langsung serang dan direbut cincin penyimpanan ruang miliknya Gong Chan." ucap para rekannya.


Mendengar hal itu, Gong Chan pun langsung melesat ke arah Chen Feng dengan niat membunuh.


"Sebenarnya aku tidak sedang dalam keadaan ingin membunuh orang, aku telah menahannya ketika sampai di kota Kerajaan Jin Jun ini, tapi jika kalian semua ingin mati, maka aku akan mengabulkannya." kata Chen Feng mengeluarkan tekanan dari Aura kekuatannya.


"Sombong kau bocah....! Hanya berada di ranah alam Dewa tingkat kelima. Kau pikir itu sudah menjadi kuat!" seru mereka mengeluarkan kapak miliknya dan menyerang Chen Fengm


Tapi dengan secepat kilat, Chen Feng telah hilang dari pandangan Gong Chan dan muncul tepat di belakang Gong Chan.


Lalu Chen Feng merentangkan jari-jarinya tepat di atas kepala Gong Chan dengan menggunakan kekuatan Yin dan yan miliknya.

__ADS_1


Chen Feng menghisap seluruh esensi sejati bahkan inti inti suci milik Gong Chan hingga masuk ke dalam tubuhnya.


Kejadian itu pun membuat seluruh partisi-praktisi yang merupakan teman dari Gong Chan itu menjadi terkejut dan ketakutan. Mereka tidak percaya akan apa yang mereka lihat.


"Bagaimana mungkin? Bagaimana mungkin Gong Chan dapat dikalahkan hanya dengan satu serangan, terlebih lagi teknik dari bocah itu amatlah sangat menakutkan." ucap beberapa praktisi itu merasa terkejut.


"Selanjutnya giliran kalian." kata Chen Feng dan langsung melesat ke arah partisi-praktisi itu.


"Apakah kau merasa kekuatanmu dapat dibandingkan dengan kami bocah...! Kau salah besar. kami berlima sudah berada di ranah alam Dewa tingkat ke-7 Puncak. Bagaimana mungkin kau dapat mengalahkan kami semua dengan mudah, sadar diri lah engkau anak muda."


Namun belum selesai mereka berbicara tiba-tiba seluruh praktisi-praktisi itu pun tidak bisa bergerak sama sekali, lalu tubuh mereka mengucurkan banyak darah dari setiap sisinya.


"Apa ini? Apa ini! Sejak kapan kau telah melukai kami? Siapa kau sebenarnya? Mengapa hanya di ranah alam Dewa tingkat kelima, dapat membunuh kami berlima, hanya dengan menggunakan satu serangan?" tanya praktisi praktisi itu sambil berjatuhan ke tanah dan mati menjadi ketiadaan.


"Bukankah dari awal aku telah mengatakan kepada kalian, akan tetapi mengapa kalian semua tidak mendengarkannya. Padahal aku telah berjanji kepada saudara Hua Ling untuk tidak bertindak gegabah, akan tetapi kalian terus memaksaku, jadi jangan salahkan aku jika sudah begini." gumam Chen Feng.


Setelah itu Chen Feng mengambil seluruh cincin penyimpanan ruang milik praktisi-praktisi yang berhasil ia bunuh.


"Kelihatannya tidak ada kata untuk berhenti, jika sudah menjadi seorang pembunuh kalian semua jangan salahkan aku jika aku akan membunuh orang-orang yang akan mencari masalah dengan diriku." ucap Chen Feng sambil melesat masuk ke dalam hutan lebat itu.


"Kelihatannya aku harus segera memurnikan tanaman-tanaman obat ini untuk memperkuat kekuatanku, apalagi dengan rumput pedang suci ini, aku harus segera memurnikannya agar cepat naik ke tingkat niat pedang yang selanjutnya yaitu penyatuan hati dengan pedang." gumam Chen Feng melesat pergi mencari tempat untuk memurnikan semua tanaman-tanaman obat yang telah ia dapatkan.


Setelah melesat cukup jauh masuk ke dalam hutan, Chen Feng pun turun mendarat ke tanah.


"Kelihatannya tempat itu cocok untukku memurnikan tanaman obat-obatan ini, sambil berkultivasi meningkatkan kekuatan spiritual milikku." kata Chen Feng lalu melangkah berjalan menuju sebuah gua yang ada tepat di hadapannya.


Lalu dengan menyebarkan kekuatan jiwanya, ia memeriksa keadaan di dalam gua tersebut.


"Kelihatannya gua ini sangat aman tidak ada jejak-jejak kehidupan di dalamnya. Walaupun dahulunya tempat ini merupakan rumah bagi salah satu binatang spiritual, namun saat ini telah ditinggalkan."


Chen Feng pun membuat segel di tangannya dan melemparkan bendera-bendera formasi untuk menyamarkan tempat yang akan ia gunakan, guna memurnikan tanaman-tanaman obat dan berkultivasi.


Setelah berhasil membuat dinding pelindung untuk penyamaran gua itu, Chen Feng pun masuk ke dalam gua itu. Dan sesudah memasuki gua tersebut, Chen Feng tidak membuang-buang waktu lama, Ia pun segera mengeluarkan tripod pemurnian pil miliknya dan memasukkan seluruh tanaman-tanaman obat-obatan yang telah Ia ambil sebelumnya untuk emurnikan seluruh tanaman-tanaman obat-obatan itu..


***


Sementara itu, di tempat yang sangat jauh tepatnya di tempat genius-genius muda yang berasal dari benua utama berada. Telah terjadi perdebatan antara para jenius jenius dari klan utama.


"Oh, kalian rupanya jenius jenius muda dari klan pedang Surgawi." ucap salah seorang dari jenius muda Dari klan iblis darah.


"Oh, Ternyata kau Fan Lee, apakah menurutmu aku boleh berada di tempat ini?" tanya jenius muda Dari klan pedang surgawi yang bernama Qian Luow.


"Apakah klan pedang surgawi kalian tidak dapat menemukan tempat lain untuk mencari sebuah keberuntungan? Mengapa harus berada di tempat kami juga. Apakah kalian mencoba untuk memprovokasi kami?" tanya jenius muda dari klan iblis darah yang bernama Fan Lee .


"Bagaimana mungkin aku hendak memprovokasi kalian. Bukankah tanah terlarang Xing Tian ini merupakan tempat kompetisi kenaikan level dari benua menengah, bukan tempat milik klan iblis darah, oleh karena itu semua praktisi-praktisi dari alam atas ini berhak menjajaki seluruh tempat-tempat di tanah terlarang Xin Tian ini, dengan catatan Dia memiliki kekuatan yang dapat diakui oleh praktisi-praktisi yang lain, bukankah begitu teman Fan Lee."


"Aku bukan temanmu Qian Luow, sejak kapan kita berteman, aku peringatkan kepadamu tempat ini adalah tempat pertama kali jenius jenius muda dari klan iblis darah kami yang menemukan. Jadi aku harap kalian jenius-jenius muda dari klan pedang surgawi, untuk segera hengkang dari tempat ini." titah Fan Lee.


"Apakah kau mengancam kami? Ingatlah status dari kalian Fan Lee, berani sekali kau mengancam klan pedang surgawi milikku. Apakah kau sudah bosan hidup?" tanya Qian Luow.


"Apakah kau pikir aku takut denganmu Qian Louw...! Kita sama-sama berada di ranah alam Dewa tingkat ke-8 Puncak. Aku tidak yakin jika aku kalah darimu." ucap Fan Lee.


Lalu dia pun mengeluarkan aura kekuatan sejati miliknya, yang menggetarkan seluruh wilayah di sekitar mereka.

__ADS_1


"Hanya dengan mengeluarkan kekuatan sejati seperti itu, kau pikir kau sudah hebat Fan Lee. Apakah kau pikir aku tidak mempunyai kekuatan seperti itu juga." teriak Qian Louw juga mengeluarkan kekuatan sejati miliknya yang tidak kalah mengerikan dari milik Fan Lee.


__ADS_2